Thursday , 21 November 2019
Home / Indeks Berita / Perluas Pemasaran, BRI Syariah Salurkan KPR Di Proyek Ciputra Residence

Perluas Pemasaran, BRI Syariah Salurkan KPR Di Proyek Ciputra Residence

BRI Syariah kucurkan KPR untuk tujuh proyek Ciputra Residence. (keuangan.co)

BERITA PROPERTI- PT Bank Rakyat Indonesia Syariah Tbk (BRI Syariah) membuka pintu kerja sama dengan salah satu pengembang perumahan, Ciputra Residence, yang terdiri dari empat pengembang dengan tujuh proyek. Antara lain PT Ciputra Residence, PT Alamkarya Ciptaselaras, PT Citra Ecopolis Raya, dan PT Citra Benua Persada.

Kerja sama ini dibuka dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di kantor Ciputra Residence, Tangerang, Banten, Selasa (11/6). MoU ditandatangani oleh Direktur Bisnis Komersial BRI Syariah, Kokok Alun Akbar didampingi Direktur Bisnis BRISyariah, Fidri Arnaldy dan Direktur dan Kuasa PT Ciputra Residence, Mary Octo Sihombing.

BACA JUGA :   Tahap Pertama Selesai, Apartemen Emerald Mulai Serah Terima Unit

Nantinya, BRI Syariah menyalurkan pembiayaan KPR bagi nasabah yang ingin memiliki hunian di bawah kelolaan Ciputra Residence, yang berupa rumah, rukan, ruko, apartemen ataupun tanah. Di antaranya Citra Raya Cikupa Tangerang, Citra Maja Raya Lebak Banten, Citra Garden City Malang, serta Citra Sentul Raya Bogor.

“Penandatanganan nota kesepahaman dengan Ciputra Residence ini jadi langkah kami selanjutnya, guna meningkatkan penyaluran pembiayaan konsumer,” kata Direktur Bisnis Komersial BRI Syariah, Kokok Alun Akbar di Jakarta, Rabu (12/6).

Dia menambahkan, BRI Syariah menyediakan tiga skema akad yang bisa dipilih nasabah jika tertarik ingin mendapat pembiayaan Griya Faedah BRIsyariah iB, yaitu Murabahah, Ijarah Muntahiya Bittamlik (IMBT), dan Musyasrakah Mutanaqisah (MMQ).

BACA JUGA :   PUPR Target PSU Untuk 27.500 Rumah Bersubsidi Di 2018

“Pengajuan KPR dengan akad Murabahah artinya nasabah mengajukan pembiayaan rumah ke bank. Lalu bank membeli rumah ke developer sesuai dengan keinginan nasabah. Setelah rumah secara prinsip dimiliki bank, bank dan nasabah melakukan akad murabahah,” ujarnya menjelaskan.

Lalu, tambah Alun, Bank menjual rumah itu kepada nasabah, dan nasabah membayar dengan cara mencicil. Sementara akad IMBT merupakan perjanjian sewa-menyewa antara bank dan nasabah yang disertai opsi pemindahan hak milik atas rumah pada nasabah setelah selesai masa sewa.

BACA JUGA :   Kementerian PUPR Bangun Tiga Rusunawa di NTT

Ditambahkannya, untuk akad MMQ, nasabah dapat memiliki rumah lewat pembiayaan berbasis kemitraan bagi hasil, antara nasabah dan bank, yang di akhir perjanjian seluruh aset rumah yang dibiayai menjadi milik nasabah. Pengalihan kepemilikan dilakukan dengan cara nasabah mengambil alih porsi modal dari bank secara angsuran.

Angsuran ini berdasarkan model pembayaran tertentu selama jangka waktu kontrak yang disepakati bersama. Ketiga akad ini dipilih sesuai kenyamanan nasabah. “Di 2019 BRISyariah akan semakin fokus menyalurkan pembiayaan konsumer sesuai dengan visinya menjadi bank ritel modern terkemuka dengan ragam layanan finansial,” pungkasnya. (Artha Tidar)

Check Also

Tol Indralaya

Ini, Jalan Tol Sepanjang 501 Km di Sumatera Yang Beroperasi Tahun 2019

INFRASTRUKTUR – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan jalan tol di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 165

Klik Disini
Cover Majalah Property&Bank edisi 165
close-link
INFO LEBIH LANJUT KLIK DISINI!
close-link