Thursday , 19 September 2019
Home / Properti / Apartemen & Perhotelan / Lima Rusunawa Dan 50 Unit Rusus di Jawa Tengah Diresmikan

Lima Rusunawa Dan 50 Unit Rusus di Jawa Tengah Diresmikan

Salah satu rusun di Jawa Tengah

BERITA PROPERTI – Pembangunan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) di kawasan perkotaan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) terus didorong, sebagai solusi hunian layak ditengah mahalnya harga tanah. Pembangunan Rusunawa dilakukan dengan bersinergi dengan Pemerintah Daerah, salah satunya dengan Pemerintah Kota Magelang sebagai penyedia lahan sementara konstruksi dikerjakan oleh Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Penyediaan Perumahan.

Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengatakan pembangunan Rusun merupakan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membantu MBR memiliki rumah layak huni.

“Program pembangunan Rusun tetap dilanjutkan bagi MBR, ASN yang bertugas di perbatasan, mahasiswa dan santri,” kata Khalawi Abdul Hamid usai meresmikan 5 Rusunawa dan 50 unit rumah khusus tipe 28 yang berada di Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung dan Kota Magelang yang dipusatkan di Rusunawa Wates, Kota Magelang. Khalawi mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang yang telah menyediakan lahan yang menjadi salah satu kendala dalam pembangunan Rusunawa bagi MBR.

BACA JUGA :   Pasca Revitalisasi, Harco Glodok Targetkan 20 Ribu Pengunjung Per Hari

Rusunawa yang diresmikan yakni Rusun MBR di Kelurahan Wates, Kota Magelang, Rusun MBR di Kelurahan Tamanagung, Rusun Mahasiswa STTP Tegalrejo dan Rusun Ponpes API Tegalrejo yang ketiganya berada di Kabupaten Magelang serta Rusun MBR Manggong di Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung,

Peresmian Rusun dan Rusus ini ditandai oleh penandatangan batu prasasti secara simbolis oleh Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid didampingi oleh Wakil Walikota Magelang Windarti Agustina dan Anggota Komisi V DPR RI Sudjadi serta disaksikan para penghuni dan warga sekitar.

Rusun yang dibangun dengan jumlah unit 42 sampai 58 unit tipe 36 untuk Rusun MBR. Sedangkan Rusun Mahasiswa sebanyak 37 unit tipe 24 mampu menampung 144 mahasiswa dan Rusun Santri sebanyak 12 unit kamar tipe barak yang dapat dihuni 216 santri.

BACA JUGA :   Beberapa Cara Dan Strategi Menjual Rumah

Biaya pembangunan Rusunawa sekitar Rp 7 – 11 miliar termasuk fasilitas berupa meubelair, air, listrik, jalan lingkungan dan penerangan jalan. “Dengan fasilitas yang kami siapkan membuat penghuni Rusun cukup nyaman. Rusun yang sudah diresmikan segera dihuni. Nantinya para penghuni Rusun harus senantiasa menjaga kebersihan dan menambah penghijauan dengan menanam pohon,” kata Khalawi.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina mengatakan, sekalipun sudah beberapa Rusun dibangun di Kota Magelang, namun masih menghadapi permasalahan yang cukup tinggi terutama masalah kekurangan hunian. “Pemkot Magelang masih memiliki lahan untuk pembangunan Rusun selanjutnya, karena masih banyak warga yang masih menempati rumah tidak layak huni,” ujarnya.

Check Also

Dijadikan Homestay, PUPR Segera Bedah RTLH di Sirkuit MotoGP Mandalika

BEDAH RUMAH – Sejumlah rumah tidak layak huni (RTLH) yang berada di sekitar Kawasan Sirkuit …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit Edisi Terbaru

Majalah Property&Bank
Edisi. 163

Pesan Sekarang!
close-link