Wednesday , 20 November 2019
Home / Indeks Berita / Jembatan Kuning Palu Yang Hancur Dihantam Tsunami Dibangun Kembali

Jembatan Kuning Palu Yang Hancur Dihantam Tsunami Dibangun Kembali

Setelah hancur dihantam tsunami tahun 2018 lalu, Jembatan Kuning, Palu kembali dibangun

INFRASTRUKTUR – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun kembali (rekonstruksi) Jembatan Kuning atau Jembatan Palu IV, Sulawesi Tengah. Jembatan yang menjadi ikon kota Palu sebelumnya dibangun tahun 2006 oleh Pemerintah Kota Palu, hancur pada saat terjadi bencana gempa dan tsunami pada September 2018 lalu.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan kembali jembatan yang membentang di atas Teluk Talise diharapkan akan meningkatkan konektivitas jalan nasional dan membantu percepatan pemulihan Kota Palu.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto mengatakan, rekonstruksi Jembatan Palu IV mendapatkan bantuan dari Pemerintah Jepang melalui Japan International Coorporation Agency (JICA) yakni berupa dana hibah senilai Rp 2,5 miliar Yen atau sekitar Rp 325 miliar.

BACA JUGA :   Nabung Dana DP Rumah, Potong di Depan!

Penandatanganan Perjanjian Hibah antara Kementerian PUPR dan JICA dilakukan oleh Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto dan Kepala Kantor Perwakilan JICA Indonesia Shinichi Yamanaka, Jumat (21/6/2019). Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Satgas Penanggulangan Bencana Sulawesi Tengah Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto, Direktur Pengembangan Jaringan Jalan Ditjen Bina Marga Rachman Arief Dienaputra dan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XIV Palu Sulawesi Tengah A. Satriyo Utomo.

Sugiyartanto menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Jepang yang telah membantu dalam rehabilitasi dan rekonstruksi di Sulawesi Tengah. “Bencana gempa dan tsunami telah mengakibatkan hancurnya sejumlah fasilitas dan infrastruktur publik, termasuk jalan dan jembatan. Untuk itu, rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur di Palu, Sigi, Donggala  dan sekitarnya sangat krusial untuk memulihkan keadaan,” ujar Sugiyartanto.

BACA JUGA :   Kementerian PUPR Siap Bangun 3 Rusunawa Untuk ASN Kemenkumham

Kepala BPJN XIV Palu Sulawesi Tengah A. Satriyo Utomo mengatakan, saat ini rekonstruksi Jembatan Palu IV masih dalam tahapan persiapan lelang dan finalisasi desain jembatan. “Panjang bentangnya direncanakan 250 meter, namun kita masih mendiskusikan apakah tipe jembatan cable stayed atau suspension bridge. Untuk lokasi, direncanakan tidak jauh dari lokasi Jembatan Palu IV sebelumnya,” kata Satriyo.

Satriyo berharap dengan kembali dibangunnya jembatan tersebut akan turut menjadi simbol kebangkitan dan optimisme masyarakat Palu pasca bencana. Ditargetkan paling lambat rekonstruksi Jembatan Palu IV dapat diselesaikan pada tahun 2022.

Check Also

Kota Jakarta

Dihadiri 1000 Broker, AREBI Real Estate Summit 2019 Tatap era Digital

BROKER PROPERTI – Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) kembali menggelar serangkaian acara besar pada akhir …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 165

Klik Disini
Cover Majalah Property&Bank edisi 165
close-link
INFO LEBIH LANJUT KLIK DISINI!
close-link