Saturday , 19 August 2017
Home » Breaking News » PP Properti Incar Pendapatan Melonjak 200% Hingga 2019

PP Properti Incar Pendapatan Melonjak 200% Hingga 2019

Jajaran Direksi PT PP Properti Tbk,.

Jajaran Direksi PT PP Properti Tbk,.

BERITA PROPERTI– PT PP Properti Tbk,. menargetkan dapat meraih pendapatan Rp4,5 triliun pada tahun 2019, atau meroket sekitar 200% dari raihan pada tahun lalu sebesar Rp1,5 triliun. Dari sisi pemasaran, perusahaan berkode saham PPRO ini mematok Rp5,5 triliun pada tahun 2019. Target tersebut mengindikasikan pertumbuhan sekitar 189% dibandingkan tahun 2015 sebesar Rp1,9 triliun.

Direktur Utama PP Properti Taufik Hidayat mengatakan, target tersebut merupakan rencana jangka panjang perusahaan dalam 3 tahun mendatang. PPRO mematok pertumbuhan laba bersih lebih dari dua kali lipat pada tahun 2019, yaitu menjadi Rp630 miliar dari Rp300 miliar pada tahun 2015. Kenaikan ini diharapkan ditopang oleh proyek-proyek yang tersebar di sejumlah wilayah di Tanah Air.

“Kami optimistis target tersebut tercapai seiring lancarnya pembangunan megaproyek kami. Ini juga didukung oleh manajemen dan karyawan yang handal di bidangnya serta para stakeholders dan pemegan saham yang selalu memberikan dukungan positif,” kata Taufik Hidayat usai Investor Gathering PPProperti di Fairmont Hotelm Jakarta (1/6).

PP Properti saat ini menggarap proyek Payon Amartha Semarang, Amartha View Semarang, Pavillion Permata 2 Surabaya, Grand Kamala Lagoon, Grand Sungkono Lagoon, Grand Dharmahusada Lagoon, Gunung Putri Square Bogor, The Ayoma Apartment Serpong, serta proyek joint venture di kawasan Industri Jababeka dan Sentul City.

Dari sejumlah proyek itu, Amartha View Semarang, Grand Kamala Lagoon, Grand Sungkono Lagoon, dan Grand Dharmahusada Lagoon, merupakan proyek jangka panjang yang pengerjaannya ditargetkan rampung sepanjang 2020-2035. Proyek ini diharapkan akan menjadi penopang kinerja PPRO dalam jangka panjang.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*