Thursday , 17 August 2017
Home » Properti » Apartemen & Perhotelan » Moizland Luncurkan Palm Regency

Moizland Luncurkan Palm Regency

Randy Widjaja, Chief Marketing Executive dan Chandra Goetama, Chief Executive Officer Moizland Development

Randy Widjaja, Chief Marketing Executive dan Chandra Goetama, Chief Executive Officer Moizland Development

PROPERTI – Perkembangan infrastruktur tak dipungkiri menstimuli perkembangan sebuah kota atau pun kawasan. Tengok saja kawasan yang memiliki akses tol akan disemuti oleh pembangunan properti, landed ataupun vertikal. Hari ini (5/11) secara resmi Moizland Development meluncurkan proyek perdana mereka di kawasan KH Hasyim Ashari, Kota Tangerang, Banten.

Proyek ini dikembangkan di atas lahan 4.241 m2 ini terdiri dari dua menara apartemen dengan total 1.138 unit. Apartemen ini juga dilengkapi dengan dua lantai ruang retail mall seluas 4.000 m2. Namun, pihak Moizland masih enggan menyebut harga sewa ruang ritel tersebut.

Selain itu Palm regency memiliki delapan fasilitas unggulan, seperti fiber optic di setiap unit, ultra high speed Wi-Fi di area publik,panic buttom dan interkom di setiap unit, ladies parkinggreen buildingfeeder buslift access, dan international standard nursery.

Randy Widjaja, Chief Marketing Executive Moizland Development menjelaskan, Palm Regency menawarkan tiga tipe hunian: studio (23,5 m2), satu kamar tidur (42,5 m2), dan dua kamar tidur (60,75 m2) dengan harga Rp13 juta per meter persegi. “Harga mulai Rp300 jutaan hingga Rp891 juta per unit,” kata Randy Widjaja, Chief Marketing Executive Moizland Development.

Sementara Chief Executive Officer Moizland Chandra Goetama menjelaskan, dikembangkannya The Palm Regency, karena permintaan pasar demikian tinggi. Dengan patokan harga Rp 13 juta m2, sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan pasar yang disasar.

Karena menurutnya, Moizland dalam menjalankan bisnisnya akan menyasar dan bermain di kelas menengah dan menengah atas. “Karena ceruk pasar ini paling besar. Mereka benar-benar membutuhkan hunian. Dan ini momentum yang tepat,” imbuh Chandra.

Randy menambahkan bahwa pihaknya mengembangkan proyek saat pasar properti melemah. Pasalnya, saat normal pengembang baru dan pengembang kecil tak akan mampu bersaing dengan pengembang besar yang telah mapan.

“Saat pasar properti lesu, pengembang besar akan mengerem penjualan. Kami membangun sekarang, sehingga saat pasar sudah kembali membaik, proyek kami sudah eksis,” jelas Randy yang menargetkan penjualan 350 unit Palm Regency di tahun pertama.

Untuk mempermudah konsumen dalam memiliki unit di Palm Regency, Moizland memberikan fasilitas tunai bertahap (installment) tanpa uang muka dengan tenor 24 bulan dan 36 bulan. Rencananya penjualan perdana baru dilakukan pada tengah Desember mendatang.

 

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*