Sunday , 22 September 2019
Home / Breaking News / Kuota FLPP Ditambah, Bank BTN Optimis Kinerja Sejuta Rumah Meningkat

Kuota FLPP Ditambah, Bank BTN Optimis Kinerja Sejuta Rumah Meningkat

Pelaksana Tugas Direktur Utama Bank BTN, Oni Febriarto Raharjo

INFO PERBANKAN – Jelang akhir tahun 2019 yang hanya tinggal beberapa bulan lagi, Bank BTN optimis dapat mencapai target bisnis yang direncanakan. Hal ini karena makin membaiknya perekonomian yang didukung oleh sejumlah kebijakan dari pemerintah. Setidaknya, ada tiga faktor yang ikut mendorong pertumbuhan Bank BTN menjadi positif.

Pelaksana Tugas Direktur Utama Bank BTN, Oni Febriarto Raharjo mengatakan, adanya kebijakan  pemerintah dari berbagai sektor, tentu sangat memberikan angin segar bagi perbankan di tengah mengetatnya likuiditas yang masih terjadi pada awal semester kedua tahun ini. Disamping itu, adanya penambahan kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) berdampak sangat positif.

BACA JUGA :   Menyoal Pelayanan Fasilitas Publik

Faktor-faktor pendukung itu, kata Oni, antara lain karena pertama, penurunan BI 7DRRR yang telah dikeluarkan Bank Indonesia hingga 2 kali menjadi 5,50%  dan penurunan Giro Wajib Minimum (GWM) Rupiah untuk Bank Umum Konvensional dan Bank Umum Syariah/Unit Usaha Syariah sebesar 50 bps (0,5%). Sehingga masing-masing menjadi 6,0% dan 4,5% dengan GWM Rerata masing-masing tetap sebesar 3,0% sejak awal Juli lalu.

“Faktor kedua adalah usainya Pemilu Presiden dan Presiden Joko Widodo tetap menjalankan Program Sejuta Rumah. Bank BTN akan tetap menjadi integrator program sejuta rumah, baik sisi supply maupun demand dengan berperan aktif dalam mendidik pengembang baru dan menyalurkan kredit pendukung sektor properti dari hulu hingga hilir,” ujar Oni dalam keterangan tertulis.

Sedangkan faktor ketiga yaitu penambahan kuota FLPP sekitar 2.467 unit untuk Bank BTN. Oleh karena itu Bank BTN, kata Oni optimis kredit perseroan akan tumbuh lebih baik diperkuat dengan potensi pencairan KPR Subsidi pada semester II, yang diperkirakan akan mencapai 28.000 unit. Sementara untuk KPR Non Subsidi, potensi bisa terealisasi sekitar 16.000 unit.

BACA JUGA :   Pollux Properties Bangun Dotonburi Shopping Street

“Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi langkah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang memberikan kepercayaan kepada Bank BTN menggunakan kuota FLPP untuk mempercepat pencapaian Program Sejuta Rumah,” kata Oni.

Kinerja Positif, Performa Mengkilap
Per Juli 2019, Bank BTN telah  menyalurkan pembiayaan perumahan untuk Program Sejuta Rumah sebanyak 503.974 unit dengan nilai kredit sebesar Rp 43,64 triliun. Dengan rincian untuk KPR sebanyak 135.893 unit dan dukungan kredit konstruksi belum KPR 368.081 unit. Khusus untuk segmen subsidi, Bank BTN telah menyalurkan pembiayaan perumahan sebanyak 111.823 unit dalam bentuk KPR dan sebanyak 251.550 unit. Pencapaian ini telah mencapai  63% dari target total tahun ini yang dipatok sebanyak 800.000 unit baik untuk pembiayaan perumahan subsidi maupun non subsidi.

Sedangkan untuk menjemput target 2019, Bank BTN juga telah memperbaiki performa bisnisnya khususnya dalam pencapaian kredit dan Dana Pihak Ketiga. Berdasarkan catatan Perseroan, per Juli 2019 kredit dan pembiayaan bank berkode BBTN ini tumbuh 18,03% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Adapun per Juli 2019, BTN telah menyalurkan kredit sebesar  Rp 251,98 triliun lebih tinggi dibandingkan Juli 2018 sebesar Rp 213,50 triliun.  Sementara itu, di tengah ketatnya likuiditas, Bank BTN berhasil memperbanyak pundi-pundi DPK. Per Juli 2019, DPK yang terkumpul mencapai Rp 225,91 triliun atau tumbuh 19,95% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp 188,33 triliun.

BACA JUGA :   BTN Prediksi Permintaan KPR 2016 Meningkat

“Penambahan DPK diraih karena optimalisasi DPK ritel melalui “Program 3-4-5” yang merupakan strategi kami untuk menekan biaya bunga, dan melakukan rekomposisi nasabah deposan ritel, alhasil value of account deposan ritel tumbuh Rp 1,5 triliun,” pungkas Oni.

Check Also

Hapus Pengurusan IMB Yang Rumit, Dorong Saham Properti Makin Menarik

EKONOMI – Harga saham properti mulai bergeliat pada perdagangan pada Rabu (18/9) pagi. Sejumlah regulasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit Edisi Terbaru

Majalah Property&Bank
Edisi. 163

Pesan Sekarang!
close-link