Monday , 19 November 2018
Breaking News
Home / Indeks Berita / Raih Tiga Trophy Sekaligus, Modernland Realty Group Berjaya Di Ajang PIA 2018

Raih Tiga Trophy Sekaligus, Modernland Realty Group Berjaya Di Ajang PIA 2018

Wakil Direktur Utama PT Modernland Realty Tbk., Freddy Chan (keenam kiri) didampingi Direktur PT Modern Panel Indonesia, Biakto P Adi (paling kanan) dan Corporate Communication Department Head PT Modernland Realty Tbk., Gunawan Setyo Hadi berpose bersama seusai menerima penghargaan Properti Indonesia Award 2018.

BERITA PROPERTI – PT Modernland Realty Tbk., kembali meraih penghargaan di industri properti nasional. Kali ini, perusahaan pengembang dengan kode emiten MDLN itu mendapatkan tiga penghargaan sekaligus dalam ajang Properti Indonesia Award (PIA) 2018, di Ballroom, Sheraton Grand Jakarta – Gandaria City Hotel, Selasa (3/7) malam.

PT Modernland Realty Tbk., meraih penghargaan untuk Kategori : Special Award sebagai “The Progressive Integrated Business Developer”. Sepanjang 2017 lalu, PT Modernland Realty Tbk. dinilai mampu menunjukkan kinerja dan performa perusahaan dengan baik, konsisten mengembangkan berbagai proyek dan melakukan diversifikasi bisnis pada berbagai sub sektor properti lainnya diluar sub sektor residensial, mulai dari industri material, hospitality, kawasan industri serta lapangan golf.

Sementara dua penghargaan lainnya diraih oleh ModernCikande Industrial Estate (MCIE) di Cikande, Serang, Banten yang dikembangkan PT Modern Industrial Estat untuk Kategori: Property Development – Industrial  & Commercial Estate sebagai “The Recommended Industrial Estate in Banten” dan ModernPrecast yang diproduksi PT Modern Panel Indonesia, berhasil mendapatkan penghargaan untuk Kategori: Property Supporting Business – Building Material sebagai “The Innovative Precast Product”.

Wakil Direktur Utama PT Modernland Realty Tbk., Freddy Chan, usai menerima penghargaan mengatakan sangat bersyukur karena berhasil meraih 3 penghargaan sekaligus. Pihaknya akan terus bekerja keras agar Modernland Realty beserta seluruh anak usahanya dapat terus tumbuh dan berkembang.

“Saat ini perseroan memfokuskan diri untuk memperkuat cadangan lahan di lokasi-lokasi strategis guna mendukung rencana pengembangan, membangun brand awareness yang kuat melalui strategi pemasaran yang inovatif, serta memperkuat akses ke instrumen keuangan untuk mendapatkan kepercayaan dan dukungan financial dengan skema terbaik,” ujar Freddy Chan dalam siaran pers.

Ditambahkan Freddy Chan, kinerja Perseroan selama tahun 2017 berhasil menorehkan hasil sangat memuaskan. Perseroan mencatat pendapatan usaha sebesar Rp3,19 triliun di tahun 2017, naik 29,6% dari Rp2,46 triliun pendapatan pada tahun 2016. Kenaikan tersebut dikontribusi oleh hasil penjualan tanah, rumah tinggal, ruko, dan apartemen dimana penjualan tanah dari segmen industrial dan segmen residensial naik 24,1% dari Rp1,52 triliun di tahun 2016 menjadi Rp1,89 triliun per 31 Desember 2017.

Sedangkan penjualan rumah tinggal, apartemen dan ruko mengalami kenaikan cukup signifikan, sebesar 43,3% dari Rp828,59 miliar di tahun 2016 menjadi Rp1,19 triliun pada tahun 2017. Dari hasil penjualan tersebut, Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp614,77 miliar, naik 22,6% dari laba bersih tahun 2016 sebesar Rp501,35 miliar.

Pada tahun 2018, PT Modernland Realty Tbk. masih akan mengandalkan beberapa proyek utama Perseroan, seperti proyek residential Jakarta Garden City di Jakarta Timur sebagai motor utama marketing sales dan kawasan industri ModernCikande Industrial Estate (MCIE) di Serang, Banten. “Kami optimis target akan tercapai karena kondisi ekonomi dan properti yang semakin membaik dan banyaknya keunggulan yang dimiliki proyek yang dipasarkan sehingga bisa meraih penjualan yang baik,” kata Freddy Chan.

Sementara itu, Said Mustafa, Chief Executive Officer (CEO) Majalah Properti Indonesia, penyelenggara PIA 2018 mengatakan, penghargaan ini merupakan edisi ke-6 dan didedikasikan untuk mengapresiasi kepada mereka yang memiliki pemikiran kreatif dan inovatif serta langkah dan kebijakan yang cermat dalam pengelolaan industri, meski di tengah situasi ekonomi yang belum kondusif. “Dengan demikian, industri strategis ini dapat terus bergulir, berkembang dengan linkage-nya yang sedemikian kuat terhadap lebih dari 174 sub-sektor industry pendukung lainnya,” jelas Said.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*