Friday , 18 August 2017
Home » Umum » Internasional » Lamudi Jaring Investasi 29 juta Euro Untuk Kembangkan Bisnis

Lamudi Jaring Investasi 29 juta Euro Untuk Kembangkan Bisnis

lamudiBERITA PROPERTI-Potal properti Lamudi mendapat suntikan baru setelah menerima pendanaan investasi baru untuk pengembangan bisnisnya dengan menjaring dana investasi 29 juta Euro (31.4 juta Dollar AS) untuk mengembangkan operasi bisnis di Amerika Latin dan Asia. 

Tiga investor telah mendukung investasi tersebut, Asia Pacific Internet Group, yang merupakan usaha gabungan dari Rocket Internet dan Ooredoo; Holtzbrink Ventures, investor modal ventura terkemuka di Eropa, dan Tengelmann Ventures, sebuah divisi dari pengecer multi-sektor internasional, yang masih menjadi investor Lamudi saat ini.

”Kami sangat senang dengan perkembangan Lamudi dalam portofolio kami. Terdapat permintaan yang tinggi untuk platform iklan baris sangat tinggi di pasar negara berkembang dan perbatasan di wilayah APAC. Lamudi telah membuktikan kemampuan yang kuat untuk beradaptasi dengan pasar yang berbeda dan menawarkan pengalaman pengguna yang terbaik. Kami yakin dapat melihat bisnis tumbuh dengan baik ke depannya,” ujar CEO APACIG, Hanno Stegmann dalam siaran persnya.

Di Februari 2015, ventura Lamudi menerima 16 juta Euro dalam bentuk investasi untuk mendorong operasi di Amerika Latin dan Asia. Setahun kemudian, tambahan 29 juta Euro akan diinvestasikan ke dalam bisnis tersebut.

Lamudi, portal real estate global, diluncurkan pada Oktober 2013 oleh perusahaan internet platform dari Jerman yaitu Rocket Internet. Sejak saat itu, Lamudi telah melihat pertumbuhan yang pesat dari tahun ke tahun serta telah mencapai kepemimpinan pasar di beberapa negara. Lamudi beroperasi secara eksklusif di negara-negara berkembang dan saat ini telah aktif di sembilan lokasi di Asia dan Amerika Latin (Philippines, Indonesia, Bangladesh, Myanmar, Pakistan, Sri Lanka, Mexico, Colombia dan Peru)

Pasar properti residensial di negara-negara berkembang di Amerika Latin dan Asia, dimana Lamudi beroperasi, berada pada fase pertumbuhan dalam siklus. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan transaksi, harga transaksi di pasar terpilih dan pertumbuhan trafik ke platform yang cukup signifikan. Laporan keuangan Lamudi sesuai dengan prediksi. Pendapatan Lamudi tumbuh sebesar 460% pada tahun 2015 dan akan terus tumbuh lebih cepat pada 2016.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*