Tuesday , 25 June 2019
Home / Nasional / Ekonomi / Pasang Surut Pameran Indonesia International Motor Show (IIMS)

Pasang Surut Pameran Indonesia International Motor Show (IIMS)

image004Perhelatan akbar IIMS selalu menarik minat berkunjung masyarakat, baik dari dalam maupun dari luar negeri. Di usianya yang ke-22, IIMS telah menjadi salah satu agenda penting nasional yang mendapat perhatian berbagai pihak. Namun tak banyak yang tahu bahwa pameran yang pertama kali digelar pada tahun 1986 ini telah melalui pasang surut penyelenggaraan, hingga akhirnya menjadi pameran otomotif rujukan di Asia Tenggara dan cermin perkembangan industri otomotif nasional.

Pameran perdana diselenggarakan tahun 1986 oleh GAIKINDO, karenanya ajang ini diberi nama Pameran Mobil GAIKINDO. Pameran ini menampilkan 13 Agen Pemegang Saham (APM) sebagai peserta di atas lahan seluas 4.000 m2 di Jakarta Convention Center (JCC). Tahun 1989, Pameran Mobil GAIKINDO berubah nama menjadi Jakarta Auto Expo. Pada tahun 1992 dan 1993, pameran Jakarta Auto Expo sempat ditunda karena kondisi perekonomian yang tidak memungkinkan.

Setelah perekonomian Indonesia mulai membaik, tahun 1994 Jakarta Auto Expo kembali digelar. Tahun 1996, tepatnya pada 27 July – 4 Augustus Jakarta Auto Expo menetapkan pencapaian rekor dibandingkan dengan yang sebelumnya. Pameran diikuti oleh 18 anggota GAIKINDO, selama 9 hari acara ini berhasil menarik lebih dari 200.000 pengunjung. Sayangnya, krisis moneter yang melanda Indonesia kembali menghalangi Gaikindo untuk menggelar pameran ini selama 3 tahun kedepan setelah 1996.

image003Akhirnya di tahun 2000, perekonomian Indonesia mulai menunjukkan kebangkitan dan hal ini menumbuhkan semangat GAIKINDO untuk kembali mengadakan pameran yang bertajuk Gaikindo Auto Expo. Tahun inilah untuk pertama kalinya GAIKINDO menggandeng Dyandra Promosindo, salah satu pelopor perusahaan penyelenggara pameran di Indonesia. Kolaborasi ini dilakukan untuk mewujudkan cita-cita menjadikan pameran ini yang terbesar dan terbaik di Indonesia, tetapi juga untuk masuk dalam agenda rutin pameran otomotif internasional. Hasilnya, mulai tahun 2006 pameran ini mulai mendapatkan dukungan dari OICA (Organisation Internationale des Constructeurs d’Automobiles), dan namanya pun kembali berubah dan menjadi The 14th Indonesia International Motor Show (IIMS).

Di tahun 2009, GAIKINDO memilih Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran sebagai lokasi baru untuk melaksanakan IIMS. Kini, IIMS telah menjadi perhelatan otomotif bertaraf internasional terbesar di Asia Tenggara. Bahkan pada tahun 2014, panitia secara resmi mencatat total pengunjung sebanyak 380.365 orang dan terjadi total transaksi sebesar Rp. 5.456.759.380.000,-Pencapaian tersebut, membuktikan bahwa IIMS mampu melalui pasang surut ekonomi Indonesia dan bisa berkembang menjadi yang terbaik hingga ke kancah internasional.

Check Also

Rapor Sejumlah Emiten Merah, Picu Penurunan Kinerja IHSG Sepanjang Mei

EKONOMI – Penurunan curam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama bulan Mei 2019 tak dapat …

Telah Terbit Edisi Terbaru

Majalah Property&Bank
Edisi. 160

Pesan Sekarang!
close-link