Wednesday , 17 July 2019
Home / Indeks Berita / Pasar Properti Australia Tahun 2019 Diyakini Makin Cerah dan Potensial

Pasar Properti Australia Tahun 2019 Diyakini Makin Cerah dan Potensial

CEO Crown Group Iwan Sunito 

INTERNASIONAL –  Pengembang properti hunian terkemuka asal Australia, Crown Group, meyakini adanya tren postif pertumbuhan harga properti pada 2019. Dukungan fundamental ekonomi yang kuat dan kurangnya pasokan hunian baru, serta sektor pendanaan para pengembang, jadi alasannya.

Komisaris dan CEO Crown Group, Iwan Sunito, meyakini jika kepercayaan investor dan para pembeli hunian di Australia ini akan kembali tumbuh, didasari faktor ekonomi yang masih kuat. “Tahun ini, kita akan melihat bangkitnya kepercayaan terhadap pasar properti  Australia,” ujar Iwan.

“Semua hal fundamental untuk menopang pertumbuhan saat ini tampak baik. Dan para pembeli melihat masa depan yang cerah. Selain itu, ekonomi masih sangat kuat. Kami memiliki rekor Dunia untuk pertumbuhan ekonomi yang konsisten selama 28 tahun, dengan rata-rata sekitar 3% pertahun (red- AUSTRADE Sep 2018),” jelasnya.

BACA JUGA :   Presiden RI : Bangun Terus Rumah MBR

Iwan menyebut, jika daya beli di Australia masih kuat. Pertumbuhan lapangan pekerjaan pun cukup cerah. Bahkan, berdasarkan survey Australian Bureau of Statistics (ABS) pada Desember 2018, tingkat pengangguran benua kangguru kini berada di tingkat terendah dalam sejarah, yang hanya menyentuh angka 5%

“Tren ini meningkatkan daya beli yang lebih besar. Reserve Bank of Australia (RBA) sudah menetapkan suku bunga sebesar 1,5% pada bulan Februari 2019, dan inflasi tetap rendah dan stabil pada kisaran 1,8 %. Sekedar catatan, ini menjadi suku bunga berada pada level terendah yang pernah ada,” tegasnya.

Crown Group telah mengembangkan proyek-proyek hunian apartemen kelas atas di Sydney selama 22 tahun dan melewati biaya pengembangan yang meningkat dari tahun ke tahun, tanpa ada tanda-tanda akan segera berkurang.

BACA JUGA :   Dikelilingi Kebun, Gunas Land Serah Terima “Cluster Botanica”

“Aksi RBA ini menekan harga apartemen yang melambung,” katanya. “Biaya pinjaman untuk pengembang bertambah, biaya bahan bangunan pun meningkat. Waktu memulai proyek off the ground otomatis menjadi lebih lambat. Butuh waktu lebih lama memenuhi permintaan presales dari bank, yang menambah tekanan pada keseluruhan biaya,” tukasnya.

“Selain itu, keterbatasan lahan yang tersedia di kota utama Australia untuk proyek pembangunan, ikut memperketat pasokan. Hasilnya, kami berharap harga apartemen terus naik pada 2019 -dengan pertumbuhan satu digit- untuk properti di lokasi yang tepat,” papar Iwan yang besar di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah ini.

Pria Kelahiran Surabaya 29 Juli 1966 ini mengaku saat yang tepat untuk membeli apartemen adalah saat mampu memilih lokasi dan pengembangan secara teliti. “Orang-orang selalu bertanya kepada saya, sebetulnya kapan waktu terbaik untuk membeli?”

BACA JUGA :   Margahayu Hadirkan Superblok Di Bandung Timur

“Jawabannya selalu sama: 20 tahun yang lalu. Anda tak akan pernah bisa memilih waktu yang salah, untuk membeli sesuatu demi masa depan. Alasannya, anda tak pernah bisa mengganti apa yang dapat anda bangun hari ini dengan harga yang sama, atau membangun sesuatu yang baru dan berharap harganya selalu naik,” tegasnya.

Sementara itu, Head of Major Project Sales Crown Indonesia, Herman Suwito, mengatakan Australia adalah negara yang memiliki situasi ekonomi yang paling stabil. “Bagi investor, kondisi saat ini merupakan peluang untuk melakukan investasi, yang kelah akan berbuah dalam jangka panjang,” katanya.

Crown Group saat ini sedang menyelesaikan empat proyek apartemen utama di Sydney: Infinity by Crown Group, Waterfall by Crown Group, Eastlakes Live by Crown Group dan Mastery by Crown Group. Dan pada tahun 2019, Crown Group akan mulai mengembangkan proyek-proyek terbarunya di Brisbane, Melbourne, Los Angeles dan Jakarta. (Artha Tidar)

Check Also

REI Desak UU Pertanahan Segera Disahkan Sesuai Target September 2019

BERITA PROPERTI – Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) saat ini tengah menggodok dan membahas …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit Edisi Terbaru

Majalah Property&Bank
Edisi. 161

Pesan Sekarang!
close-link