Sunday , 17 November 2019
Home / Breaking News / Hapernas 2019, PUPR Luncurkan Buku Sejarah dan Kamus Perumahan

Hapernas 2019, PUPR Luncurkan Buku Sejarah dan Kamus Perumahan

Peluncuran buku Sejarah Perumahan

NASIONAL – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Ditjen Penyediaan Perumahan meluncurkan Buku Sejarah dan Kamus Istilah Perumahan dalam kegiatan Sarasehan Perumahan di Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (26/8/2019).

“Selain peluncuran buku sejarah dan kamus istilah perumahan juga dilaksanakan pameran foto hasil kerja pembangunan perumahan selama lima tahun tahun terakhir di Indonesia,” ujar Menteri PUPR basuki Hadimuljono dalam sambutannya.

BACA JUGA :   IPEX 2017 Digelar, Bank BTN Targetkan Kredit Rp 2,5 T

Menteri PUPR menjelaskan, Program satu Juta Rumah merupakan program yang dilaksanakan oleh pemerintah untuk mengurangi backlog perumahan di Indonesia. Melalui sarasehan ini, pihaknya ingin mengetahui ,masukan dan saran dari para senior bidang perumahan apakah betul program itu sudah berjalan dengan baik atau belum. “Sarasehan ini bukan untuk nostalgia tapi juga untuk evaluasi pelaksanaan ke depan yang lebih baik,” katanya.

Lebih lanjut dirinya menambahkan, backlog perumahan di Indonesia masih ada sekitar tujuh sampai delapan juta unit rumah lagi. Untuk itu, pemerintah akan terus mendorong program perumahan guna menyediakan rumah untuk rakyat.

BACA JUGA :   Empat Tower Rusun dan 132 Unit Rusus Di Sulawesi Utara Telah Rampung

“Bung Hatta pernah menyampaikan penyediaan rumah untuk rakyat tidak mungkin bisa dilaksanakan kurang dari 50 tahun. Penyediaan rumah itu tidak gampang. Kita juga ingin dengarkan rekomendasi senior dan pelaku perumahan sejak awal 90 tahunan. Pencerahan untuk pembangunan Perkim di Indonesia sangat kami harapkan betul bukan basa – basi sehingga kita semua bisa mempelajari sejarah bukan nostalgia tapi evaluasi ke depan lebih baik,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid menjelaskan, peluncuran Buku Sejarah yang bertajuk Jejak Langkah Hunian Layak Indonesia dan Kamus Istilah Perumahan merupakan rangkaian dari peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) yang jatuh pada tanggal 25 Agustus setiap tahunnya.

BACA JUGA :   BSPS Di Sumbar, Serap 162.500 Tenaga Kerja

“Buku Sejarah dan Kamus Istilah Perumahan ini merupakan suatu sejarah bagi kita semua yang merupakan generasi penerus bidang perumahan,” ujarnya kepada wartawan.

Menurut Khalawi, buku sejarah ini juga sangat bermanfaaat untuk menentukan arah pembangunan perumahan bagi masyarakat ke depan. Apalagi pemerintah saat ini juga memiliki program Satu Juta Rumah untuk meningkatkan pembangunan perumahan bagi masyarakat.

“Progres pembangunan perumahan di Indonesia ke depan semakin baik dengan adanya Program Satu Juta Rumah. Kami harap seluruh pemangku kepentingan bidang perumahan bisa memanfaatkan buku ini dengan sebaik-baiknya,” terangnya.

BACA JUGA :   Gunas Land Luncurkan Klaster Botanica

Terkait dengan Kamus Istilah Bidang Perumahan, imbuh Khalawi, pihaknya ingin memberikan pesan dalam kamus istilah perumahan supaya ke depan tidak muncul kosa kata tentang perumahan yang membingungkan bagi masyarakat. Jadi aka nada satu kata pengertian supaya dapat dipahami oleh semua kalangan.

“Perlu adanya satu pemahaman kata dalam perumahan sehingga pemangku kepentingan bidang perumahan termasuk masyarakat dapat memahami arti istilah bidang perumahan dengan baik. MIsalnya pengertian Rusun masih beragam, banyak yang mengatakan apartemen dan kondominium bukan Rusun padahal intinya sama. Kamus Istilah Perumahan ini akan kami sebarluaskan kepada masyarakat luas,” terangnya.

BACA JUGA :   Cluster Mahakam Tahap 2 Jakarta Garden City Sudah Terjual 70%

Kementerian PUPR telah melaksanakan beberapa rangkaian peringatan Hapernas mulai tanggal 5 sampai tanggal 28 Agustus 2019 yang akan dating. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan antara lain Sarasehan dan Peluncuran Buku, Lomba Foto Perumahan, Konferensi Pers, Lomba Gateball, Ziarah Makam Bung Hatta dan Makam Mantan Menteri Negara Perumahan Rakyat Cosmas Batubara, Groundbreaking Bayangkara, Praja dan Sriwijaya Land di Palembang, Jalan Sehat, Pameran, Festival Kuliner, dan Talkshow di radio.

Kegiatan Sarasehan dan Peluncuran Buku Sejarah Perumahan serta Kamus Istilah Perumahan juga dilaksanakan untuk mendalami nilai-nilai sejarah sektor perumahan serta bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan mendapatkan masukan mengenai pelaksanaan pembangunan perumahan di Indonesia, terutama untuk kaum milenial.

“Buku ini dapat memberikan gambaran mengenai perjalanan tapak tilas perkembangan perumahan serta pemahaman istilah-istilah spesifik mengenai sektor perumahan,” tandasnya.

BACA JUGA :   PUPR Bedah 598 Rumah Di Kabupaten Kuningan

Buku Sejarah Perumahan menampilkan perkembangan kebijakan perumahan nasional. Buku tersebut menceritakan dua  masa kebijakan, yaitu Pra-Kemerdekaan, yang masih terbatas pada penyediaan perumahan untuk pegawai negeri, rumah sewa, dan perbaikan lingkungan; dan Awal Kemerdekaan, yang mulai mengembangkan struktur organisasi yang dikembangkan dari masa penjajahan Jepang dan Belanda.

Sedangkan Buku Kamus Istilah Perumahan menampilkan kata maupun frasa spesifik mengenai istilah yang sering digunakan dalam sektor perumahan di Indonesia. Masyarakat awam yang ingin memahami istilah-istilah tertentu dapat mencarinya secara instan melalui buku kamus ini. Diharapkan, masyarakat yang sebelumnya sulit memahami istilah-istilah spesifik mengenai sektor perumahan bisa langsung mendapatkan gambaran dan pemahaman yang benar.

BACA JUGA :   Jokowi Resmikan Ruas Tol Terbanggi Besar - Pematang Panggang-Kayu Agung

Dalam kegiatan sarasehan ini menampilkan pembicara yang telah berpengalaman memimpin sektor perumahan di pemerintahan era-nya masing-masing. Para pembicara tersebut yaitu: Siswono Yudo Husodo (Menteri Perumahan Rakyat Periode 1988 s.d. 1993), Akbar Tanjung (Menteri Perumahan Rakyat Periode 1993 s.d. 1998), Suharso Monoarfa (Menteri Perumahan Rakyat Periode 2009 s.d. 2011), dan M. Basuki Hadimuljono (Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Periode 2014 s.d. sekarang). Masing-masing pembicara memaparkan mengenai pengalaman sejarah perumahan selama periode jabatannya.

Kegiatan Sarasehan dan Peluncuran Buku Sejarah Perumahan serta Kamus Istilah Perumahan ini diharapkan dapat mendorong optimalisasi penguatan pondasi pengalaman serta pemahaman mengenai sejarah dan pengetahuan mengenai sektor perumahan yang kemudian dapat menjadi modal bagi seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendorong peningkatan kuantitas dan kualitas pengembangan program dan kegiatan sektor perumahan untuk menciptakan rumah yang layak huni dan pemenuhan backlog bagi seluruh rakyat Indonesia.

Check Also

Bank DKI Annual Report

Sukses Jalankan Keterbukaan Informasi, Bank DKI Raih Annual Report Awards

KINERJA BANK – Bank DKI berhasil meraih tempat kedua dalam Annual Report Award 2018 pada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 165

Klik Disini
Cover Majalah Property&Bank edisi 165
close-link
INFO LEBIH LANJUT KLIK DISINI!
close-link