Friday , 14 December 2018
Breaking News
Home / Properti / Apartemen & Perhotelan / Kunjungan Ke Sumbar, Presiden Resmikan Rusun Di Ponpes Prof Hamka

Kunjungan Ke Sumbar, Presiden Resmikan Rusun Di Ponpes Prof Hamka

Presiden RI Joko Widodo (tengah) berbincang dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) dan Buya Ahmad Syafii Maarief (kanan) saat meninjau Rusun Santri Ponpes Prof. Hamka, Padang. (poto Andika, Humas PUPR)

BERITA PROPERTI – Setelah lebih kurang setahun pengerjaannya sejak 2017 lalu, Rumah Susun (Rusun) di Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Terpadu Prof. Hamka, Kota Padang akhirnya bisa digunakan. Senin (21/5) kemarin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara langsung meresmikan Rusun yang diperuntukan bagi santri di pondok pesantren tersebut.

Selain Rusun, Presiden Jokowi juga sekaligus meresmikan Masjid Hj. Yuliana, Gedung Sekolah SMP 2 dan SMA 2 di kawasan Pesantren yang terletak di tepi jalan By Pass, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Pembangunan Rusun dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedangkan gedung sekolah dibangun oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Peresmian dilakukan oleh Presiden Jokowi dan didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Pembina Yayasan Wawasan Islam Indonesia sebagai pengelola Pesantren Prof. Hamka Ahmad Syafii Maarief dan Ketua Yayasan Wawasan Islam Indonesia Jasrial.

“Buya Hamka adalah tokoh besar bagi masyarakat Minang, Indonesia bahkan diakui di mancanegara. Hadirnya pesantren ini adalah bukti nyata bahwa cita-cita almarhum Buya Hamka telah berhasil menembus waktu dan generasi. Harapan saya agar pesantren ini menjadi ladang subur bertumbuhnya santri yang berakhlak mulia, berakhlakul karimah, yang tangguh dan ulet dan selalu optimis yang akan membahwa Indonesia menjadi negara Baldatun Thoyibatun Wa Rabbun Ghofur,” kata Presiden Jokowi dalam sambutannya.

Rusun ini dibangun setinggi tiga lantai, terdiri dari 12 unit kamar tipe barak yang bisa menampung sebanyak 216 orang santri pria. Dilengkapi dengan fasilitas listrik, air, kamar mandi luar dan meubelair seperti tempat tidur bertingkat, lemari dan meja belajar, rusun ini dibangun dengan menelan dana sebesar Rp 8,7 miliar. Sementara untuk biaya pengadaan meubelair Rp 670 juta.

“Gedungnya rapih dan meubelair nya bagus kuat dan kokoh,” ujar Presiden Jokowi saat meninjau kebagian dalam Rusun. Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga telah memerintahkan Menteri PUPR untuk membangun satu lagi Rusun di kawasan PMK Prof. Hamka yang diperuntukan bagi santri wanita pada tahun ini.

Direktur Rumah Susun Kementerian PUPR Kuswardono menjelaskan, pada periode tahun 2015-2017, Rusun yang dibangun Kementerian PUPR di Provinsi Sumbar telah mencapai 14 rusun di berbagai lokasi. Rencananya, tahun 2018 akan dibangun 15 Rusun yang tersebar di 14 Kabupaten/Kota di Sumbar dengan anggaran total sekitar Rp 120 miliar.

“Kami menargetkan pembangunan Rusun-rusun tersebut dapat selesai pada bulan November 2018 mendatang. Karena untuk pembangunan Rusun, rata-rata membutuhkan waktu 8 bulan pengerjaannya. Rusun-rusun itu diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, nelayan, pekerja, mahasiswa/santri, dan aparatur sipil negara,” ujar Kuswardono yang didampingi Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional III PUPR Syaiful Anwar, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera V PUPR Maryadi Utama dan Kepala Biro Komunikasi Publik PUPR Endra S. Atmawidjaja.

Lebih lanjut dikatakan Kuswardono, rusun yang akan dibangun di Sumatera Barat diantaranya di Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang, Universitas Muhammadiyah Sumbar, Akademi Teknik Gigi Padang, Kejaksaan Tinggi Sumbar, YP2TI Padang, ISI Padang Panjang, Akademi Komunitas Negeri Tanah Datar, Universitas Dharma Indonesia, Ponpes Tarbiyah Islamiyah, Rusun MBR Kota Sijunjung, MBR Kabupaten Pesisir Selatan dan MBR Kota Solok.

Sementara itu, Ahmad Syafii Maarief menyampaikan terimakasih kepada Presiden Jokowi yang berkenan hadir ke pesantren tersebut. Buya kawakan dan senior yang sempat memimpin Muhammadiyah dan MUI itu juga berterimakasih kepada PUPR yang telah membangun Rusun bagi santri di Pondok Pesantren yang ia bangun dengan dukungan sejumlah tokoh penting asal Sumatera Barat tersebut.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*