kartal escort pendik escort tuzla escort izmit escort kurtkoy escort atasehir escort maltepe escort antalya escort istanbul escort sex hikaye fuck google sex hikayeleri kurtkoy escort kurtkoy escort kurtkoy escort istanbul travesti kurtköy escort kurtköy escort kurtköy escort maltepe escort ataşehir escort Poker oyna kadıköy escort kurtköy escort Böcek İlaçlama Ataköy Escort porna escort pendik beylikdüzü escort kocaeli escort beşiktaş escort ankara escort ankara escort ankara escort bursa sınırsız escortlar beylikdüzü escort avcılar escort Ataköy escort beylikdüzü escort beylikdüzü escort istanbul travesti izmir travesti gebze escort ataköy escort ankara escort ankara escort şişli escort ankara escort bayan ankara escort antep escort Ataşehir escort ankara escort ankara escort bursa escort antalya escort ataköy escort astropay adana seo astropay card astropay kart astropay kart al astropay card al ucuz astropay ucuz astropay satın al canlı bahis kaçak bahis siteleri istanbul eşya depolama depolama pendik escort umraniye escort tesetturlu escort tesetturlu escort beylikdüzü escort sirinevler escort beylikdüzü escort istanbul escort sirinevler escort istanbul escort şişli escort umraniye escort umraniye escort Generasi Ketiga Begawan Properti Yang Inovatif | Property & Bank
Friday , 20 October 2017
Home » Eksekutif » Generasi Ketiga Begawan Properti Yang Inovatif

Generasi Ketiga Begawan Properti Yang Inovatif

Lalitya Sastrawinata, naluri bisnisnya terus berkembang

Lalitya Sastrawinata, naluri bisnisnya terus berkembang

EKSEKUTIF-Di ketinggian lantai 11 Ciputra World Jakarta, tepatnya di area Ciputra Artpreneur digelar acara acara award bertajuk Healty, Safety & Environment 2016 yang diadakan oleh PT Ciputra Residence. Di penghujung acara,  di gelar kegiatan press confrence untuk media terkait award tersebut. Dari sekian banyak panitia, terlihat sosok Lalitya Sastrawinata yang terlihat sibuk dengan kegiatan ini.

Selepas acara kami pun menyambanginya, bertegur sapa yang berakhir dengan sedikit wawancara pada sudut ruangan. Santun, komunikatif dan energik, karakter tersebut melekat pada sosok wanita berkulit sawo matang ini. “Kegiatan ini, merupakan bagian dari kampanye perusahaan terkait keselamatan kerja bagi para kontraktor yang tergabung di beberapa proyek Ciputra Residence,” terang Lalit biasa dirinya disapa.

Lalitya Sastrawinata adalah salah satu cucu dari “begawan properti”, Ciputra. Lalit adalah anak ke dua dari 4 bersaudara dari pasangan Rina Ciputra dan Budiarsa Sastrawinata. Keterlibatannya dalam PT Ciputra Residence sudah dilakoninya sejak awal tahun 2011 di proyek Citra Raya Tangerang. Sebelumnya, Lalit menempuh pendidikan di Wellesley College, Boston AS Jurusan Ilmu Fisika dan lulus tahun 2007. Di Boston Lalit sempat bekerja di Palladium (perusahaan teknologi informasi) dan Atlantic-ACM (konsultan telekomunikasi).

Setahun kemudian, pada 2012 posisi Lalit menjadi Manager Business Development dan Manajer Marketing Communications (MarComm) di CitraRaya. Proyek ini merupakan proyek skala kota terbesar dari Ciputra Group dari segi land bank. Menurut Lalit, saat itu CitraRaya baru pulih dari dari krisis yang menghantam di Asia hingga awal tahun 200. Fokus proyek masih di penjualan, belum masuk dipengembangan bisnis dan ekspansi. Oleh karena itu dibentuklah departemen Business Development untuk mencari proyek proyek-proyek baru. ”Kami melihat iklim perekonomian di Indonesia mulai positif dan kondusif untuk perkembangan bisnis, saya pun diamanahkan untuk membantu usaha pengembangan bisnis ini,” tutur Lalit.

Citra Raya adalah proyek besar dengan segala kelebihannya namun Lalit melihat pergerakannya lambat. Untuk itu MarComm yang tadinya menyatu dengan divisi Marketing  akhirnya dipisahkan dengan tujuan lebih fokus. “ Marcomm sengaja dipisah dari departemen Marketing, supaya tim Marketing dapat fokus di penjualan, dan MarComm bisa fokus membentuk persepsi positif CitraRaya ke masyarakat untuk memudahkan kerja tim Marketing. Beberapa tugas di antarnya termasuk mengatur strategi dan pengadaan media promosi, mengatur pengelolaan lalu lintas komomunikasi terkait dengan peluncuran produk baru, dari segi jalur promosi konvensional ataupun digital,” tegasnya. Dirinya mengaku, saat pertama kali terjun ke dunia properti sempat grogi karena memang tak ada latar belakang dalam industri ini. Semuanya mengalir dengan sendirinya, proses pembelajaran dilakukannya dengan terjun langsung dan banyak bertanya kepada karyawan senior. “Pertama kali bergabung di proyek CitraRaya saya sebagai staf business development. Tapi kadang belajar juga ke bagian lain seperti akuntansi, keuangan QS (Quantity Surveyor) hingga bisa mendapat gambaran yang utuh mengenai pengembangan real estat, walaupun bahasanya terkadang terlalu teknis untuk mudah dicerna,” katanya sambil tertawa.

Ya, dengan proses pembelajaran yang diserapnya dari lingkungan keluarga dan karyawan lain membuat Lalit paham betul soal industri properti terkini. Awalnya, Ia mengaku banyak bertanya bertanya kepada rekan kerja terkait perhitungan harga jual, cara membentuk sebuah visi di atas lahan kosong untuk memberikan nilai tambah, bagaimana membuat suatu feasibility study dan membujuk pemilik lahan untuk bekerja sama. 

Maka tak heran, sejak beberapa tahun ini Lalit banyak berseliweran di proyek-proyek Ciputra Residence lainnya, tak hanya yang di Tangerang saja. Dirinya ikut membidani proyek baru seperti di Citra Maja Raya dan CitraGarden City Malang. Dan beberapa proyek baru di tahun 2017 mendatang yang berada dibeberapa lokasi juga ikut dibidaninya. Proyek tersebut berada di Puri Indah, Jakarta Barat dan Sentul, Bogor, Jawa Barat. Lalit mengaku, salah satu kelebihannya menjadi bagian dari usaha keluarga, selain punya tanggung jawab yang melekat pada jabatannya, Ia juga ditarik ke persoalan yang lebih ke korporat. “Dengan begitu, saya juga banyak belajar tentang proyek-proyek lain yang ada di bawah sub holding kami serta corporate action lainnya,” tegas Lalit.

Dirinya mengaku saat ini aktivitasnya terbilang padat namun baginya tak masalah karena apa yang dikerjakan tak selalu monoton. Banyak hal baru didapatkan dan dilakukannya, seperti di CitraRaya Tangerang sedang menjajaki kerjasama lainnya dengan beberapa perusahaan luar negeri dengan sentuhan teknologi yang berbeda. Produk ini memang akan lebih premium dibandingkan produk-produk lainnya di CitraRaya. Tapi Lalit bekeyakinan ini dengan nilai tambah yang ditawarkan ada pasarnya.

Naluri bisnisnya terus berkembang. Dirinya pun mengaku happy walau diakui terkadang rasanya jam kerja yang ada kurang dalam sehari. Seperti pada acara award yang disebutkan di atas, Lalit fokus menyiapkan sejak beberapa hari sebelumnya. Walhasil kerjaan lain tertunda. Namuin dirinya mengaku sudah terbiasa karena dirinya berada dalam lingkungan keluarga yang suka bekerja keras. “Sejak kecil saya sudah di ajak lihat proyek Ciputra Group dan terekam jelas bagaimana diskusi pekerjaan berlangsung di keluarga besarnya walau berada di meja makan. Hingga saat ini saya masih sering ditanya sama Pak Ci, progres penjualan proyek, inovasi apa saja yang tengah dikaji, berapa jumlah pengunjung ke water park dan theme park kami.  Jadi datang ke acara keluarga harus selalu siap dengan data,” terang Lalit sambil tersenyum.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*