Saturday , 19 August 2017
Home » Properti » Hingga September, 493.552 Unit Untuk Sejuta Rumah

Hingga September, 493.552 Unit Untuk Sejuta Rumah

Prosesi Peresmian Program Satu Juta Rumah oleh Presiden Joko Widodo.

Prosesi Peresmian Program Satu Juta Rumah oleh Presiden Joko Widodo.

PROPERTI-Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengklaim, hingga bulan September 2015 ini total pembangunan rumah untuk masyarakat sudah mencapai angka 493.552 unit yang tersebar di seluruh Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa program sejuta rumah yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi itu telah dilaksanakan oleh sejumlah pihak yang terkait.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin mengatakan, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa Kementerian PUPR sangat serius mendorong pembangunan sejuta rumah untuk masyarakat. Ia optimis hingga akhir tahun setidaknya dari target pembangunan sejuta rumah bisa terbangun lebih dari 50 persen.

“Pada program sejuta rumah yang dicanangkan oleh Presiden bulan April lalu, target pembangunan rumah dibagi menjadi dua. Pertama adalah pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 603.516 unit dan rumah untuk non MBR 396.484 unit rumah. Kami begitu optimis pemerintah, pengembang maupun masyarakat masih terus melakukan pembangunan rumah,” ujar Syarif.

Data yang masuk ke Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan saat ini, angka pembangunan rumah untuk MBR sudah mencapai 357.906 unit dan rumah non MBR 135.646 unit rumah. Rumah untuk MBR tersebut berasal dari realisasi KPR yang menggunakan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak 83.240 unit, proses pembangunan KPR 254.712 unit, rumah susun 11.152 unit, rumah tapak 6.240 unit dan pembangunan oleh Pemprov DKI Jakarta 2.562 unit. Untuk pembangunan rumah non MBR yakni 131.995 unit rumah komersial dan sisanya 3.651 unit oleh masyarakat sendiri.

Sebagai informasi, pada bulan Agustus lalu Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan mengklaim sedikitnya telah terbangun sebanyak 472.495 unit rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan non-MBR dalam Program Sejuta Rumah. Kementerian PUPR menyatakan tetap optimis pembangunan Sejuta Rumah bisa tercapai sehingga dapat mengurangi backlog perumahan di Indonesia secara signifikan yang saat ini diperkirakan mencapai angka 13,5 juta unit lebih. 

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*