PUPR Telah Bangun 415.000 Unit Rumah | Property & Bank
Sunday , 17 December 2017
Home / Breaking News / PUPR Telah Bangun 415.000 Unit Rumah

PUPR Telah Bangun 415.000 Unit Rumah

Prosesi Peresmian Program Satu Juta Rumah oleh Presiden Joko Widodo.

Prosesi Peresmian Program Satu Juta Rumah oleh Presiden Joko Widodo.

BERITA PROPERTI-Hingga Oktober 2016, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan menyatakan, telah membangun sebanyak 415.000 unit rumah dalam Program Satu Juta Rumah.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin menjelaskan, Kementerian PUPR optimis jumlah rumah terbangun tahun 2016 ini bisa melebihi pencapaian tahun 2015 lalu. “Capaian Program Satu Juta Rumah sampai bulan Oktober ini telah terbangun sebanyak 415.000 unit rumah,” ujar Syarif Burhanuddin dalam siaran pers.

Menurut pria yang akrab disapa Chali tersebut, capaian 415 unit rumah tersebut terdiri dari pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 316 ribu rumah dan sisanya untuk non MBR. Saat ini, Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan juga terus mengumpulkan data terkait pembangunan dari kementerian/ lembaga terkait, pemerintah daerah serta perusahaan yang juga ikut melakukan pembangunan rumah bagi masyarakat.

“Itu baru data yang masuk ke kami (Ditjen Penyediaan Perumahan – red). Mungkin di lapangan jumlah rumah yang dibangun bisa lebih banyak dari itu. Kami akan terus kumpulkan datanya,” imbuhnya.

Berdasarkan data yang ada, pembangunan rumah yang termasuk dalam Program Satu Juta rumah terbanyak ada di Provinsi Jawa Barat kemudian disusul Provinsi Banten.  Dalam pelaksanaan program ini, pemerintah tidak hanya menghitung pembangungan rumah bersubsidi saja, tapi juga pembangunan rumah menengah dan mewah dari para pengembang, pemerintah daerah, perusahaan via corporate sosial responsibility (CSR), lembaga swadaya masyarakat (LSM)  serta rumah yang dibangun oleh masyarakat secara swadaya.

“Sampai saat ini data dari pembangunan rumah yang dilakukan oleh LSM dan CSR perusahaan masih ada yang belum masuk. Kami berharap kerjasama dari para pengusaha untuk melaporkan hasil pembangunan rumah untuk masyarakat kepada kami,” harapnya.

Meskipun hingga bulan Oktober pencapaian rumahnya baru sekitar 40 persen dari target, Chali mengungkapkan, pihaknya tetap berharap dukungan dari seluruh pemangku kepentingan perumahan untuk tetap bersemangat melaksanakan pembangunan rumah bagi masyarakat khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Kami tetap berharap pembangunan rumah bisa lebih baik pencapaiannya dari tahun lalu. Ya minimal hingga tiga bulan ke depan  bisa lebih dari 700.000 unit rumah bisa dibangun,” harapnya.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*