Monday , 19 November 2018
Breaking News
Home / Indeks Berita / Program Satu Juta Rumah Capai 663.314 Unit Rumah

Program Satu Juta Rumah Capai 663.314 Unit Rumah

Rumah sederhana di Cikarang, Jawa Barat

BERITA PROPERTI – Tahun 2017 ini, tingkat kebutuhan rumah (backlog) layak huni bagi masyarakat Indonesia dinilai masih cukup tinggi. Melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), pemerintah terus mendorong pelaksanaan program yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, pada tahun 2015 silam.

 

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah masyarakat yang tidak memiliki rumah mencapai angka 11,4 juta unit. Angka tersebut diperkirakan mengalami kenaikan sekitar 800.000 unit per tahun. Sedangkan kemampuan pemerintah bersama para pemangku kepentingan bidang perumahan untuk membangun per tahun berkisar 400.000 unit rumah saja.

Direktur Jenderal Penyediaan Kementerian PUPR, Syarif Burhanuddin mengatakan,“Program Satu Juta Rumah merupakan salah satu program strategis nasional, juga menjadi salah satu solusi untuk mengejar kekurangan kebutuhan (backlog) perumahan. Salah satu tujuan program yang dilaksanakan selama periode 2015 hingga 2019, bertujuan untuk mewujudkan cita-cita agar kebutuhan rumah bagi seluruh lapisan masyarakat dapat terpenuhi,” ujarnya.

Guna mensukseskan program ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pun terus berupaya bekerjasama dengan kementerian/ lembaga (K/L) dan para pemangku kepentingan di bidang perumahan, pertanahan, perizinan, perpajakan dan perkotaan.

Dalam program ini, pemerintah mentargetkan pembangunan rumah sebanyak satu juta unit per tahunnya. Target pembangunan rumah terbagi menjadi dua yakni sebanyak 700.000 unit rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dilaksanakan oleh pemerintah, pemerintah daerah, pengembang, lembaga swadaya masyarakat, dan masyarakat. Sisanya sebanyak 300.000 unit diperuntukkan bagi non MBR yang mekanismenya diserahkan ke mekanisme pasar perumahan.

Pada tahun pertama, yakni pada tahun 2015, capaian Program Satu Juta Rumah mencapai 699.770 unit rumah.Sedangkan pada tahun 2016 capaian meningkat menjadi 805.169 unit rumah.

Syarif Burhanuddin, mengatakan pihaknya tetap optimis target pembangunan satu juta unit rumah hingga akhir tahun 2017 ini bisa tercapai. Berdasarkan status capaian Program Satu Juta Rumah per 23 Oktober 2017 jumlah pembangunan rumah telah mencapai angka 663.314 unit rumah.

“Dari data Program Satu Juta Rumah yang dimiliki Kementerian PUPR per tanggal 23 Oktober 2017 jumlah pembangunan rumah telah mencapai angka 663.314 unit rumah. Dari hasil laporan yang kami himpun kecepatan penambahan jumlah pembangunan rumah per minggu bisa mencapai angka 10 – 20 ribu per pekan,”terangnya didampingi sejumlah pejabat Eselon II di lingkungan Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan.

Untuk kepentingan evaluasi pembangunan rumah tersebut, dikatakan Syarif, pihaknya akan menerjunkan tim pendataan untuk melakukan verifikasi langsung di lapangan yakni pada bulan November hingga Desember mendatang. Hal itu dilakukan untuk mendapatkan data yang akurat dan kepastian data yang diterima oleh Kementerian PUPR.

“Total sementara pembangunan rumah untuk MBR telah tercapai sebanyak 544.870 unit rumah. Sedangkan untuk Non MBR tercatat pembangunan rumah sebanyak 118.444 unit rumah,” tandasnya.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*