Thursday , 24 August 2017
Home » Indeks Berita » Kalsel Terbesar Penyerapan KPR Bersubsidi 2016

Kalsel Terbesar Penyerapan KPR Bersubsidi 2016

Rumah tapak

Rumah tapak

BERITA PROPERTI-Realisasi Penyaluran KPR Bersubsidi Tahun 2016 di Provinsi Kalimantan Selatan mencapai angka 14.430 unit. “Selain itu, Provinsi Kalimantan Selatan juga menduduki rangking ke tiga dari sepuluh Provinsi dengan realisasi penyaluran KPR terbesar Tahun 2016,” tutur Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR), Lana Winayanti dalam acara Rapat Koordinasi Pemetaan Potensi Pembangunan Rumah TA 2017 dan TA 2018 di Banjarmasin, Jumat (10/3) dalam keterangan tertulis.

Selanjutnya, Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan, Kementerian PUPR, Lana Winayanti, mengatakan, Rapat Koordinasi dimaksud bertujuan untuk mensosialisasikan kebijakan pembiayaan perumahan. ”Tujuan lain dari Rapat Koordinasi ini adalah untuk mensinergikan kebijakan pembiayaan perumahan dengan pemerintah daerah dan para stakeholder lainnya bidang perumahan dan juga untuk mendapatkan data primer rencana pembangunan rumah di Provinsi Kalimantan Selatan dalam rangka mendukung keberhasilan Program Sejuta Rumah,” ujar Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan, Lana Winayanti.

Untuk mendukung Program Sejuta Rumah yang telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 29 April 2015, Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan memiliki program bantuan pembiayaan perumahan. “Bantuan dimaksud meliputi KPR FLPP, Subsidi Selisih Bunga dan Subsidi Bantuan Uang Muka,” ujar Lana Winayanti.

Selain kebijakan bantuan pembiayaan perumahan, pemerintah juga telah mengeluarkan kebijakan pendukung lainnya dalam rangka mendukung keberhasilan penyediaan perumahan dan program sejuta rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Kebijakan pendukung tersebut berupa Instruksi Presiden No. 3/2016, Paket Kebijakan Ekonomo XIII, dan  Peraturan Pemerintah No. 64 Tahun 2016 tentang Pembangunan Perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan, Kementerian PUPR telah menetapkan Target Bantuan Pembiayaan Perumahan untuk Tahun 2017 sebagai berikut: Target Penyaluran KPR FLPP sebanyak 120.000 unit, Rp.9,7 Milyar, penyaluran SSB sebanyak 225.000 unit, Rp.3,7 Milyar dan penyaluran SBUM sebanyak 345.000, Rp 1,3 Milyar.

Rapat Koordinasi Pemetaan Potensi Pembangunan Rumah TA 2017 dan TA 2018 akan dilaksanakan di 10 (sepuluh) Provinsi terbesar penyalur KPR Bersubsidi (Jawa Barat, Banten, Kalimantan Selatan, Riau, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Barat).

Selepas dari acara, Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan melakukan kunjungan lapangan ke perumahan Herlin Perkasa Sei Andai di Kota Banjaramasin. Perumahan tersebut merupakan perumahan bersubsidi yang difasilitasi dengan menggunakan KPR FLPP sebanyak 88 (delapan puluh delapan) unit pada Tahun 2016 lewat Bank BTN Kc Banjarmasin sebagai Bank pelaksana.

 

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*