Wednesday , 28 June 2017
Home » Breaking News » REI Ajak Pengembang Arab Saudi Investasi di Indonesia

REI Ajak Pengembang Arab Saudi Investasi di Indonesia

Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI) Soelaeman Soemawinata saat menjelaskan potensi properti di Indonesia

Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI) Soelaeman Soemawinata saat menjelaskan potensi properti di Indonesia

BERITA PROPERTI – Kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud beserta rombongan ke Indonesia, juga memberikan angin segar kepada industri properti tanah air. Kesepakatan kerjasama yang sudah ditandatangani diantaranya adalah sektor infrastruktur, air minum dan perumahan. Sejumlah pengembang Arab Saudi juga tertarik berinvestasi di industri properti di Indonesia.

Dalam pertemuan antara Realestat Indonesia (REI) dan perwakilan Arab Saudi di Grand Hyatt Hotel, Jakarta, Kamis (2/3/2017) pekan lalu, terjadi dialog positif dalam rangka pengembangan bisnis properti di Indonesia.  Pada Indonesia-Arab Saudi Real Estate Business Forum itu, delegasi dari Arab Saudi mendapat penjelasan dan informasi seperti prospek pasar, regulasi dan ketentuan hukum kepemilikan properti bagi orang asing di Indonesia.

“Minat perusahaan properti asal Arab Saudi untuk berinvestasi di Indonesia sangat tinggi. Kami menyampaikan potensi pasar properti terutama kebutuhan perumahan di Indonesia yang tinggi, dan pemaparan mengenai sejumlah proyek potensial milik anggota REI. Kami tawarkan untuk berinvestasi di sini, terutama di proyek-proyek milik anggota REI yang mereka minati,” ujar Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI) Soelaeman Soemawinata yang akrab dipanggil Eman.

Dikatakan Eman, padatnya waktu delegasi Arab Saudi membuat pertemuan yang diadakan sangat singkat dan hanya sempat memaparkan beberapa proyek properti antara lain The Anai Golf & Resort di Sumatera Barat yang dikembangkan oleh PT Andalas Anai Permai International, sejumlah proyek properti milik PT Wika Realty dan juga proyek-proyek dari PT Perdana Gapuraprima Tbk.

“Ada banyak peluang investasi  properti yang bisa dikembangkan di Indonesia. Tidak hanya didukung populasi penduduk yang sudah mencapai 260 juta jiwa, namun posisi Indonesia sekarang ini sebagai emerging market country tentu sangat tepat untuk dijadikan sasaran investasi asing. Oleh karena itu, dari pertemuan itu kita harapkan dapat memberikan kesempatan kepada para pengembang di Indonesia untuk menarik investor dari Arab Saudi,” kata Eman.

Pertemuan itu dihadiri tujuh orang delegasi pengusaha Arab Saudi dan sekitar 40 anggota REI. Selain Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, REI menjadi satu-satunya asosisasi perusahaan yang melakukan one on one meeting dengan delegasi Arab Saudi. Tampak hadir pula dalam pertemuan tersebut Menteri BUMN RI periode 2004-2007 Sugiharto dan Ekonom Christianto Wibisono.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*