Monday , 19 November 2018
Breaking News
Home / Indeks Berita / Kinerja Perbankan Syariah Maybank Positif

Kinerja Perbankan Syariah Maybank Positif

syariahPERBANKAN-PT Bank Maybank Indonesia Tbk (“Maybank Indonesia” atau “Bank”) mengumumkan laba bersih setelah pajak dan kepentingan non pengendali (PATAMI–profit after tax & minority interest) naik 73,7% menjadi Rp444 miliar pada kuartal pertama yang berakhir 31 Maret 2016 dari Rp256 miliar pada tahun lalu yang berakhir 31 Maret 2015. 

Kinerja didukung oleh meningkatnya Pendapatan Bunga Bersih, pertumbuhan pendapatan non bunga yang lebih baik, upaya pengelolaan biaya secara berkesinambungan dan pencapaian kinerja Perbankan Syariah

“Kinerja Unit Perbankan Syariah kami yang impresif sejak kami memperkenalkan strategi Shariah First pada 2013.  Pertumbuhan bisnis dalam tiga tahun terakhir telah menempatkan Unit Perbankan Syariah diantara industri perbankan terbesar kelima Syariah Indonesia pada 2015,” ujar Presiden Direktur Maybank Indonesia, Taswin Zakaria dalam siaran persnya.

Maybank Indonesia membukukan Pendapatan Bunga Bersih (NII) tumbuh 8,8% menjadi Rp1,73 triliun per 31 Maret 2016 dari Rp1,59 triliun dibanding periode tahun lalu, sementara Marjin Bunga Bersih (NIM) Bank tetap stabil pada 4,8%.  Kenaikan NII didorong oleh kedisiplinan Bank dalam penetapan bunga pinjaman dan pengelolaan pendanaan secara aktif.

Bank mencatat kenaikan sebesar 10,7% pada pendapatan non bunga menjadi Rp687 miliar pada Maret 2016 dari Rp621 miliar pada Maret 2015.  Kenaikan pendapatan non bunga diperoleh dari fee terkait dengan tresuri, fee bancasurrance Bank, administrasi pinjaman dan ritel, serta jasa lain yang diberikan Bank.

Bank terus mengelola biaya dengan baik melalui pelaksanaan Strategic Cost Management Program (SCMP) secara berkesinambungan dalam tiga bulan pertama 2016 seperti tercermin dari penurunan biaya overhead sebesar 0,8% menjadi Rp1,44 triliun pada Maret 2016.  Upaya pengelolaan biaya Bank yang lebih baik telah memperbaiki cost-to-income ratio (CIR) yang turun menjadi 59,8% pada Maret 2016 dari 65,8% pada Maret 2015.

Perbankan Syariah terus mencatat kinerja yang kuat selama tiga bulan pertama 2016 dengan total pembiayaan tumbuh 25,4% dari Rp7,4 triliun pada Maret 2015 menjadi Rp9,3 triliun pada Maret 2016.  Pada saat yang sama, total simpanan juga mencatat pertumbuhan yang kuat sebesar 70,1% dari Rp4,6 triliun menjadi Rp7,8 triliun pada Maret 2016. 

“Laba bersih juga secara impresif melesat sebesar 73,8% menjadi Rp125 miliar pada Maret 2016 dari Rp72 miliar pada Maret 2015.  Total aset Perbankan Syariah juga naik 96,7% menjadi Rp16,7 triliun, memberikan kontribusi 10,4% dari total aset Bank (naik dari 5,7% sebelumnya),” tegas Taswin.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*