Sunday , 21 July 2019
Home / Indeks Berita / Raja Ampat dan Green Canyon, Konsep Proyek Crown Di Indonesia

Raja Ampat dan Green Canyon, Konsep Proyek Crown Di Indonesia

CEO Crown Group Iwan Sunito menjelaskan proyek di Ancol

BERITA PROPERTI – Pengembang properti yang berpusat di Sydney, Australia, Crown Group perlahan mulai membuka rahasia rencana pengembangan proyek pertamanya di Indonesia. Meski belum memberikan informasi secara detil mengenai proyek yang akan dikembangkan di kawasan Ancol, Jakarta itu, namun Crown Group memastikan akan segera memulai pemasaran dalam waktu dekat.

CEO Crown Group Iwan Sunito mengungkapkan, dalam pengembangan proyek ini pihaknya memikirkan bagaimana semua komunitas bisa masuk ke dalam kawasannya. Oleh karena itu, konsep desainnya juga telah disesuaikan dengan tujuan tersebut, bahwa kawasan Ancol sebagai sebuah destinasi wisata yang akan menjadi sebuah waterfront city.

“Salah satu kekuatan yang dimiliki oleh Indonesia adalah sebagai negara kepulauan. Maka, desain yang dibuat oleh Koichi Takada, adalah mempresentasikan kekayaan pulau-pulau yang dimiliki oleh Indonesia. Konsep desainnya ialah menggabungkan bentuk gugusan Pulau Raja Ampat di Papua dan Green Canyon Pangandaran, Jawa Barat,” ujar Iwan, di Kantor Crown Group Indonesia, kawasan Thamrin, Jakarta, Senin (11/2).

BACA JUGA :   Pemkab  Yahukimo Papua Minta PUPR Bangun Rumah Khusus

Koichi Takeda merupakan arsitek kenamaan asal Jepang yang sudah mendesain sejumlah proyek yang dikembangkan oleh Crown Group di Australia. Proyek di Ancol yang akan dikembangkan oleh Crown Group yang berkolaborasi dengan PT Pembangunan Jaya Ancol sebagai pemilik kawasan, juga didesain oleh Koichi Takeda. Hingga saat ini, sebanyak 7 (tujuh ) proyek Crown Group ia tangani desainnya.

Meskipun masih enggan menyebutkan nama proyek dan kisaran harganya, Iwan Sunito mengatakan bahwa proyek yang mereka kembangkan sebagai wujud dari pulang kampung ini, maksimal bisa menelan investasi senilai Rp 10 triliun. Rencananya, pihaknya akan mulai memperkenalkan pada bulan Mei 2019 mendatang. Saat itu, peminat sudah bisa melakukan pemesanan unit-unit yang akan dipasarkan.

Head of Global Capital Crown Group, Prisca Edwards mengatakan, pada tahap awal pihaknya akan meluncurkan dua tower lot A. Oleh karena itu, sambung Prisca, calon konsumen akan diberikan kesempatan untuk register, lalu membayarkan deposit atau mendapatakan NUP (Nomor Urut Pemesanan) mulai September. “Penjualan secara resmi akan kami lakukan pada bulan Maret 2020,” tegas Prisca.

BACA JUGA :   Harga Bahan Bangunan dan Upah Tenaga Kerja Naik, Properti Ikut Mahal

Proyek yang akan dibangun dilahan seluas 4,7 hektar ini akan merangkum sejumlah tower yang terdiri dari apartemen, perkantoran, hotel, dan pusat belanja, serta area komersial untuk para penghuni. Tak kurang dari 3.000 unit apartemen yang akan dipasarkan. Crown Group optimis proyek ini akan terserap dengan baik karena akan menjadi ikon baru di Indonesia.

“Usai penyelenggaraan pemilu pada April 2019 mendatang, kami yakin industri properti tanah air akan kembali tumbuh pesat. Terlebih lagi, dalam beberapa waktu ke depan banyak perusahaan-perusahaan asal Jepang yang ingin masuk ke Indonesia serta adanya kemudahan-kemudahan perpajakan di dalam negeri,” ungkap Iwan.  Crown Group sendiri sedang mempersiapkan diri untuk go public pada 2021 mendatang.

Check Also

39 Bank Pelaksana Yang Ikut PKO, Hanya 18 Bank Salurkan FLPP Lebih Dari Kuota

RUMAH RAKYAT – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyalurkan subsidi untuk membantu meningkatkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit Edisi Terbaru

Majalah Property&Bank
Edisi. 161

Pesan Sekarang!
close-link