Thursday , 18 July 2019
Home / Breaking News / Pendanaan Masalah Utama Pembangunan Infrastruktur

Pendanaan Masalah Utama Pembangunan Infrastruktur

IMG_0600_edit_webIndonesia Infrastructure Week 2014 (IIW’14), pameran infrastruktur terbesar di Indonesia resmi dibuka hari ini oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla bersama dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Indonesia Basuki Hadimuljono, Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Syahrul Yasin Limpo dan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia , Suryo Bambang Sulisto.

Acara berskala Internasional yang diselenggarakan oleh PT Infrastructure Asia ini didukung oleh Kementerian Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) dan KADIN Indonesia. Acara ini diselenggarakan selama tiga hari , mulai dari tanggal 5-7 November 2014 di Jakarta Convention Center (JCC). “Ini merupakan momentum penting bagi Indonesia dimana para pemangku kepentingan dari empat sektor raksasa hadir untuk menggali potensi dan kerjasama sehingga hubungan mutualisme antar pihak dapat terbentuk,” ungkap Alan Solow selaku CEO PT. Infrastructure Asia.

Suryo Bambang Sulisto selaku Ketua KADIN mengatakan, “Suatu hal yang menjadi penting untuk konfensi ini adalah kita menyadari bahwa kenyataan saat ini mengenai tantangan ekonomi yang besar dan kompleks”. Ia melanjutkan bahwa salah satu simpul pengurainya adalah pembangunan infrastruktur yang memadai. Saat ini yang menjadi kendala utama pembangunan infrastruktur di Negara ini adalah pendanaan. Pada tahun 2014, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk infrastruktur adalah sebesar Rp 206 Triliun. Sedangkan untuk tahun 2015 sebesar Rp 169 Triliun.

Suryo berharap dengan pemerintahan yang baru yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo, maka pemerintah akan semakin menaruh perhatian besar bagi pembangunan infrastruktur salah satunya adalah dengan terciptanya regulasi antara pusat dan daerah.

Check Also

Pengembang Keluhkan Aturan Kepemilikan Properti Bagi WNA Belum Jelas

BERITA PROPERTI – Aturan pemerintah mengenai kepemilikan properti bagi Warga Negara Asing (WNA) kini direvisi. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit Edisi Terbaru

Majalah Property&Bank
Edisi. 161

Pesan Sekarang!
close-link