Wednesday , 26 June 2019
Home / Breaking News / Intiland Topping Off South Quarter

Intiland Topping Off South Quarter

Reggata, salah satu proyek prestisius andalan Intiland
Reggata, salah satu proyek prestisius andalan Intiland

BERITA PROPERTI-PT Intiland Development Tbk menggelar prosesi topping off atau penutupan atap pada proyek South Quarter, Senin 15 September 2014. Dengan dilakukannya penutupan atap yang tahapan penting pembangunan proyek tersebut, menandai selesainya pekerjaan struktur proyek kawasan bisnis terpadu di koridor jalan tol TB Simatupang, Jakarta Selatan. Prosesi topping off dilakukan oleh jajaran direksi dan manajemen serta sejumlah undangan, diantaranya adalah Ketua Umum DPP REI Eddy Hussy yang ikut serta naik ke lantai 20 untuk melakukan prosesi. South Quarter menempati lahan seluas 7,2 hektar di lokasi yang tak jauh dari kawasan Pondok Indah dan Fatmawati. South Quarter dilewati akses tol ke bandara internasional Soekarno-Hatta dan jalur mass rapid transportation (MRT). Di proyek ini Intiland membangun beragam fasilitas yang meliputi perkantoran, hunian, dan ritel pendukung yang modern. Hendro S. Gondokusumo, presiden direktur dan chief executive officer Intiland mengungkapkan bahwa proyek South Quarter dikembangkan sebagai kawasan terpadu untuk memenuhi kebutuhan bisnis yang berkembang pesat di Jakarta, khususnya di koridor jalan tol TB Simatupang. “Kawasan ini menjadi pilihan favorit bagi banyak perusahaan multinasional maupun nasional skala besar yang bergerak di sejumlah sektor industri, seperti minyak, gas, pertambangan dan perbankan, serta industri terkait. Perusahaan-perusahaan besar membutuhkan ruang perkantoran berstandar tinggi yang sesuai dengan aktivitas bisnis dan reputasi yang mereka miliki. Mereka perlu lingkungan dan ruang kerja yang nyaman sehingga meningkatkan produktivitas karyawannya,” ujarnya. Pada pengembangan tahap pertama seluas 4,4 hektar, Intiland membangun tiga tower perkantoran setinggi 20 lantai dengan luas bangunan mencapai lebih dari 123.000 meter persegi. South Quarter juga dilengkapi fasilitas ritel pendukung dengan bangunan berbentuk kubah atau dome seluas 12.500 meter persegi. Fasilitas ini untuk memenuhi kebutuhan food and beverage serta menjadi tempat untuk melakukan interaksi bisnis. Proyek ini ditargetkan selesai dan mulai beroperasi pada triwulan kedua tahun 2015. Dari tiga tower yang dibangun, dua tower sudah diluncurkan masing-masing untuk dipasarkan dan disewakan. Sampai Agustus tahun ini, sebanyak 75 persen ruang perkantoran strata title telah terjual dan sekitar 53 persen ruang ritel sudah tersewakan. Pembeli maupun penyewa ruang perkantoran rata-rata merupakan perusahaan multinasional yang berasal dari beragam sektor industri, antara lain dari migas, perbankan, ritel, dan transportasi. “Kami membangun jalan baru selebar 30 meter yang menghubungkan jalan RA Kartini dan jalan Lebak Bulus I. Akses baru ini akan menjadi jalan utama yang mempermudah masuk ke kawasan South Quarter sekaligus memperlebar muka kawasan memberikan nilai tambah komersial bagi SQ,” kata Hendro S. Gondokusumo. South Quarter menerapkan prinsip-prinsip sustainable development yang memberikan manfaat bagi pengguna sekaligus ramah lingkungan. Mewujudkan konsep ini, Intiland kembali bekerjasama dengan Tom Wright, arsitek hotel Burj Al Arab, ikon kota Dubai. Arsitek ini sebelumnya juga merancang Regatta, salah satu proyek perseroan yang berlokasi di Pantai Mutiara, Jakarta.

Check Also

Tahun 2018, Pollux Properti Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp229 Miliar

BERITA PROPERTI – Sepanjang 2018, PT Pollux Properti Indonesia Tbk. (POLL), anak usaha dari Pollux …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Telah Terbit Edisi Terbaru

Majalah Property&Bank
Edisi. 160

Pesan Sekarang!
close-link