Friday , 20 September 2019
Home / Gaya Hidup / Inspirasi / Inspirasi Pengembang Muda Yang Berbakat

Inspirasi Pengembang Muda Yang Berbakat

Andreas Audyanto, Promotion & Marketing Director PT Surya Agung Realti
Andreas Audyanto, Promotion & Marketing Director PT Surya Agung Realti

INSPIRASI-Segala sesuatu yang dilakukan dengan fokus dan tekun, pasti akan memberikan hasil yang positif dan memuaskan. Dan yang tak kalah penting adalah selalu ingin belajar untuk menambah kemampuan.

Usianya tergolong masih muda, baru menginjak 34 tahun. Tapi ambisi dan motivasinya untuk menjadi yang terbaik dalam industri properti patut menjadi contoh kalangan muda saat ini. Dengan segala usaha yang dilakukannya, perlahan ia mulai menjejaki bisnis properti untuk bersinergi dengan pengembang lain yang sudah lama berkiprah.

Bersama timnya yang solid, Andreas Audyanto telah mengembangkan sejumlah proyek residensial berkonsep cluster yaitu Bali Resort dan Botanica Valley di kawasan BSD Serpong, Teras Ubud di Kranggan, Cibubur, dan segera akan meluncurkan township Bumi Wisata Cilegon seluas 400 hektar. Ia juga berencana akan mengembangkan beberapa townhouse di kawasan Bintaro yang terus berkembang.

“Sebetulnya, saya terjun ke bisnis properti ini tanpa kesengajaan. Belum pernah terbayang sebelumnya akan menggeluti industri properti. Setelah dijalankan,  ternyata industri ini sangat dinamis dan menarik. Industri properti membuat saya termotivasi untuk selalu menghasilkan produk yang terbaik dan dapat diterima oleh konsumen,” jelas Andreas Audyanto, Promotion & Marketing Director PT Surya Agung Realti.

Pria yang akrab disapa Audy ini, mengisahkan awal pertama kali mulai mengenal bisnis properti khususnya pemasaran pada saat sedang libur kuliah. Audy yang tengah melanjutkan study di Kuala Lumpur, Malaysia, memilih menghabiskan waktu liburnya di sebuah villa di kawasan Kota Bunga, Puncak, Bogor. Kota Bunga adalah salah satu properti yang dikembangkan Sinar Mas Land.

Tanpa sengaja, ia ditawarkan oleh seseorang untuk menjual unit-unit villa di Kota Bunga tersebut. Tawaran itu tentu saja sangat menarik dan menantang bagi pemuda ambisius seperti Audy. Dalam benaknya, ini adalah kesempatan baginya untuk belajar gratis mengenai properti. Bahkan, ia akan mendapatkan bonus kalau bisa melakukan transaksi.

Dengan tekad ingin belajar, maka mulailah Audy bergabung dan melakukan aktifitas pemasaran di salah satu perusahaan pengembang terbesar itu. Ia harus masuk kerja setiap hari, bahkan pada hari Sabtu dan Minggu. Karena, menjual properti  memang paling pas dilakukan pada saat libur seperti Sabtu dan Minggu.

Audy benar-benar merasa ditraining dan ditempa dalam memasarkan properti. Apalagi, saat itu, Kota Bunga menjadi salah satu primadona di kawasan puncak Bogor. Ia begitu bersyukur karena mendapat pelajaran yang sangat berharga dari orang-orang yang sangat ahli dibidangnya. “Bagi saya, Sinar Mas Land sangat berjasa dalam membuka mata saya bahwa properti itu merupakan industri yang sangat menarik untuk digeluti,” kenang Audy.

Sejak bergabung di Sinar Mas Land, talenta yang dimiliki Audy sudah mulai terlihat. Ia mampu menyesuaikan diri dengan cepat. Bahkan, ia berhasil melakukan penjualan esok harinya, setelah pertama kali mulai bergabung. Merupakan pencapaian yang sangat bagus dan jarang didapatkan oleh pemasar lainnya.

Di Sinar Mas Land, Audy bergabung di divisi Housing Satu yang pertama kali mengembangkan konsep klaster di BSD City. Divisi inilah yang membuat master klasternya BSD City. Divisi Housing Satu diiisi oleh orang-orang yang ahli dan sangat berpengalaman. Beruntung bagi Audy dapat bergabung dengan divisi tersebut.

Selama 4 tahun berkarir di Sinar Mas Land, Audy selalu mencatat prestasi sangat memuaskan dalam melakukan penjualan. Ia selalu menduduki Top 3 dengan nilai transaksi yang besar. Di antara teman-temannya, Audy menjadi figur untuk berdiskusi seputar dunia marketing. Padahal, Audy merasa bahwa ia masih harus banyak belajar. Dukungan dan support yang diberikan kepadanya selama di Sinar Mas Land sangat bermanfaat.

Setelah memutuskan untuk meninggalkan Sinar Mas Land, Audy tertarik untuk lebih memahami seluk beluk industri properti khususnya dunia pemasaran. Ia ingin menjajal kemampuan pemasarnanya di bisnis agen properti dan terus menambah pengetahuan dan wawasan serta pengalaman dalam memasarkan produk properti. Dunia agen properti tentu akan lebih dinamis karena akan semakian banyak bertemu dengan konsumen.

“Industri agen properti itu lebih dinamis. Masing-masing sales juga bisa memasarkan properti sekunder. Berbeda dengan sales yang ada didalam atau inhouse sebuah perusahaan developer. Mereka tidak diperbolehkan untuk memasarkan properti sekunder. Ini merupakan tantangan baru bagi saya. Selain itu, menjadi agen properti juga memberikan kesempatan bagi saya untuk lebih mendalami sisi-sisi lainnya seperti legalitasnya,” tegas Audy.

Ia memilih untuk bergabung dengan LJ Hooker Serpong yang boleh dibilang menguasai pasar properti di kawasan Serpong dan sekitarnya. Rita Megawati sebagai principal LJ Hooker Serpong memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada Audy untuk menekuni bisnis agen properti. Bagi Audy, bergabung sebagai agen properti akan membuat ia mengetahui karakter agen-agen properti.

“Saya ingin tahu apa yang membuat seorang agen atau perusahaan agen memilih untuk memasarkan sebuah proyek. Yang saya dapatkan adalah, mereka memasarkan sebuah properti bukan berdasarkan komisi belaka. Tapi mereka juga menjual nama mereka. Proyek yang bagus akan dibilang bagus dan sebaliknya juga begitu,” jelas Audy.

Tidak hanya terjun menjadi agen properti, Audy juga menambah ilmu dan kemampuan berbisnis properti dengan mencari lembaga pendidikan properti yang berkualitas. Karena, menurutnya dengan memiliki ilmu yang mumpuni, maka kemampuan akan semakin bertambah. Ilmu dan pengalaman merupakan dua sisi mata uang yang harus saling melengkapi.

Audy memutuskan untuk sekolah di Panangian School Property, milik pengamat properti kondang Panangian Simanungkalit. Di lembaga pendidikan ini, wawasan Audy semakin terbuka lebar. Ia banyak bertemu dengan orang yang sudah berpengalaman dan menjadi mentor baginya, sebut saja Andy K. Natanael (Modernland), Heri Sosiawan dan terutama sekali Panangian Simanungkalit yang paling banyak memberikan dukungan dan ilmu.

Dalam industri properti yang terus berkembang seperti saat ini, Indonesia membutuhkan kalangan muda yang memiliki talenta dan keinginan terus berkembang seperti Andreas Audyanto. Ia begitu gigih dalam mengembangkan intuisi bisnisnya. Meski belum begitu banyak menghasilkan karya-karya properti yang fenomenal, namun beberapa proyek yang telah ia tangani mampu menjadi icon di kawasannya masing-masing. Ke depan, Audy masih banyak memiliki rencana-rencana besar dalam mengembangkan sejumlah proyek properti.

Check Also

Greenhouse Menjadi Greenest Coworking Space Di Asia Tenggara

BERITA PROPERTI – Greenhouse, penyedia ruang kerja bersama yang percaya pada konektivitas dan kelestarian lingkungan, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit Edisi Terbaru

Majalah Property&Bank
Edisi. 163

Pesan Sekarang!
close-link