Thursday , 29 June 2017
Home » Properti » Apartemen & Perhotelan » Potensi Dana Repatriasi Tax Amnesty di Ranah Properti

Potensi Dana Repatriasi Tax Amnesty di Ranah Properti

sintesissBERITA PROPERTI – Pembelian sektor properti akan menjadi incaran dana repatriasi yang masuk Indonesia melalui pengampunan pajak atau tax amnesty.  Ali Tranghanda, Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) menyampaikan, infrastruktur dan properti akan memberikan dampak bagi pertumbuhan ekonomi dan diperkirakan meningkatkan pembelian properti.

Tax amnesty sampai triwulan ketiga diperkirakan belum terlalu terasa pada sektor properti karena semua masih menyibukan diri untuk ikut program ini. Namun demikian diperkirakan mulai awal tahun 2017, pasar properti menengah atas justru akan kebanjiran pasar. Bukan tanpa alasan, sampai 20 September 2016 deklarasi aset telah menembus angka psikologis Rp 1.011 triliun dengan dana repatriasi sekitar Rp 55 – 58 triliun dan akan terus semakin bertambah.

Sementara itu Budi Yanto Lusli, President Director Synthesis Development mengatakan, Indonesia adalah negara dengan prospek market properti yang besar. Dengan pengampunan pajak maka banyak transaksi properti dari dana-dana yang selama ini tidak digunakan atau menganggur.

Dana properti tersebut masuk melalui bank ataupun pembelian langsung properti. Dana pembelian langsung memberikan penambahan kapitalisasi pasar properti dengan nilai yang besar. “Dana masuk setidaknya akan mengendap sekitar 3 tahun dan properti akan menjadi pilihan utama sebagai investasi jangka panjang yang selalu bertumbuh,” imbuh Budi.

Sementara Julius Warouw, Managing Director Synthesis Square berargumen, modal dari luar negeri akan memperkuat pembiayaan di pembangunan infrastruktur dan properti baik di bursa saham maupun di sektor riil. 

Dengan modal yang kuat dari luar maka investor secara jangka panjang memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional sehingga dana yang masuk akan sangat bermanfaat. Artinya tax amnesty harus menjadi momen kebangkitan perkonomian nasional dengan kebijakan terpadu di banyak dan semua lini, dengan tujuan penyerapan dana optimal.

Sebagai wujud dukungan Synthesis Development  terhadap kebijakan Amnesty Pajak, Synthesis Development membuat Program “Anda Ungkap, Kami Tebus, Anda Lega.

“Program ini menawarkan kepada customer, untuk bisa mendapatkan unit properti dari Synthesis Development, seperti Samara Suites salah satunya dengan ketentuan apabila Anda mengikuti program Amnesty Pajak (repatriasi dan deklarasi dalam negeri) dan dananya diinvestasikan ke Samara Suites, maka kami akan mengganti tebusan pajaknya” ujar Julius.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*