Pendanaan UMKM Grup Modalku Capai Rp 1 Triliun | Property & Bank
Sunday , 21 January 2018
Home / Indeks Berita / Pendanaan UMKM Grup Modalku Capai Rp 1 Triliun

Pendanaan UMKM Grup Modalku Capai Rp 1 Triliun

Reynold Wijaya, Co-Founder dan CEO Modalku (kiri) dan Iwan Kurniawan, Co-Founder dan COO Modalku (kanan)

KEUANGAN – Menjelang ulang tahun yang kedua, Grup Modalku sebagai startup pionir peer-to-peer (P2P) lending Indonesia berhasil mencapai total pencairan pinjaman modal usaha sebesar Rp 1 triliun bagi UMKM-UMKM di Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Dengan pencapaian ini, perkembangan Modalku di tahun 2017 sembilan kali lebih besar dibandingkan pertumbuhan tahun 2016. Indonesia merupakan pasar terbesar bagi Modalku, di mana lebih dari 50% dari total pinjaman, atau sekitar Rp 520 miliar disalurkan bagi UMKM lokal.

Total pendanaan UMKM Grup Modalku merupakan jumlah terbesar yang dicetak platform P2P lending baik di Indonesia maupun Asia Tenggara. Pencapaian ini juga merupakan kontribusi teknologi finansial terhadap inklusi keuangan nasional serta segmen UMKM yang seringkali kekurangan akses pinjaman modal usaha.

Modalku menyediakan layanan P2P lending, di mana UMKM berpotensi dan pencari investasi alternatif dipertemukan lewat pasar digital. Dengan mendanai pinjaman UMKM, pemberi pinjaman Modalku mendapatkan alternatif investasi dengan tingkat return menarik, lebih tinggi dibandingkan deposito dan obligasi. Di sisi lain, UMKM peminjam mendapatkan pinjaman modal usaha tanpa agunan dengan proses online yang mudah dan cepat. Model bisnis P2P lending Modalku memperluas akses pinjaman modal usaha bagi UMKM untuk mengembangkan bisnisnya, agar semakin banyak segmen masyarakat yang mendapatkan layanan keuangan.

“Kami sangat bangga atas pencapaian yang telah diraih Modalku selama 2017, khususnya mendapatkan pengakuan dunia bahwa kami memberikan dampak yang positif bagi masyarakat Indonesia serta mendukung inklusi keuangan nasional. Tentunya kami hanya bisa mencapai semua prestasi ini dengan adanya kepercayaan dari pihak publik, OJK, serta para peminjam dan pemberi pinjaman kami. Selain bersyukur, kami semakin terdorong untuk menjadi lebih baik lagi di tahun 2018 agar dapat mendukung semakin banyak UMKM berpotensi, baik di Indonesia maupun di Asia Tenggara,” ujar Co-Founder dan CEO Modalku Reynold Wijaya dalam siaran pers.

Sementara Direktur Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Fintech OJK Hendrikus Passagi mengatakan, pendanaan gotong royong online atau FinTech P2P lending telah memberikan kontribusi yang baik bagi langkah awal upaya inklusi finansial di Indonesia dengan pendanaan lebih dari Rp 2,5 trilliun sepanjang tahun 2017, “Termasuk dari teman-teman Modalku. OJK berharap model pendanaan gotong royong online ini akan lebih banyak memberikan dukungan pendanaan di sektor hulu Pertanian, Nelayan, dan UMKM yang selama ini belum sepenuhnya dapat dilayani industri keuangan konvensional,” ujarnya.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*