Monday , 16 December 2019
Home / Apa Kabar / Gemerlap Event IPBA XIV 2019 dan Arsitek Plus Sentuhan Teknologi Global

Gemerlap Event IPBA XIV 2019 dan Arsitek Plus Sentuhan Teknologi Global

Cover Property&Bank edisi 166
Majalah Property&Bank, Edisi 166, bulan November 2019

APA KABAR – Pembaca yang Budiman, kembali kita bersua di ruang baca Anda. Tak bosan-bosannya kami berdoa dan berharap semua kebaikan dan keberhasilan senantiasa diberikan kepada kita semua, Anda juga pembaca setia majalah Property&Bank dimana saja berada.

Pembaca yang kami cintai. Edisi ini kembali kami membuat edisi khusus yang menampilkan para peraih penghargaan Indonesia Property&Bank Award (IPBA) ke-XIV tahun 2019 yang kami gelar akhir September silam di Grand Ballroom InterContinental Hotel, Pondok Indah Jakarta Selatan. Berkat ijin Allah SWT, doa dan dukungan Anda semua, perhelatan akbar yang sudah 14 kalinya digelar ini berjalan lancar dan sukses, dihadiri oleh Menteri, pejabat negara, pengembang papan atas, banker terkemuka serta undangan VVIP dan VIP lainnya.

BACA JUGA :   Ekspansi Bisnis Jepang, Dari Sake Sampai Properti

Atas nama Redaksi Majalah Property&Bank, AJPK, panitia pelaksana mengucapkan terima kasih kepada para juri, para sponsor serta semua pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan IPBA ke-XIV 2019.  Selamat dan sukses kepada seluruh penerima penghargaan dan kami harapkan bisa menjadi empower dan motivasi untuk lebih sukses berkarya ke depannya. Edisi ini profil para penerima penghargaan IPBA akan kami tampilkan guna mengetahui lebih jauh prestasi dan kinerja mereka.

Pembaca yang budiman. Ternyata, dibalik sejumlah proyek-proyek besar dan sebagian menerima penghargaan IPBA, ada arsitek muda yang berada dibelakangnya merancang dan mendesain konsep. Adalah Rony Jang, CEO PT. Aesler Grup Internasional, entitas yang mengerjakan artwork property, baik desain, arsitektur, konstruksi, hingga struktur, dengan mengoptimalkan kerja teknologi digital. Aesler agak berbeda sedikit dengan konsultan arsitek lain yang lebih banyak melakukan aspek desainer semata. Aesler bisa disebut arsitek plus yang memberikan banyak value dalam jasanya. “Kami memakai sistem base yang lengkap dalam pengembangan property. Mulai dari desain hingga konsep pembangunannya, sehingga meyakinkan bahwa ketika proyek dipegang oleh Aesler maka dipastikan proyeknya akan bagus,” ujar Rony meyakinkan.

BACA JUGA :   Menangkis Krisis Ala Yusuf

Sistem yang digunakan Aesler sesuai dengan standar internasional dan tenologi global. Dengan standar tersebut, hasil pekerjaan akan lebih cepat diselesaikan dengan kualitas yang terbaik. “Kami pastikan feenya juga jauh lebih terjangkau bagi pemakai jasa Aesler,” sambung Rony. Aesler menerapkan semua pekerjaan terintegrasi dan dikelola dengan konsep teknologi digital, sehingga memperkecil terjadinya kesalahan. System ini juga membuat biaya relative terjangkau. “Kedepan jasa arsitek itu tidak harus mahal,” tekannya. Menggunakan keunggulan system  artificial intelligent yang digunakan misalnya. Rony dan timnya bisa mendapatkan solusi tepat dalam penggunaan material yang tepat dan terjangkau.

Sebagai CEO perusahaan arsitek plus di tengah generasi milenial saat ini. Rony sangat mengedepankan teknologi. Lewat teknologi, bisa dilakukan banyak inovasi dalam melakukan kegiatan. “Pengembang tak perlu lagi membuat marketing gallery yang harganya pasti miliaran rupiah. Cukup memperlihatkan desainnya dalam bentuk 3D, maka akan tampak konsep bangunannya secara menyeluruh. Akan mempersingkat waktu dan biaya,” tambahnya.

BACA JUGA :   Bom Waktu Usai Booming Apartemen 

Rony bukan hanya berteori. Karyanya telah terbukti nyata terbentang di negeri tirai bambu, China. Ia terlibat dalam pengembangan kota baru di China bersama timnya sesama arsitek dari Hongkong dan Jerman. Saat ini bersama timnya, Rony tengah memperkenalkan konsep desain rumah sakit sarat teknologi dan system yang memudahkan majemen dan pengunjung. Meskipun teknologi sangat diperlukan, kemampuan arsitek dan tim yang menangani tetap menjadi modal utama. “Teknologi sangat membantu, tak berarti arsitek tidak diperlukan lagi. Jadi, teknologi itu seperti drivennya (sarana). Dengan teknologi, diharapkan mendapatkan hasil yang memuaskan. Masyarakat memilih yang paling nyaman dengan keinginan mereka,” terangnya.

Anda pasti tidak sabar lagi ingin mengetahui profil para penerima penghargaan Indonesia Property&Bank Award (IPBA) ke XIV tahun 2019 dan ulasan mendalam tentang Rony dan Aesler?  Berikut laporannya. Sampai jumpa pada Indonesia Property&Bank Award (IPBA) ke XV Tahun 2020.

Pemimpin Redaksi
Ir. H. Indra Utama

Check Also

Investor Singapura : Jakarta Sangat Menarik Untuk Investasi Properti

APA KABAR – Kami yakin saat ini Anda tengah mempersiapkan sejumlah strategi dan mungkin proyek …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 167

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link