Wednesday , 21 November 2018
Breaking News
Home / Breaking News / Perluas Layanan, Bankaltim Jadi Bankaltimtara

Perluas Layanan, Bankaltim Jadi Bankaltimtara

Direktur Utama Bankaltimtara Zainuddin Fanani menjelaskan perubahan logo Bankaltimtara

PERBANKAN – Dalam rangka lebih memperluas jangkauan dan menjalankan amanah guna meningkatkan layanan kepada masyarakat, Bank Kaltim terus melakukan inovasi. Salah satunya adalah dengan melakukan transformasi dan mengganti logo menjadi Bankaltimtara. Hal ini menandakan, bank daerah ini sudah menjadi milik pemerintah daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Direktur Utama Bankaltimtara Zainuddin Fanani mengatakan, perubahan identitas baru ini sekaligus juga menandai bahwa kiprah bank yang berdiri pada tahun 1965 ini, dalam memberikan layanan perbankan juga akan bisa dinikmati oleh masyarakat tidak hanya di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara namun juga bagi masyarakat seluruh Indonesia.

“Kami berkomitmen membangun negeri hingga pelosok daerah di dua provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara yang juga berbatasan langsung dengan negara tetangga. Amanah sebagai pendorong laju pembangunan daerah demi menjaga kedaulatan ekonomi Indonesia menjadi tujuan kami sejak pertama kali didirikan lebih dari setengah abad yang lalu,” ujar Zainuddin Fanani saat peluncuran identitas baru Bankaltimtara, Rabu (15/11) di Jakarta.

Sejumlah langkah dan strategi guna menjadi bank daerah yang besar telah disiapkan oleh Bankaltimtara, salahsatunya adalah obligasi. Hal ini juga dilakukan dalam rangka memberikan nilai tambah bagi Bank. Dengan profil rasio perbankan yang kuat Bankaltimtara yakin mampu memberikan pilihan investasi yang menarik bagi masyarakat.

Bankaltimtara melakukan transformasi dari mulai perubahan bentuk badan Hukum Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur yang semula Perusahaan Daerah (PERUSDA) menjadi Perseroan Terbatas (PT) hingga perubahan nama yang semula Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur (sebutan Bankaltim) menjadi Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (sebutan Bankaltimtara), serta perubahan logo BPD Kaltim.

“Perubahan badan hukum, nama dan logo menjadi Bankaltimtara juga merupakan perwujudan dalam mengakomodir sekaligus menampilkan identitas wilayah Provinsi Kalimantan Utara mengingat seluruh pemerintah daerah yang ada di Kalimantan Utara merupakan pemegang saham Bankaltim,” timpal Direktur Operasional Bankaltimtara Muhammad Yamin.

Bankaltimtara merupakan salah satu BPD yang memiliki cakupan wilayah operasi terluas di Indonesia dengan luas total wilayah mencapai 129.066,64 km2. Dengan bentang luas wilayah yang mencapai lebih kurang satu setengah kali luas Pulau Jawa tersebut, Bankaltimtara hingga kini mampu hadir di 122 dari 153 kecamatan yang ada di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara atau sekitar 79,74%.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Bank Kaltimtara Abdul Haris Sahilin menjelaskan, Bankaltimtara mencatat laba bersih sampai kuartal 3 2017 sebesar Rp 420 miliar. Laba ini naik 54% secara tahunan atau year on year (yoy). “Kenaikan ini karena biaya operasional bank turun 19% menjadi Rp 615 miliar dan pendapatan bunga bersih naik tipis 2% menjadi Rp 1,15 triliun,” ujarnya.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*