Tuesday , 25 June 2019
Home / Breaking News / Pertama, Properti Dikaji Secara Komprehensif

Pertama, Properti Dikaji Secara Komprehensif

Lukman Purnomosidi (kiri) menerima piagam sebagai Pembicara Pada sebuah seminar Outlook Properti 2015
Lukman Purnomosidi (kiri) menerima piagam sebagai Pembicara Pada sebuah seminar Outlook Property 2015

PROPERTI-Dampak pertumbuhan sektor properti terefleksi dari kontribusi sektor konstruksi terhadap agregat ekonomi RI yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pengaruhnya berdampak pada beberapa sektor utamanya terhadap penyerapan tenaga kerja juga cukup signifikan.

Demikian disampaikan Lukman Purnomosidi, Presiden Direktur PT Eureka Prima Jakarta Tbk (LCGP) saat mempertahankan disertasinya di hadapan sejumlah penguji di Universitas Brawijaya Malang, Senin (15/12/2014). Hal ini untuk pertama kalinya di Indonesia sektor Properti dikaji secara komprehensif dan memberikan rekomendasi yang kongkrit bagi Pemerintah dan Para Pelaku Bisnis Properti.

Dalam disertasinya yang berjudul “PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, STUKTUR MODAL, GOOD CORPORATE GOVERNANCE, DAN FUNDAMENTAL MAKRO TERHADAP KINERJA KEUANGAN SERTA IMPLIKASINYA PADA NILAI PERUSAHAAN”, Ketua Kehormatan Realestat Indonesia (REI) ini menjelaskan, sekurangnya 6% dari total tenaga kerja terserap langsung oleh sektor konstruksi dan tambahan sekitar 4% dari total tenaga kerja terserap oleh sektor-sektor lain yang terkait properti. Kondisi ini tentu harus tetap dijaga agar ke depannya mampu bertahan dan bahkan dapat menunjukkan kinerja lebih baik.

“Oleh karena itu, perusahaan pada industri properti harus dapat merumuskan strategi yang jitu dalam mengelola bisnisnya sehingga agar apa yang menjadi tujuan perusahaan dapat tercapai. Tujuan perusahaan dengan merujuk pada Theory of the Firm yaitu memaksimalkan kekayaan atau nilai perusahaan,” jelas pria kelahiran Surabaya, 7 Januari 1959 ini.

Ketua sidang disertasi yang merupakan hasil dari studi pada sejumlah perusahaan Realestat yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2007-2012 itu, Prof. Dr Sumartono,MS mengatakan disertasinya sangat komprehensif. Menurut Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang ini, hal ini karena Lukman Purnomosidi adalah seorang praktisi sehingga menggabungkan teori empiris dan praktik lapangan.

Sementara itu, dosen penguji lain, Prof.Dr.Ir. Bunasor Sanim,MSc, menyebutkan disertasi tersebut sekaligus bisa memperlihatkan bahwa persoalan realestat tidak hanya semata berhubungan dengan pembiayaan. “Disertasi ini memberikan gambaran banyak sekali pengaruh yang harus ditindaklanjuti terhadap objek yang diteliti dan bisa jadi masukan pemerintah,” ujar komisaris utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk ini.

Dilain pihak, Prof.Ir. Hermanto Siregar M.Ec,PhD menyebutkan bahwa dari disertasi terlihat bahwa terbukti nilai dan kinerja perusahaan sangat dipengaruhi oleh struktur modal yang sehat, penerapan goog corporate governance dan kondisi pertumbuhan makro ekonomi. “Inilah untuk pertamakalinya di Indonesia sektor properti dikaji secara komprehensif dan memberikan rekomendasi-rekomendasi yang kongrit kepada pemerintah dan para pelaku bisnis properti,” ujarnya.

Anggota komite Ekonomi Nasional ini mengatakan, hal ini bisa jadi pedoman kedepan bagi pengusaha seberapa signifikan ukuran perusahaan, struktur modal, good corporate governance, dan fundamental ekonomi makro berpengaruh terhadap kinerja keuangan serta implikasinya terhadap nilai perusahaan realestat. “Dan yang perlu dicermati adalah bagaimana dengan perusahaan yang belum terdaftar di BEI,” ungkap Hermanto yang juga Wakil Rektor IPB.

Sedangkan, Joyo Winoto, Kepala Badan Pertanahan Nasional periode 2006-2012 yang pada kesempatan tersebut hadir, mengatakan desertasi Lukman sangat menarik untuk didalami. Selain manfaat akademik, secara praktis hasil penelitian tersebut katanya bisa menjadi bahan masukan terutama bagi pemimpin perusahaan, dengan tidak mengesampingkan peran para pemegang saham.

“Bagi Investor, dapat dijadikan pertimbangan sebelum berinvestasi di pasar modal. Sedangkan bagi pemerintah bahan masukan kebijakan, khususnya terkait dengan aspek fundamental makro yaitu Inflasi, Suku Bunga Bank Indonesia, Kurs Rupiah terhadap Dollar, Neraca Perdagangan, maupun Pertumbuhan yang berimbas pada perkembangan sektor properti di Indonesia,” cetus guru besar Institut Pertanian Bogor ini.

Pada kesempatan yang sama, dosen Promotor, Prof. Dr. Suhadak M.Ec. mengatakan, Disertasi Lukman ini mempunyai kebaruan yang relevan dan aktual dangan bisnis Realestate yang sedang tumbuh pesat di Indonesia, khususnya tentang pemanfaatan sumberdana dari Pasar Modal. “Disertasi ini menghasilkan temuan temuan baru bahwa Struktur Modal akan langsung mempengaruhi Nilai Perusahaan yang telah Go Public, yang tercermin pada peningkatan Harga Saham di Bursa” imbuhnya.

Lukman Purnomosidi merupakan pengembang yang saat ini tengah membangun Eureka Creative Center, Senopati Penthouse dan sejumlah proyek apartemen mewah lainnya di Jakarta. Ia tercata pernah menjabat sebagai Ketua Umum DPP REI periode 2004-2007. Lukman juga aktif disejumlah organisasi lainnya seperti KADIN Pusat.

Check Also

Progres Meikarta, Konstruksi Empat Tower Selesai dan Lanjut Bangun 52 Lainnya

BERITA PROPERTI – Manajemen PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mengklaim pembangunan Meikarta terus berlanjut meski …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Telah Terbit Edisi Terbaru

Majalah Property&Bank
Edisi. 160

Pesan Sekarang!
close-link