Friday , 16 November 2018
Breaking News
Home / Properti / Apartemen & Perhotelan / Rasanto Group Luncurkan ARTOTEL Yogyakarta

Rasanto Group Luncurkan ARTOTEL Yogyakarta

Salah satu kamar ARTOTEL Yogyakarta dengan pemandangan Gunung Merapi

PERHOTELAN – Pilihan tempat menginap di Kota Gudeg Yogyakarta kembali bertambah, dengan hadirnya ARTOTEL Yogyakarta, sejak 7 Desember 2017 lalu. Hotel dengan gaya arsitektur modern yang dikombinasikan dengan pesona budaya lokal Yogyakarta ini, terletak di Jl. Kaliurang KM 5.6 No. 14, Caturtunggal, Sleman. Hotel ini merupakan kerjasama ARTOTEL Group dengan Rasanto Group.

“Hadirnya ARTOTEL Yogyakarta akan memberikan nuansa baru bagi bisnis perhotelan di Jogja. Semoga tidak hanya memberi manfaat kepada shareholder saja melainkan kepada semua stakeholder yang ada, tamu, karyawan dan karyawati, masyarakat sekitar hotel, dan pemerintah DIY,” ujar Direktur Rasanto Group di bidang Hospitality sekaligus Direktur Utama PT Amara Primadua Handoko Wignjowargo dalam siaran tertulis.

Rasanto Group adalah perusahaan yang bergerak dalam berbagai macam unit bisnis termasuk Hospitality Investment. ARTOTEL Yogyakarta (di bawah PT Amara Primadua) merupakan hotel ketiga yang dimiliki oleh Rasanto Group yang sudah beroperasi. Kiprah group ini dimulai dari tahun 2010 dengan Hotel Amaris Diponegoro – Jogja, lalu tahun 2015 Hotel Amaris Simpang Lima-Semarang.

Satu lagi yang sedang dalam perencanaan yaitu sebuah Vintage Project yang berlokasi di Kota Lama Semarang. Rasanto Group selalu terbuka bagi partner yang memiliki visi dan misi sama dalam mengembangkan bisnis Hospitality yang menawarkan suatu pembaruan di Indonesia dengan menggandeng konsep lokalitas Indonesia.

Tetap mengusung ciri khas ARTOTEL sebagai hotel desain yang terinspirasi dari seni dan memiliki fasilitas yang unik, baik dari eksterior maupun interiornya, ARTOTEL Yogyakarta menawarkan sesuatu yang baru untuk kota Yogyakarta, yaitu tersedianya sliding /seluncuran sebagai pengganti tangga dari lantai 2 ke lantai 1. Seluncuran ini terbuat dari kuningan yang kokoh dan dilengkapi matras yang tipis sehingga aman untuk digunakan oleh para tamu.

ARTOTEL Yogyakarta menyediakan 105 kamar yang berukuran 23 sqm, 25 sqm, dan 41 sqm. Ruang kamar artistik  dan dilengkapi dengan TV layar datar 43 inci, Safe Deposit Box, mesin pembuat kopi Dolce Gusto, Mini Bar, dan koneksi internet Wi-Fi. Kamar – kamar ini juga hadir dengan pemandangan Gunung Merapi, pemandangan Kota Yogyakarta, dan pemandangan Jalan Kaliurang.

Fasilitas pendukung antara lain resepsionis 24 jam, restoran & bar ROCA yang menyajikan pilihan makanan Indonesia dan Barat, 4 ruang pertemuan (MEETSPACE) dengan kapasitas hingga 120 orang, kolam renang yang berada di lantai Mezanine bertepatan di sebelah ROCA, serta BART (Bar at The Rooftop) yang akan hadir di akhir 2018. Wi-Fi tersedia di semua area hotel, serta tidak ketinggalan ARTSPACE yang berfungsi sebagai galeri seni khas ARTOTEL.

Sama seperti properti ARTOTEL lainnya yang mendukung seniman lokal beraliran seni kontemporer yang menetap di daerah hotel itu berada, untuk menciptakan unsur artistik pada fasilitasnya ARTOTEL Yogyakarta berkolaborasi dengan 6 seniman lokal di Yogyakarta. Mereka seniman ternama di Yogyakata seperti, Fathoni Makturodi, Soni Irawan, Apri Kusbiantoro, Uji Hahan, Ronald Aprian dan Tempa.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Rasanto Group telah mempercayakan hotelnya dikelola oleh ARTOTEL Group dengan menggunakan brand ARTOTEL. Hadirnya ARTOTEL di Yogyakarta menjadi suatu kebanggaan bagi kami karena sebagai hotel desain yang terinspirasi dari seni, ARTOTEL kini berada di salah satu pusat seni dan kreatifitas di Indonesia dimana kebersamaan komunitas – komunitas masih terasa kental namun tradisi lokal juga masih sangat dijaga,” ujar CEO ARTOTEL Group Erastus Radjimin.

Sementara itu Kevin, Business Development Manager dari Rasanto Group menambahkan, pihaknya siap untuk bersaing memperoleh market share konsumen hotel di DIY. “Pada saat yang sama kami juga siap untuk bekerja-sama dengan pihak-pihak yang berkepentingan untuk memperbesar pasar yang ada saat ini. Prinsipnya adalah Coopetition, Cooperation untuk memperbesar pasar dan Competition untuk berbagi pasar yang sudah diperbesar,” ujarnya.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*