Saturday , 17 November 2018
Breaking News
Home / Apa Kabar / Menuju REI-1 dan Tinggal Landas Bank BTN

Menuju REI-1 dan Tinggal Landas Bank BTN

Cover (1) Edisi 131, Oktober 2016, Soelaeman Soemawinata

Cover (1) Edisi 131, Oktober 2016, Soelaeman Soemawinata

APA KABAR – Pembaca, tanpa terasa periode kepengurusan DPP REI yang dikomandani oleh pasangan Ketua Umum Eddy Hussy dan Sekjen Hari Raharta,  akan segera berakhir November 2016 ini.  Sebagai salah satu organisasi pengusaha yang ikut menentukan naik turun tensi perekonomian di tanah air, hajatan tiga tahunan untuk menentukan nakhoda baru di REI menjadi perhatian banyak kalangan.  Sebagai bagian dari stake holder properti, Majalah Property&Bank berkepentingan mengulas hajatan Menuju REI-1 ini dan menjadi Fokus Utama setiap penyelenggaraan.

Banyak “pekerjaan rumah” dan berat harus diselesaikan organisasi ini. Dibutuhkan kader terbaik yang siap bekerja keras, memiliki komitmen tinggi untuk menyelesaikannya. Saat ini, setidaknya ada dua pasang kandidat yang siap mengemban beban ini dan maju dalam  bursa pemilihan ketua umum periode 2016-2019. Mereka adalah pasangan Soelaeman Soemawinata – Totok Lusida dan pasangan  Hari Raharta – Raymond Arfandy. 

Ketua Umum DPP REI Eddy Hussy, mengatakan siapa pun nanti yang akan memimpin REI harus dapat menyelesaikan pekerjaan rumah yang belum sempat dituntaskan dan tentunya menyelesaikan masalah-masalah baru yang akan muncul nantinya. Ke depan kedua kandidat harus punya banyak waktu untuk berkunjung ke daerah. “Siapapun yang dipilih, mestinya sudah bisa membuat program yang bisa diimplementasikan di daerah,” kata Eddy. Edisi kali ini, kami menurunkan profil pasangan Soelaeman dan Totok sebagai Fokus Utama Menuju REI-1. Sedangkan edisi mendatang kami akan menampilkan perkembangan pesat bisnis MRD. Siapa yang bakal dipilih anggota REI seluruh Indonesia di penghujung November 2016? Kita tunggu saja.

 Pembaca, salah satu persoalan yang jadi momok bagi para pengembang di tanah air saat ini masalah pembiayaan dan dukungan perbankan. Seretnya kucuran dana dari perbankan, membuat sejumlah pengembang bak kekurangan darah segar.  Harapan terbesar datang dari Bank BTN.

Tak heran bila Bank BTN kini terus melakukan transpormasi untuk memenuhi harapan besar masyarakat yang membutuhkan hunian dan pengusaha properti. Sebagai lembaga keuangan yang fokus pada perumahan sejumlah transpormasi dilakukan untuk memposisikan Bank BTN segera ‘lepas landas’ menjadi lembaga keuangan pelat merah tingkat dunia.

Bersamaan dengan liputan Menuju REI-1, kami juga menurunkan prestasi Bank BTN yang kian memperkokoh posisinya sebagai perantara transaksi pemilikan properti, tidak hanya di dalam negeri, tapi juga di luar negeri. Sejumlah transformasi dilakukan Bank BTN untuk menuju posisi ini. Maryono, Direktur Utama Bank BTN meyakini strateginya bakal mendorong kapitalisasi pasar lembaga keuangan yang dinakhodainya.

Tak ajal belakangan Bank BTN diganjar berbagai penghargaan di posisi teratas. “Untuk mendapatkan peringkat pertama, pihaknya telah menerapkan beberapa strategi terhadap perusahaannya untuk menjadi yang terbaik dalam hal pelaporan keuangan. “Strategi BTN untuk menjadi nomor satu, tentunya adalah meningkatkan kualitas keterbukaan, termasuk dalam hal ini peningkatan implementasi good corporate governance (GCG),” ujar Maryono, kala berbincang dengan Property & Bank, awal Oktober lalu.

Pembaca, kedua liputan ini kami hadirkan ke ruang baca Anda, dengan harapan semoga mampu memberikan pencerahan baru terkait masa depan industri properti dan perbankan di tanah air. Selamat  menikmati sajian kami di edisi ini. Salam

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*