Ontime, Springwood Residence Tutup Atap | Property & Bank
Sunday , 17 December 2017
Home / Properti / Apartemen & Perhotelan / Ontime, Springwood Residence Tutup Atap

Ontime, Springwood Residence Tutup Atap

Presiden Direktur Triniti Dinamik, Samuel Stepanus Huang (keempat dari kiri) bersama jajaran direksi saat prosesi Topping off Springwood Residence (17/12)

Presiden Direktur Triniti Dinamik, Samuel Stepanus Huang (keempat dari kiri) bersama jajaran direksi saat prosesi Topping off Springwood Residence (17/12)

BERITA PROPERTI-Konsumen dan calon penghuni Springwood Residence tak lama lagi segera menempati apartemen yang berlokasi di Jalan Raya Serpong, Tangerang itu. Pasalnya, PT Triniti Dinamik sebagai pengembangnya, telah melakukan prosesi tutup atap atau topping off pada, Sabtu (17/12), pertanda selesainya pekerjaan struktural hunian vertikal setinggi 30 lantai itu.

Presiden Direktur Triniti Dinamik, Samuel Stepanus Huang mengatakan, dengan selesainya pekerjaan seluruh struktur bangunan dan pelaksanaan topping off, maka target serah terima unit yang direncanakan dilakukan secara bertahap pada tahun 2017 dapat dipenuhi. Hal ini sesuai dengan perjanjian dengan calon pembeli.

“Dengan harga mulai Rp300 juta untuk tipe paling kecil 92 meter persegi pembeli akan mendapatkan unit dengan kualitas terbaik dari yang pernah diperjanjikan saat peluncuran. Kalau di Jakarta harga Rp300 juta mendapatkan unit apartemen dengan kualitas Rusun Sederhana Milik, namun kalau di Springwood pembeli akan mendapatkan unit apartemen berbintang, “ ujar Samuel usai prosesi topping off.

Dikatakan Samuel, dalam mengembangkan Springwood Residence, pihaknya menggunakan brand terkemuka dan berkualitas khususnya untuk finishing. Merek-merek terkenal diaplikasikan pada panel jendela dari YKK, perlengkapan kamar mandi dan toilet dari Toto dan Grohe, lift dari Schindler asal Swiss, lampu menggunakan konsultan W Luminaries, serta balkon dilengkapi kaca.

Kebijakan ini, sambungnya, merupakan upaya perusahaan untuk mendapatkan kepercayaan dari publik, hal ini juga yang membuat penjualan Springwood sukses dalam kurun waktu enam bulan sejak diperkenalkan ke masyarakat beberapa waktu lalu telah terjual habis dari 1.044 hunian yang ditawarkan.

“Kami sudah membuatkan mockup dari unit apartemen sehingga pembeli dapat mengetahui seperti apa produk yang akan diserahterimakan nantinya. Semuanya akan dibuat lebih seperti yang pernah diperjanjikan. Kami juga tidak sembarangan dalam memilih kontraktor dan dipercayakan kepada BUMN PT PP yang memang sudah dikenal memiliki reputasi membangun hunian bertingkat,” tegas Samuel.

Kepercayaan masyarakat itu terus dijaga, terbukti penjualan The Smith proyek perkantoran berkonsep SOHO yang dikembangkan juga telah terjual habis untuk tahap I, lanjut Samuel. “Kami ingin menanamkan kepada masyarakat seluruh produk properti yang dibangun Triniti Dinamik akan selesai tepat waktu dan mutu bahkan pembeli akan mendapatkan manfaat lebih, ” ujar Samuel.

Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI), Soelaiman Soemawinata yang hadir dalam prosesi topping off mengatakan, kehadiran Triniti ini tidak lepas dari kehadiran kota Alam Sutera sehingga karya-karyanya tidak diragukan lagi. Dia juga berharap Triniti dapat berbagi pengalaman mengingat dalam situasi ekonomi yang masih berat ini, mereka mampu menghasilkan produk dengan harga terjangkau namun dengan kualitas terbaik, sementara pengembang lain mengalami kesulitan.

“Ini sangat fenomenal saat pengembang lain membatasi proyeknya bahkan ada yang menunda pembangunannya. Triniti justru selesai tepat waktu bahkan kualitasnya menjadi lebih baik. Harus dibagi resepnya,” kata Soelaiman.

Proyek yang revenue keseluruhan diperkirakan sebesar Rp1 triliun sekitar 70 persen merupakan tipe kecil, hanya 30 persen tipe besar. Unit yang ada di dalamnya ditujukan bagi masyarakat yang berakitivitas di sekitar Serpong selain banyak perguruan tinggi, dikawasan itu juga tumbuh berbagai kegiatan ekonomi.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*