Rasa Mewah, Harga Gila Di D'Stupid Baker | Property & Bank
Thursday , 19 July 2018
Home / Indeks Berita / Rasa Mewah, Harga Gila Di D’Stupid Baker

Rasa Mewah, Harga Gila Di D’Stupid Baker

Roti-roti yang menggugah selera di D’stupid Baker

Roti-roti yang menggugah selera di D’stupid Baker

KULINER-Sejalan dengan dunia fashion dan lainnya, perkembangan roti dan produk bakery tak henti menawarkan konsep, tampilan, bentuk dan rasa yang variatif namun tetap diterima sejumlah kalangan masyarakat. Perkembangannya saat ini menunjukkan bahwa bakery tidak hanya bersaing di sektor lokal tetapi juga internasional baik dalam hal rasa maupun tampilan.

Eksplorasi tampak semakin terlihat di berbagai outlet dengan munculnya berbagai keunikan produk. Meskipun demikian, setiap tahunnya diyakini bakery shop bertransformasi mulai produk, bisnis, dan dekorasinya.

Bahkan hingga kini, konsep yang ditawarkan bakery outlet mulanya hanya pada pelayanan take-away, namun kini muncul bakery café yang menawarkan konsep dine-in. Tak hanya itu, bentuk kue yang cenderung bulat dan kotak, kini semakin berdimensi dengan dekorasi berupa figur-figur, ikon, dan tentu saja memiliki nilai artistic yang lebih tinggi dan kompleks. Kemunculan perubahan ini dapat ditangkap bahwa laju pertumbuhan bakery semakin pesat dan cepat seiring kebutuhan terhadap produk bakery juga meningkat.

Mencermati pertumbuhan konsumsi roti dalam negeri yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Gaya hidup dan Tren jajanan roti terus menggeliat, seiring berkembangnya industri kuliner di Indonesia. Tidak mengherankan jika kini bermunculan kedai-kedai yang menawarkan penganan ringan dengan konsep café.  Salah satunya D’stupid Baker yang merupakan salah satu anak usaha D’cost group sebuah perusahaan yang bergerak di industri kuliner.

Sebagai bagian dari D’Cost, brand D’Stupid Baker mempunyai konsep mirip dengan D’Cost yaitu Mutu Bintang Lima Harga Kaki Lima. Khusus untuk D’Stupid Baker, tagline tersebut dirubah sedikit menjadi 5 Star Quality – Stupid Price.

General Manager Promotion and Public Relation D’Cost Eka Agus Racham, menjelaskan Maksud dari tagline itu adalah bahwa kami menawarkan makanan dan minuman dengan kualitas bintang lima namun dengan kisaran harga yang sangat terjangkau konsumen, jelas Eka sambil menambahkan meski harganya murah bukan berarti murahan. 

Menu D’Stupid Baker terbuat dari bahan berkualitas, peralatan canggih,dan koki yang berasal dari Swiss untuk membuat roti rasa Eropa dan koki asal Singapura untuk rasa Asia. Perpaduan semuanya itu menjadikan roti D’Stupid Baker semakin mewah.

“Prinsipnya hampir sama dengan D’Cost, harga kaki lima tetapi rasa dan mutu bintang lima. Juga seperti nama perusahaannya Bocuan Gapapa, artinya tidak untung tetapi juga tidak rugi,” kata Eka.  

Menurut dia, D’Stupid Baker menawarkan konsep Bakery Cafe dengan menghadirkan berbagai roti berkualitas dan minuman (hangat dan dingin) dengan kisaran harga yang terjangkau.

Sebagai tempat hang out, di D’stupid baker ini memang terdengar lucu namun setelah melihat harga yang ditawarkan, sepertinya gerai ini memang unik lain dari gerai sejenis. Belum lama PT Bocuan Gapapa ini. menawarkan pengalaman nongkrong di Cafe dengan harga ala kedai kopi di kawasan Tanah Abang Jakarta Pusat.

Rotinya mempunyai tekstur yang kurang lembut. Tapi untuk ukuran rotinya lumayan besar. Rasanya juga tak kalah dengan gerai toko roti  yang sering dijumpai di mal-mal. Untuk harga memang sangat murah meriah. Roti paling kecil dijual seharga Rp1000, roti ukuran normal Rp5000 – Rp 6500, Sandwich isi Tuna, Keju dan aneka sup ditawarkan seharga Rp10000.

Selain roti gerai ini menawarkan aneka minum kopi menjadi menu utama. Ada menu yang unik, Stupid Latte, yaitu kopi susu dengan aroma durian, Menu unik lainnya, Stupid Soup of The Day, yaitu sajian sup brokoli krim atau Grape Danish dan Cappuccino.

Konsumen akan dimanjakan dengan tampilan interior kafe yang mewah, modern dan cozy sehingga cocok sebagai tempat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, kerabat dan relasi.

“Enaknya lagi, semua menu makanan dan minuman yang ada di D’Stupid Baker sudah melalui serangkaian uji coba oleh para konsultan dan divisi research and development D’Cost, sehingga cita rasanya telah sesuai dengan selera orang Indonesia pada umumnya,” tambahnya.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Jakarta yang memiliki aktivitas tinggi, D’stupid Baker mulai beroperasi sejak pukul 07.00 sampai 22.00. “Ini kan sesuai kebutuhan. Kami buka lebih pagi agar konsumen bisa menikmati sarapan ditemani secangkir kopi, cokelat, atau teh,” ujarnya. (arul)

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*