Wednesday , 21 November 2018
Breaking News
Home / Breaking News / PROJEK dan 7 Master Franchise Pasarkan Bali Resort Bogor

PROJEK dan 7 Master Franchise Pasarkan Bali Resort Bogor

Sengkono Dharmawan, Direktur Utama PT Mekar Agung Sejahtera (Kelima Kiri) dan Andy K Natanael, Founder PROJEK dan PROVIZ yang juga bertindak sebagai konsultan pemasaran Bali Resort Bogor (Paling Kiri) berpose bersama dengan para Master Franchise setelah menandatangani MoU.

BERITA PROPERTI – Suasana asri dan udara yang masih bersih, menjadikan Bogor sebagai salah satu kawasan favorit konsumen dalam mencari hunian. Tak heran jika banyak pengembang yang melirik kota hujan ini dalam mengembangkan proyek properti. Salah satunya adalah MAS Group, pengembang yang sebelumnya sukses mengembangkan Bali Resort Serpong.

Di Bogor, MAS (PT Mekar Agung Sejahtera ) Group  tengah mengembangkan Bali Resort Bogor seluas 13 hektar, tepatnya di Jl. Letkol Atang Sanjaya, Desa Bantarjaya, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor. Sama halnya dengan proyek sebelumnya, sesuai namanya perumahan ini juga mengusung konsep Bali yang masih banyak disukai oleh konsumen.

Bali Resort Bogor yang pembangunannya diprediksi menelan investasi mencapai Rp500 miliar, MAS Group akan membangun sebanyak 801 unit Rumah, dan 31 unit Ruko, serta 1 Club House (kolam renang) juga sebuah kantor marketing. Bali Resort Bogor akan terdiri dari 4 cluster yakni Kintamani, Uluwatu, Jimbaran, Tabanan dan 1 Boulevard dengan ROW jalan 12 meter dan dilengkapi area komersial.

“Selain bernuansa Bali, didalamnya akan ada taman-taman tematik dan ornamen-ornamen Bali. Kami yakin konsep Bali masih diminati oleh konsumen yang ingin selalu merasa di Bali. Kami membidik segmen pasar keluarga muda/ kaum millenial karena potensi pasarnya masih cukup besar,” ujar Direktur Utama PT Mekar Agung Sejahtera Sengkono Dharmawan.

Dan untuk mempercepat pemasarannya, MAS Group menggandeng aplikasi pemasaran property online pertama di Indonesia yaitu PROJEK dan 7 Master Franchise agen properti yaitu: CENTURY 21, ERA, HARCOURTS, LJ HOOKER, PROMEX, REMAX, dan RAY WHITE. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan di Premier Mal Alam Sutera, Rabu (11/4).

“Dengan dukungan dari PROJEK dan 7 Master Franchise agen properti ini, kami menargetkan bisa menjual habis 2 cluster, minimal 90% hingga akhir tahun ini. Sedangkan untuk keseluruhan proyek, kami menargetkan dapat menjual habis selama 2 tahun. Untuk tahap awal kami akan membangun cluster Kintamani, dan awal tahun 2019 akan dilakukan serah terima,” tegas Sengkono.

Founder PROJEK dan PROVIZ yang juga bertindak sebagai konsultan pemasaran Bali Resort Bogor, Andy K Natanael mengatakan, Bali Resort Bogor merupakan satu-satunya perumahan komersial yang sangat terjangkau di kawasan Bogor dengan menggunakan material yang berkualitas dengan taman-taman tematik dan ornamen bernuasa Bali.

“Bogor merupakan daerah penyanggah Jakarta, dengan jangkauan yang masih cukup luas,transportasinya cukup tersedia, dan merupakan daerah yang sedang berkembang, sehingga ceruk pasar perumahan masih cukup tinggi, terutama keluarga muda/kaum millenial,” ujar Andy K Natanael.

Rumah di Bali Resort Bogor terdiri dari berbagai type yaitu: 33/66, 38/77, 45/90, 45/102, 62/66, 62/77, 79/90, 79/102, 93/105, 101/119 dan Ruko 2 lantai. Harganya mulai Rp300 jutaan sampai Rp1 miliaran. Cara pembayarannya sangat flexible, ada cash keras, cash bertahap 18 X, dan KPR dengan  DP 15 % dapat dicicil 18X.

Sementara itu, General Manager Business & Development PT Mekar Agung Sejahtera, Irvandy Rahman mengatakan, MAS Group yang berdiri pada tahun 2007, berkomitmen untuk membangun, dan memberikan hunian yang layak dihuni dan berkualitas. MAS Group telah membangun sejuumlah proyek baik itu Perumahan Komersial maupun Perumahan Subsidi di daerah Jabotabek dan Banten, bahkan sampai di luar Pulau Jawa,

“Kami memiliki Visi menjadi perusahaan pengembang terpercaya untuk kehidupan yang lebih baik dan berkualitas. Sementara Misi kami adalah menjadi perusahaan pengembang yang aktif dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan properti yang berkualitas dan lingkungan hidup yang sehat, memberikan nilai optimal terhadap pengembalian investasi dari pemegang saham, serta menciptakan lingkungan kerja yang nyaman bagi karyawan,” jelas Irvandy Rahman.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*