Friday , 18 August 2017
Home » Properti » MT Haryono-Cawang, The Next CBD in Jakarta

MT Haryono-Cawang, The Next CBD in Jakarta

Salah satu gedung perkantoran di Kawasan MT Haryono

Salah satu gedung perkantoran di Kawasan MT Haryono

PROPERTI-Sebagaimana kawasan-kawasan CBD di Sudirman, Gatot Subroto atau MH. Thamrin, kawasan Jalan MT. Haryono juga merupakan jalan utama yang sangat vital di Jakarta. Berada di wilayah Jakarta Timur, kawasan ini terus berkembang sejak era Soekarno dan telah menjelma menjadi pusat komersial dan bisnis. Tak kurang dari 60 gedung perkantoran Negara, swasta dan komersial terdapat di jalan sepanjang 3.5 KM yang dimulai dari arah Cawang hingga Semanggi ini.

Melihat perkembangannya, diprediksi kawasan MT Haryono-Cawang dan sekitarnya akan menjadi kawasan central bisnis baru (The Next CBD) di kawasan Jakarta. Dukungan kelengkapan infrastruktur dan sarana aksesibilitas membuat kawasan ini semakin seksi sebagai lokasi untuk investasi properti. Disamping sudah dilalui oleh jalur trans Jakarta, Commuter Line dan akses ke tol, kawasan ini juga dekat dengan rencana pembangunan kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT).

Diketahui, PT Adhi Karya Persero (ADHI) telah ditugaskan Presiden Joko Widodo untuk mengembangkan moda transportasi massal jenis LRT sebagai pengganti proyek monorel dengan target operasi pada 2018.  Tahap awal, Adhi Karya mengembangkan LRT rute Cibubur–Cawang–Semanggi–Grogol sepanjang 15 kilometer. Dilanjutkan tahap kedua, rute Bekasi Timur-Cawang.

“Sebetulnya potensi kawasan di Jakarta Timur itu tidak berbeda jauh dengan daerah lain di Jakarta. Mereka hanya kalah images. Mungkin karena dekat dengan kawasan industri. Tapi justru potensinya yang terbesar sebagai daerah komersil adalah sekarang, ketika lahan daerah lain di Jakarta semakin terbatas dan mahal,” jelas Director of Research Savills PCI Anton Sitorus.

Sementara itu, Lukman Purnomosidi, Ketua Kehormatan REI mengungkapkan, padatnya kondisi jalan di wilayah sekitar pusat belanja adalah merupakan penanda persebarannya kawasan bisnis yang kurang merata. Karenanya Jakarta butuh area CBD baru. Jakarta Timur adalah lokasi yang cocok mengingat jumlah ruang yang masih memungkinkan untuk pengembangan. Secara makro, kawasan Jakarta Timur memiliki potensi besar menjadi pusat CBD baru.

Ketua Umum DPP REI Periode 2004-2007 Lukman Purnomosidi mengatakan, dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 10 juta orang, pembangunan kawasan bisnis terfokus pada area-area tertentu sehingga terlihat menumpuk di satu lokasi. Padahal, di Jakarta masih terdapat area-area lain yang bisa dikembangkan untuk pusat perbelanjaan dan apartemen.

“Keberadaan area CBD di Jakarta Timur sekaligus sebagai upaya pemerataan lokasi ruang ritel dan kawasan hunian terintegrasi. Hal itu bisa dilakukan dengan mengoptimalisasi akses transportasi publik dan penataan peningkatan intensitas tata ruang di wilayah sibuk Jakarta tersebut,” tambah Lukman.

Salah satu pengembang kawakan yang memiliki sejumlah proyek properti, PT Pikko Land Development, tengah mengembangkan Signature Park Grande di kawasan MT. Haryono. Pengembang ini menawarkan hunian untuk ditempati ataupun sebagai sarana investasi bersertifikat hak milik (strata title). Signature Park Grande berupaya mengakomodasi konsumennya di jalan MT Haryono untuk dapat tinggal, bekerja, bermain, berbelanja, makan di area yang sama serta “dekat kemana-mana”.

PT Pikko Land Development telah membangun sejumlah proyek properti berskala besar di Jakarta seperti Botanica, Sahid Sudirman Center, Sahid Sudirman Residence, Hampton’s Park Golfview Pondok Indah. Di luar Jakarta, Pikko Group telah mengembangkan The Aryaduta Hotel Palembang, Palembang Square, Plaza Medan Fair, Sun Plaza Medan, Hyatt Regency Bandung.

Share artikel ini dengan teman

One comment

  1. Lokasi sangat strategis. Terhubung infrastruktur transportasi terlengkap.
    http://pikkoland.blogspot.co.id/2016/12/apartemen-signature-park-grande.html?m=0

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*