Friday , 6 December 2019
Home / Nasional / Politik / Jika Ekonominya Bagus, Masyarakat Pasti Punya Rumah

Jika Ekonominya Bagus, Masyarakat Pasti Punya Rumah


Tokoh yang satu ini sudah tidak asing lagi dalam kancah politik nasional.  Terlebih ketika namanya muncul sebagai calon RI-1 melalui jalur konvensi Partai Demokrat.
Sosok Irman Gusman, merupakan politisi senior Indonesia kelahiran Padang  Panjang, Sumatera Barat, 11 Februari 1962. Di era reformasi, jiwa nasionalis Irman Gusman semakin  terpanggil untuk memperbaikan nasib dan masa depan bangsa Indonesia.
Mengenyam pendidikan di SD Negri 58 Padang  dan duduk di SMA Don Bosco Padang selama setahun, Irman menamatkannya di SMA Negri 2 Padang. Setelah lulus SMA pada usia 17 tahun Irman melanjutkan kuliah di Jakarta dan mengambil jurusan Manajemen Perusahaan, Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Indonesia (FE UKI) Jakarta.
Selama masa kuliah, Irman aktif di Senat dan berbagai organisasi di luar kampus seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Kesatuan Mahasiswa Minang (KMM). Irman meraih gelar Master of Business Administration (MBA) pada tahun 1988 dari Graduate School of Business, University of Bridgeport, Connecticut, USA. Setelah menamatkan kuliah dan kembali ke Indonesia, Irman menggeluti dunia bisnis dan sukses membesarkan perusahaan keluarga dan perusahaan pribadinya.
Sebagai bentuk pengabdiannya pada bangsa, Irman memutuskan untuk terjun ke dunia politik. Melalui Fraksi TNI/Polri Irman terpilih menjadi anggota MPR 1999 dari utusan daerah.
Dalam Pemilu 2004, Irman yang dikenal sebagai penggagas lahirnya Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) di MPR. Ia terpilih sebagai anggota DPD RI mewakili Sumatera Barat dan menjadi Wakil Ketua DPD RI bersama Ginandjar Kartasasmita sebagai Ketua DPD RI periode pertama. Tahun 2009, Irman kembali terpilih sebagai anggota DPD RI mewakili Sumatera Barat dan terpilih sebagai Ketua DPD RI.
Dalam perjalanan karier politiknya, Irman mencurahkan perhatiannya untuk membangun Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) dengan tujuan untuk mempercepat pembangunan daerah-daerah. Irman Gusman dikenal sebagai pejuang daerah yang konsisten pada pemikiran dan cita-citanya yaitu membangun negeri dari daerah.
Irman Gusman menganggap bahwa pertumbuhan ekonomi yang mengalami peningkatan ternyata belum dapat terdistribusi secara adil dan merata di seluruh daerah, terutama terhadap daerah di kawasan timur Indonesia.
“Program pembangunan dan pemberdayaan ekonomi daerah harus didukung dengan percepatan, perluasan, dan pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh daerah, tentunya dengan memberikan perhatian khusus terhadap kawasan timur Indonesia,” katanya.
Dengan demikian, katanya, membangun Indonesia yang adil dan makmur merupakan pekerjaan rumah dari pemimpin bangsa ini di masa mendatang. Tentunya, hal itu dengan tidak mengesampingkan pembangunan di daerah yang merupakan penopang sekaligus penyumbang utama pembangunan nasional.
Menyinggung masalah perumahan, Irman mengatakan perumahan itu sebagai kebutuhan dasar setiap orang, sehingga perlu mendapat perhatian khusus. “memang hingga saat ini, masih banyak orang yang membutuhkan rumah yang layak. Untuk itu, perlu dipikirkan lagi mengenai pengadaaan rumah yang berimbang. Artinya, pembangunan perumahan dengan sistem 1-3-6 itu perlu di perkuat dan dimatangkan lagi,” ujar Irman yang mendapat kehormatan dengan diangkatnya sebagai keluarga kehormatan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dalam rangkaian HUT ke-61 Kopassus, pada Maret 2013 lalu.
Pada kesempatan itu, Irman juga mengatakan, perlu langkah-langkah nyata dalam mewujudkan keadilan maupun pemerataan pertumbuhan ekeonomi. Yakni, melalui upaya memajukan sektor pertanian sekaligus mewujudkan kedaulatan pangan.
Sebagai negara agraris, menurut Irman, Indonesia memiliki sumber daya alam yang besar dan mampu dijadikan tulang punggung perekonomian maupun peningkatan produksi nasional.
“Jika ekonomi masyarakatnya sudah baik, tentu dengan sendirinya masyarakat itu akan memampu membeli rumah,  dan yang terpenting, kita harus percaya diri untuk mewujudkan harapan tersebut,” katanya.
Dalam kehidupan pribadi, Irman memiliki istri bernama Liestyana Rizal Gusman dan dikarunai 2 putri dan 1 putra, yaitu Irviandari Alestya Gusman, Irviandra Fathan Gusman dan Irvianjani Audria Gusman. Merekalah yang menjadi penyemangat utama Irman dalam menjalani pengabdiannya bagi bangsa dan negara.

Check Also

MENAKAR PERAN JK

KOLOM-Andaikata Presiden SBY tidak berganti Wakil Presiden pada Kabinet SBY II, sangat besar kemungkinannya perjalanan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 166

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
Cover Property&Bank edisi 166
close-link
INFO LEBIH LANJUT KLIK DISINI!
close-link