Wednesday , 23 October 2019
Home / Breaking News / PUPR Janjikan Bangun Infrastruktur Dasar Ibu Kota Baru Selesai Empat Tahun

PUPR Janjikan Bangun Infrastruktur Dasar Ibu Kota Baru Selesai Empat Tahun

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono

INFRASTRUKTUR –  Penyediaan infrastruktur dasar seperti jalan, sumber daya air dan perumahan menjadi tahapan awal dalam pembangunan Ibu Kota Negara di Kalimantan. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan kajian  pembangunan infrastruktur yang lebih detil masih menunggu penetapan lokasi Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan.

“Pembangunan Ibu Kota Baru memerlukan persetujuan DPR dan akan diatur dalam Undang-Undang, Kami telah melakukan kajian beberapa alternatif lokasi di Kalimantan. Nanti apabila pertengahan Agustus 2019 ini diputuskan, maka detil desainnya akan kita buat dan mulai tahun 2020 mudah-mudahan kita bisa memulai pekerjaan fisiknya,” kata Basuki beberapa waktu lalu.

BACA JUGA :   Progres Pembangunan Underpass Bandara Yogyakarta Rampung 74,3%

Menteri Basuki mengatakan perintah Presiden Joko Widodo agar pembangunan infrastruktur dasar daerah yang akan menjadi ibukota baru, dapat selesai dalam empat tahun. Dalam pembangunan IKN baru, Pemerintah akan mengacu pada kelestarian lingkungan, sesuai konsep city in the forest. “Ini tentunya akan menjadi perhatian dunia karena kita akan bangun IKN di Kalimantan, tetapi kita pastikan akan membangun smart and forest city. Kita tidak akan merusak heart of Borneo,” kata Menteri Basuki.

Menurut Menteri Basuki terdapat tiga hal penting yang harus diperhatikan dalam mendesain dan membangun IKN baru. Pertama, IKN baru harus mencerminkan identitas bangsa, yang diterjemahkan dalam urban design secara filosofis dari pilar-pilar kebangsaan yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945.

BACA JUGA :   Sinar Mas Land Raih Asia Pacific Awards 2015

Kedua, IKN baru harus menunjukkan keberlanjutan kehidupan aspek sosial, ekonomi dan lingkungan. Karena itu, konsep pembangunan IKN baru meminimalisir intervensi terhadap alam, mengintegrasikan ruang-ruang hijau serta biru dan mempertahankan keberadaan hutan Kalimantan atau City in the Forest. Ketiga, IKN merupakan kota yang cerdas dan modern berstandar internasional. IKN baru menjadi kota yang compact, mengandalkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mencapai tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).

Dalam pembangunan IKN antara lain harus memperhatikan penataan bangunan dan lingkungan yang compact dan inklusif, moda transportasi publik yang terintegrasi, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan produktivitas kerja, dan kolaborasi antara arsitektur modern dengan kearifan lokal.

Check Also

PUPR

Hingga Oktober, PUPR Klaim Program Satu Juta Rumah Capai 1.002.317 Unit

RUMAH RAKYAT – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 165

Klik Disini
Cover Majalah Property&Bank edisi 165
close-link