Wednesday , 21 November 2018
Breaking News
Home / Indeks Berita / Gorontalo Terima BSPS Untuk 800 Unit Rumah

Gorontalo Terima BSPS Untuk 800 Unit Rumah

Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid (kanan) menerima proposal program perumahan dari Walikota Gorontalo H Marten A Taha di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (24/1) lalu.

BERITA PROPERTI – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan siap membantu Pemerintah Kota Gorontalo untuk mengentaskan rumah tidak layak huni di daerah tersebut. Untuk itu, Kementerian PUPR meminta Pemkot Gorontalo untuk melakukan pendataan rumah tidak layak huni masyarakat sehingga program perumahan bisa dilaksanakan secara tuntas.

“Kami siap membantu Pemkot Gorontalo untuk mengentaskan rumah tidak huni. Tapi rumah layak huni yang kami bantu harus masif dan lokasinya terpusat sehingga benar-benar tuntas,”ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR saat menerima kunjungan Walikota Gorontalo H Marten A Taha di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (24/1/2018).

Menurut Khalawi, program perumahan di daerah tidak akan berjalan dengan baik jika pemerintah daerah tidak fokus untuk melaksanakan program perumahan di daerah. Padahal rumah merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat yang harus dipenuhi dan menjadi aset masyarakat.

“Sebagai bentuk dukungan untuk membantu masyarakat Gorontalo dalam program perumahan kami akan menyalurkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sekitar 800 unit rumah,”ujarnya.

Lebih lanjut, Khalawi menegaskan, berdasarkan arahan Menteri PUPR ke depan penyaluran BSPS akan dilaksanakan secara terfokus sehingga daerah yang terbantu benar-benar tuntas dari rumah tidak layak huni. Jika memang Pemda benar-benar fokus pada pengentasan rumah tidak layak huni, tidak tertutup kemungkinan Presiden bisa datang ke daerah tersebut dan mencanangkan bahwa daerah tersebut terbebas dari rumah tidak layak huni.

“Melalui Program BSPS atau bedah rumah ini, Kementerian PUPR juga ikut melaksanakan Program Padat Karya Tunai. Jadi tenaga kerja local yang terlibat dalam pembangunan rumah tidak layak huni bisa mendapatkan penghasilan secara langsung,” tandasnya.

Sementara itu, Walikota Gorontalo H Marten A Taha menyatakan, Pemkot Gorontalo telah memilii data kawasan kumuh serta berapa jumlah kekurangan rumah serta rumah tidak layak huni milik masyarakat berdasarkan nama dan alamat lengkapnya. Program BSPS merupakan salah satu bantuan pemerintah yang memang benar-benar dibutuhkan Pemda untuk mengentaskan RTLH.

“Tahun ini kami akan menuntaskan tiga kecamatan di Kota Gorontalo dari RTLH. Ke tiga kecamatan itu antara lain Kecamatan Kota Timur, Kota Tengah dan Dungingi,” terangnya.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*