Sunday , 20 August 2017
Home » Nasional » Ekonomi » Pasar Properti Menggeliat Kembali

Pasar Properti Menggeliat Kembali

Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Wakil Presiden 2014 sudah berlangsung 9 Juli lalu. Properti menjadi salah satu sektor yang terkena dampaknya. Namun, Jones Lang LaSalle (JLL) telah membuat skenario optimistis terhadap pasar properti setelah pemilu.
Sejumlah developer dan investor yang melakukan wait and see mulai merealisasikan bisnisnya. Meski di beberapa sektor mengalami perlambatan, namun hal itu tetap menunjukkan kestabilan pasar. Pada sektor perkantoran, penyerapan kuartal II mengalami kenaikan sebesar 33%. Dimana total penyerapan pasar mencapai  37,500 m2 dari 24,500 m2, seperti yang dikatakan Anton Sitorus selaku Head of Research Jones Lang LaSalle kepada wartawan pada Rabu (16/07/2014).
Dinamika sektor-sektor properti di Jakarta menunjukkan ritme yang bervariasi selama triwulan kedua tahun 2014 ini. Untuk wilayah non CBD penyerapan ruang kantor mencapai sekitar 20,000 m2, dimana jumlahnya hampir sama pada triwulan I lalu.
Head of Markets Jones Lang LaSalle Angela Wibawa mengatakan, harga sewa rata-rata ruang kantor di CBD tidak mengalami banyak perubahan, kenaikan hanya terjadi di beberapa gedung kategori grade B dan C. ”Adapun pemicu kenaikan tersebut adalah tingginya permintaan gedung yang memiliki grade B dan C, sehingga untuk perkantoran grade A harganya cenderung melambat. Sampai akhir Juni terdapat 4,7 juta m2 ruang yang tersedia dan pasokan yang akan masuk selanjutnya adalah 2,8 juta m2,” ujar Angela.
Sektor yang kenaikannya paling signifikan adalah kondominium strata. Walaupun pasar dibayang-bayangi imbas melemahnya ekonomi dan sentimen akibat pemilu, animo pembeli akan produk kondominium tetap tinggi. Hal ini terlihat dari suksesnya penjualan di sejumlah peluncuran proyek baru selama triwulan ini. Menurut JLL, hampir 4,000 unit kondominium baru diluncurkan pengembang dari bulan April sampai dengan Juni 2014. Dengan demikian, total penjualan kondominium dalam enam bulan terakhir mencapai 7,400 unit. “Diperkirakan tahun ini juga berpeluang menjadi rekor baru dalam penjualan kondominium strata,” ungkap Head of Residential Jones Lang LaSalle Luke Rowe.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*