Wednesday , 18 September 2019
Home / Leisure / Penyebab kunjungan turis ke Indonesia kalah dibanding Singapura

Penyebab kunjungan turis ke Indonesia kalah dibanding Singapura

singaporeJakarta -Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia masih kalah dibanding Singapura. Jumlah wisman ke Singapura mencapai 11 juta orang per tahun, sedangkan Indonesia hanya 8,8 juta orang.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar mengatakan, alasan utamanya adalah karena Singapura merupakan hub internasional, karena banyak wisatawan yang transit di negara tersebut.

“Infrastruktur dan akses. Singapura itu hub internasional. Yang berwisata di situ 10 juta itu cuma transit. Karena dia punya penerbangan yang banyak sekali,” kata Sapta di acara Refleksi MP3EI di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (4/9/2014).

Sapta menjelaskan wisatawan mancanegara bermalam di Singapura pun tak lebih lama dibandingkan dengan Indonesia. Hal ini karena banyak wisman di Singapura bukan menjadikan negara itu sebagai tujuan wisatanya.

“Menetapnya dia paling lama tiga sampai 4 hari, kita 9 hari sampai 2 minggu. Bahkan kalau perselancar itu bisa sampai satu bulan,” katanya.

Menurut Sapta, pemerintah akan terus menggenjot infrastruktur, akses, juga perbaikan sumber daya manusia di Indonesia agar lebih peka terhadap wisatawan, potensi di wisata di Indonesia jauh lebih besar.

“Kalau cuma Singapura itu gampang. Kita perbaiki destinasi kualitasnya, akses sudah jelas, yang berikutnya kita perbaikan SDM, atau pelayanan,” katanya.

Check Also

Sebagai Irigasi dan Sumber Air, Bendung Kamijoro Juga Jadi Magnet Wisata Baru

INFRASTRUKTUR – Keberadaan dan fungsi tampungan air yang kini tidak saja untuk irigasi persawahan dan …

One comment

  1. Wisata pulau lombok lebih unik wisatawan mancanegara ke pulau bali lantas mampir kepulau lombok dan perkembangan wisata meningkat perlu digenjot insfrastruktur dan sumber daya manusia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit Edisi Terbaru

Majalah Property&Bank
Edisi. 163

Pesan Sekarang!
close-link