ofis taşıma evden eve nakliyat evden eve nakliyat ofis taşıma evden eve nakliyat evden eve nakliyat sarıyer evden eve nakliyat evden eve nakliyat evden eve nakliyat kartal escort pendik escort tuzla escort izmit escort kurtkoy escort atasehir escort istanbul escort sex hikaye fuck google sex hikayeleri kurtkoy escort kurtkoy escort kurtkoy escort istanbul travesti kurtköy escort kurtköy escort kurtköy escort maltepe escort ataşehir escort Bahis Poker oyna kadıköy escort Böcek İlaçlama Ataköy Escort beylikdüzü escort ankara escort ankara escort ankara escort ankara escort bursa sınırsız escortlar beylikdüzü escort avcılar escort Ataköy escort beylikdüzü escort beylikdüzü escort istanbul travesti izmir travesti gebze escort ataköy escort ankara escort ankara escort şişli escort ankara escort bayan ankara escort antep escort astropay adana seo astropay card astropay kart astropay kart al astropay card al ucuz astropay ucuz astropay satın al canlı bahis kaçak bahis siteleri PPDPP Gelar Pameran Rumah Harga FLPP | Property & Bank
Monday , 25 September 2017
Home » Indeks Berita » PPDPP Gelar Pameran Rumah Harga FLPP

PPDPP Gelar Pameran Rumah Harga FLPP

Rumah tapak

Rumah tapak

BERITA PROPERTI-Sebanyak enam Direktorat Jenderal di Lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), akan mengambil bagian dan ikut serta dalam Pameran Rumah Rakyat Tahun 2016. Pameran ini diselenggarakan oleh Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di sejumlah kota di Indonesia.

Tema yang diusung dalam Pameran Rumah Rakyat Tahun 2016, sesuai dengan Hari Habitat Dunia 2016 yaitu Perumahan Penggerak Perkotaan Berkelanjutan. Empat kota yang akan menjadi tempat penyelenggaraan pameran antara lain, Jambi (12 – 16 Oktober 2016), Banyuwangi (14 – 18 Oktober 2016), Kendari (26 – 30 Oktober 2016) dan Jakarta (9 – 13 November 2016).

Enam Direktorat Jenderal di Lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang akan terlibat yaitu Ditjen Pembiayaan Perumahan, Ditjen Penyediaan Perumahan, Ditjen Cipta Karya, Badan Penelitian dan Pengembangan dan Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah.

Selain itu, ada tigapuluhan pengembang yang membangun rumah dengan menggunakan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR Sejahtera FLPP) juga ikut serta dalam pameran ini.

Kemudian, juga ada bank pelaksana yang sudah mengadakan perjanjian kerjasama operasional dengan PPDPP, asosiasi perumahan seperti Real Estate Indonesia (REI), Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indinesia (Apersi), Asosiasi Pengembang Rumah Sederhana Sehat (Apernas), Asosiasi Pengembang Perumahan Rakyat Indonesia (Asperi), Asosiasi Pembangunan Perumahan Prajurit (Aspera), Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumas Nasional (Asprumnas). Bapertarum PNS dan Perum Perumnas juga turut aktif dalam mendukung pameran rumah rakyat ini.

“Pameran ini harus sukses dan lebih baik dari tahun sebelumnya. Kesuksesan pameran ini terlihat dari pameran yang tertata dengan baik, apik dan ramai pengunjung. Sehingga diharapkan banyak terjadi transaksi nantinya,” ujar Direktur Utama PPDPP, Budi Hartono dalam siaran pers.

Untuk menarik minat pengunjung, PPDPP mengharapkan agar bank pelaksana KPR Sejahtera FLPP bisa memberikan gimmick yang menarik. Sedangkan dari sisi pengembang, PPDPP mengharuskan pengembang hanya menjual rumah sesuai dengan patokan harga FLPP. Seperti di Jambi dan Banyuwangi seharga Rp 116.500.000,- dan di Jakarta Rp 133.500.000,- serta di Kendari Rp 122.500.000,-. “Kami tidak mentolerir penjualan rumah di atas harga tersebut,” ujar Aisyah Dewi, Staf Khusus Direktur Layanan tegas.

Sejauh ini PPDPP per Agustus 2016 telah menyalurkan dana FLPP sejumlah 33.347 unit senilai Rp3,256 Triliun. Total penyaluran dana FLPP dari tahun 2010 hingga bulan Agustus 2016 adalah sebanyak 470.943 unit dengan nilai FLPP sebesar Rp25,848 Triliun. DIPA FLPP yang dipercayakan pemerintah kepada Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) tahun 2016 untuk disalurkan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sebesar Rp9,227 Triliun ditambah dengan proyeksi pengembalian pokok sebesar Rp900 Miliar sehingga proyeksi ketersediaan dana sebanyak Rp10,127 Triliun dengan target 95.000 unit.

Provinsi Jawa Barat masih merupakan provinsi terbesar menyerap dana FLPP karena memang di di daerah ini banyak terdapat pusat-pusat industri dan merupakan provinsi terdekat dengan ibu kota. Menyusul Banten, Riau, Jawa Timur dan Kalimantan Barat.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*