Friday , 18 August 2017
Home » Breaking News » Presiden RI : Bangun Terus Rumah MBR

Presiden RI : Bangun Terus Rumah MBR

Presiden RI Joko Widodo saat memberikan sambutan pada Munas REI XV 2016

Presiden RI Joko Widodo saat memberikan sambutan pada Munas REI XV 2016

BERITA PROPERTI- Acara pembukaan Munas REI ke XV tahun 2016, dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan sejumlah menteri terkait, Selasa (29/11). Kehadiran orang nomor satu di tanah air ini mendapat sambutan hangat dari peserta Munas yang datang dari seluruh propinsi di Indonesia.

Dalam sambutannya, Joko Widodo (Jokowi) melihat kondisi ekonomi Indonesia tengah mengalami penguatan sehingga ideal untuk mengembangkan sektor properti. Pengembangan sektor properti dan perumahan dinilai kepala negara sebagai upaya mendorong pengurangan tingkat kesenjangan kepemilikan rumah (backlog) di Indonesia.

Kondisi penguatan ekonomi ditandai oleh tingkat pertumbuhan ekonomi nasional belakangan ini. Hingga kuartal III 2016 rata-rata pertumbuhan ekonomi berada dikisaran angka 5 persen. Angka tersebut mendorong ekonomi Indonesia berada di posisi ketiga pertumbuhan ekonomi dunia  setelah India dan China. Hal ini didukung oleh tingkat inflasi yang terkelola dengan baik dikisaran angka 3,5 persen.

“Kita sudah membangun perumahan kurang lebih 690 ribu unit pada 2015 lalu dan akan terus dikejar sehingga angka backlog menjadi tertutup. Didukung kondisi ekonomi kita yang sudah cukup kuat,” kata Jokowi.

Presiden meminta pengembang anggota REI untuk terus bekerja membangun perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Presiden memberikan apresiasi kepada pengembang REI yang telah berpartisipasi membangun rumah MBR dan turut andil dalam mengurangi backlog perumahan.

Dalam sambutannya presiden turut menegaskan komitmen pemerintah komitmen pemerintah dalam deregulasi perizinan dan penyederhanaan birokrasi di sektor properti. Beliau mengungkapkan bahwa sudah banyak sekali langkah perizinan yang dipangkas meski diakui masih banyak hal yang harus dibenahi. Langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari Paket Kebijakan Ekonomi ke-13.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*