Monday , 19 November 2018
Breaking News
Home / Bahan Bangunan / Kansai Paint Targetkan Produksi Hingga 2.000 ton/bulan

Kansai Paint Targetkan Produksi Hingga 2.000 ton/bulan

Produk Cat Kansai Paint

Produk Cat Kansai Paint

BAHAN BANGUNAN–Perusahaan cat KANSAI PAINT mengembangkan fasilitas produksinya di Bitung, Tangerang dengan menghadirkan dua fasilitas emulsion dan zinc chromate terbaru ini. Dengan fasilitas baru ini, KANSAI PAINT menargetkan total produksi hingga 2.000 ton/bulan.

Presiden Direktur PT Kansai Prakarsa Coatings (KANSAI PAINT) Yoshiyuki Ono mengatakan, fasilitas baru ini akan mendukung kebutuhan domestik akan produk inovatif dan aman untuk keluarga. Pengembangan fasilitas emulsion dan zinc chromate ini adalah perwujudan dari misi perusahaan untuk membangun kredibilitas perusahaan di mata publik, dan juga memberikan kontribusi kepada masyarakat.

“Hal ini masih ditambah dengan penerapan teknologi terkini untuk memastikan bahwa pelanggan kami mencapai kepuasan tertingginya melalui produk kami yang berkualitas dengan harga yang terjangkau. Investasi di awal 2016 ini mencapai mencapai nilai Rp 60M. Sekitar 60% dari nilai investasi digunakan  untuk pengembangan fasilitas emulsion dan 40% untuk pengembangan fasilitas zinc chromate,” jelas Yoshiyuki Ono dalam siaran pers kepada propertynbank.com.

Fasilitas emulsion terbaru ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi produk cat tembok interior terbaru KANSAI ANTI-MOSQUITO. Cat ini telah diuji oleh para ilmuwan dari Institut Pertanian Bogor dan telah terbukti efektif mengusir nyamuk.

“Sebelum pembangunan dua fasilitas ini, kapasitas produksi pabrik kami hanya sekitar 800 ton / bulan. Dengan pembangunan dua fasilitas baru ini, kami mampu menambah kapasitas produksi hingga 1.200 ton / bulan. Secara total, kami mampu memproduksi hingga 2.000 ton / bulan,” ujar Plant Manager PT Kansai Prakarsa Coatings (KANSAI PAINT) Herman Usman.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*