ofis taşıma evden eve nakliyat evden eve nakliyat ofis taşıma evden eve nakliyat evden eve nakliyat sarıyer evden eve nakliyat evden eve nakliyat evden eve nakliyat kartal escort pendik escort tuzla escort izmit escort kurtkoy escort atasehir escort istanbul escort sex hikaye fuck google sex hikayeleri kurtkoy escort kurtkoy escort kurtkoy escort istanbul travesti kurtköy escort kurtköy escort kurtköy escort maltepe escort ataşehir escort Bahis Poker oyna kadıköy escort Böcek İlaçlama Ataköy Escort beylikdüzü escort ankara escort beşiktaş escort ankara escort ankara escort ankara escort bursa sınırsız escortlar beylikdüzü escort avcılar escort Ataköy escort beylikdüzü escort beylikdüzü escort istanbul travesti izmir travesti gebze escort ataköy escort ankara escort ankara escort şişli escort ankara escort bayan ankara escort antep escort astropay adana seo astropay card astropay kart astropay kart al astropay card al ucuz astropay ucuz astropay satın al canlı bahis kaçak bahis siteleri Lahan Untuk Rusun Pasar Minggu Belum Pasti | Property & Bank
Tuesday , 26 September 2017
Home » Indeks Berita » Lahan Untuk Rusun Pasar Minggu Belum Pasti

Lahan Untuk Rusun Pasar Minggu Belum Pasti

Dirjen Penyediaan Syarif Burhanuddin (kedua dari kanan) bersama sejumlah staf meninjau lokasi pembangunan Rusunawa Pasar Minggu di Jakarta Selatan, Rabu (8/2). Kementerian PUPR meminta PD Pasar Jaya untuk segera memastikan lokasi pembangunan Rusunawa untuk MBR tersebut.

Dirjen Penyediaan Syarif Burhanuddin (kedua dari kanan) bersama sejumlah staf meninjau lokasi pembangunan Rusunawa Pasar Minggu di Jakarta Selatan, Rabu (8/2). Kementerian PUPR meminta PD Pasar Jaya untuk segera memastikan lokasi pembangunan Rusunawa untuk MBR tersebut.

BERITA PROPERTI– Kementerian PUPR berencana membanguan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Untuk itu, PUPR mendesak PD Pasar Jaya untuk segera memastikan kesiapan lahan yang akan diperuntukkan sebagai lokasi pembangunan Rusunawa Tingkat Tinggi tersebut.

Proses pembangunan belum bisa dimulai karena hingga saat ini PUPR masih belum melihat keseriusan PD Pasar Jaya untuk mendukung pelaksanaan pembangunan Rusunawa yang menjadi salah satu proyek strategis nasional untuk menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di perkotaan.

“Kementerian PUPR”minta kepastian lahan dari PD Pasar Jaya untuk lokasi pembangunan Rusunawa Pasar Minggu. Sebab, sampai saat ini seluruh lokasi di Pasar Minggu dibebaskan sehingga proses pembangunan belum bisa berjalan,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin usai melakukan peninjauan lapangan ke Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (8/2) yang disampaikan dalam siaran pers.

Syarif menjelaskan, Rusunawa Pasar Minggu akan dibangun sebanyak tiga tower dengan ketinggian bervariasi yakni dua tower setinggi 23 lantai dan satu tower setinggi 17 lantai. Luas total bangunan Rusunawa adalah 100.973 meter persegi dan diperkirakan jumlah huniannya mencapai 1.274 unit dan dapat menampung 5.096 jiwa.

Berdasarkan data yang ada, pembangunan Rusunawa Pasar Minggu tersebut sedianya akan dilaksanakan oleh Satker Pengembangan Perumahan Ditjen Penyediaan Perumahan di area Pasar Minggu yang berlokasi Jalan Raya Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan, Provinsi Jakarta Selatan. Untuk itu, pihaknya juga telah melakukan lelang terhadap proyek strategis nasional tersebut. Berdasarkan hasil lelang LPSE diketahui bahwa pemenang tender sebagai penyedia jasa kontruksi hunian vertikal tersebut adalah PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 

Saat ini kondisi Pasar Minggu masih terdapat para pedagang dan pertokoan Robinson Departemen Store yang masih digunakan untuk kegiatan niaga. Selain itu, terminal Pasar Minggu juga masih aktif digunakan oleh masyarakat untuk sarana transportasi. Padahal rencananya Terminal Pasar Minggu nantinya akan dimanfaatkan sebagai Tempat Pembuatan Sementara (TPS).

Lebih lanjut, Syarif menjelaskan, apabila memang lahan yang ada di Pasar Minggu belum siap, pihaknya siap untuk membatalkan kontrak pembangunan Rusunawa tersebut. Sebab, dirinya menilai jika masyarakat belum mendapat sosialisasi tentang rencana pembangunan Rusunawa tersebut dikhawatirkan akan muncul penolakan dari pedagang dan masyarakat sekitar jika proses pembangunan terus dipaksakan.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*