Tuesday , 20 November 2018
Breaking News
Home / Breaking News / KPR BNI-BTN Manjakan PNS

KPR BNI-BTN Manjakan PNS

Untuk memanjakan nasabah Pegawai Negeri Sipil, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) bersama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) berkomitmen menyediakan kredit pemilikan rumah (KPR) secara cepat dan mudah.

Bank BTNKomitmen tersebut tertuang dalam penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of undertanding/MoU) yang dilakukan dengan Kementerian Dalam Negeri dan Realestate Indonesia (REI). Dengan ditekennya MoU itu, BNI dan BTN akan mempercepat penyediaan rumah umum bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Hal itu dilakukan seiring masih banyaknya PNS yang belum memiliki tempat tinggal. Sejauh ini, sebanyak 1,5 juta PNS dari total 4,5 juta belum memiliki rumah sendiri. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menyukseskan program Sejuta Rumah yang telah dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu.

Direktur Utama BNI, Achmad Baiquni mengatakan, program tersebut akan membuat PNS semakin mudah memiliki rumah. “Kami berharap sebanyak 130.000 PNS Kemendagri akan segera memiliki rumah impian,” ujarnya belum lama ini.

Selain memberikan dukungan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah dan Apartemen (KPR/KPA) kepada para PNS, BNI juga menyediakan layanan kredit atau pembiayaan komersial untuk pembiayaan perumahan yang diajukan pengembang anggota DPP Realestat Indonesia yang memenuhi ketentuan dan persyaratan.

Kinerja Moncer

Hingga kuartal I-2015, kinerja BNI terbilang moncer. Bank pelat merah ini mencatat laba bersih sebesar Rp 2,82 triliun atau tumbuh 17,7 persen dibandingkan periode sama tahun 2014. Kenaikan laba bersih ini ditopang oleh kinerja pada berbagai segmen bisnis yang menjadi sumber Pendapatan Bunga Bersih maupun Pendapatan Non-Bunga.

Manajemen baru BNI telah mulai bekerja dengan fokus pada tiga segmen bisnis utama, yaitu Korporasi, Menengah dan Kecil, serta Konsumer. “Meskipun Kuartal I-2015 dimulai dengan perlambatan musiman, namun manajemen BNI tetap optimistis terhadap pertumbuhan jangka panjang dan pencapaian berbagai target-target utama,” kata Baiquni.

Pendapatan Bunga Bersih BNI Kuartal I-2015 naik 15,3 persen dari Rp5,29 triliun menjadi Rp6,10 triliun yang menunjukkan kekuatan kinerja BNI. Dengan kondisi kenaikan suku bunga, BNI tetap mampu meningkatkan Net Interest Margin (NIM) di level 6,5 persen, sebelumnya NIM Kuartal I 2014 sebesar 6,1 persen.

Sementara Pendapatan Non-Bunga Kuartal I-2015 naik 23,8 persen menjadi Rp2,94 triliun yang didukung oleh kenaikan fee based income yang disumbang dari pendapatan premi asuransi, transaksi ATM, dana pensiun, billpayment & PPOB (payment point online bank), bancassurance dan bisnis kartu.

Sedangkan kinerja kredit pada beberapa segmen bisnis tumbuh sebesar 9,1 persen dari Rp247,12 triliun pada Kuartal I-2014 menjadi Rp269,51 triliun pada Kuartal I-2015. Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh kredit segmen menengah yang tumbuh 27,0 persen.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*