Saturday , 25 May 2019
Home / Breaking News / Mulai 17 Mei, Tarif Tol Bakauheni – Terbanggi Besar Akan Diberlakukan

Mulai 17 Mei, Tarif Tol Bakauheni – Terbanggi Besar Akan Diberlakukan

Tol Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140,9 Km berdampak positif pada pergerakan logistik maupun penumpang

INFRASTRUKTUR – Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140,9 Km yang telah beroperasi sejak 8 Maret 2019 lalu, saat ini belum dikenakan tarif karena sebagai bagian sosialisasi keberadaan tol kepada masyarakat. Maka, mulai 17 Mei 2019 mendatang, tarif Tol Bakaheuni-Terbanggi Besar akan diberlakukan.

Besaran tarif jarak terjauh dari Pelabuhan Bakauheni hingga Terbanggi Besar dikenakan tarif sebesar Rp112.500 untuk kendaraan golongan I, Rp168.500 untuk golongan II & golongan III, dan Rp224.500 untuk golongan IV & golongan V. Pengenaan tarif sesuai Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No. 305/KTS/M/2019.

Ruas yang menjadi bagian Tol Trans Sumatera ini berperan untuk memangkas biaya logistik dan meningkatkan daya saing produk Indonesia. Konektivitas dari dan menuju Pelabuhan Bakauheni sebagai pelabuhan utama yang menghubungkan Jawa dengan Sumatera.

BACA JUGA :   Bendungan Rotiklot Berkapasitas 3,3 juta m3 di NTT Siap Gigunakan

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan pada mudik Lebaran 2019, Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar yang sudah operasional akan tersambung dengan ruas Terbanggi Besar hingga ke Palembang yang dibuka fungsional.

Untuk kelancaran bersama pada saat mudik, Menteri berpesan kepada para pengguna jalan untuk dapat menjaga perilaku dalam berkendara dengan menaati semua peraturan dan rambu lalu lintas, sehingga mudik Lebaran 2019 dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman. Selain itu pengguna jalan tol menyiapkan kartu tol elektronik dengan saldo yang cukup.

Berdampak Positif
Selama dioperasikan lebih dari 2 bulan tanpa tarif, jalan tol tersebut telah memberikan dampak yang signifikan mengurangi waktu tempuh kendaraan sehingga berdampak terhadap peningkatan intensitas pergerakan orang dan logistik.

BACA JUGA :   SML Hadirkan Retail Complex Pertama Di Indonesia

Paeng Harahap (40) yang berprofesi sebagai Supir Truk mengatakan, kehadiran jalan tol tersebut sangat membantu dirinya untuk meningkatkan kecepatan waktu pengiriman barang dari Jakarta yang melewati Pelabuhan Bakauheni untuk selanjutnya menuju wilayah di Sumatera Selatan.

“Saya biasa bawa barang dari Jakarta hingga daerah Palembang atau Jambi. Biasanya lewat jalan biasa itu sekitar 5 jam. Dengan menggunakan jalan tol menjadi 2,5 jam dari Pelabuhan Bakauheni hingga ke Terbanggi Besar. Keamanannya juga lebih terjamin, kalau lewat jalan biasa agak rawan banyak pungutan liar,” ujar Paeng.

Supir truk lainnya, Roni (24) mengatakan sebelum ada jalan tol, para supir truk harus melewati jalan lintas Sumatera yang jika dalam kondisi macet bisa terjebak hingga satu hari di jalan. “Kalau lewat jalan tol 2 jam sudah tembus dari pelabuhan. Alhamdulillah cepat. Dalam seminggu bisa 3 kali pulang pergi Jakarta, tadinya hanya 1 kali,” tutur Roni.

BACA JUGA :   Kemang Penthouse Diperkenalkan Ke Agent

Sementara itu Omik (26) yang bekerja sebagai supir rental menyatakan lewat tol lebih cepat dan lebih hemat bahan bakar. “Dengan kondisi jalan yang bagus, konsumsi bahan bakar lebih hemat sehingga memangkas biaya,” ujarnya.

Nilai investasi sebesar Rp 16,7 miliar dengan porsi modal atau ekuitas sebesar  51,9 % dan 48,1 % dipenuhi melalui skema pinjaman investasi dari tujuh bank dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero). Tol Bakaheuni-Terbanggi Besar tersambung dengan Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung sepanjang 189 Km. Kedua ruas tol tersebut merupakan penugasan Pemerintah kepada BUMN PT. Hutama Karya.

Check Also

Maklumat The HUD Institute : Rumah Adalah Hak Dasar Semua Warga

BERITA PROPERTI – Tak ada orang yang tak berkehendak atas tempat, hunian dan mengambil spasial …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Telah Terbit Edisi Terbaru

Majalah Property&Bank
Edisi. 159

Pesan Sekarang!
close-link