Monday , 19 November 2018
Breaking News
Home / Indeks Berita / REI Akan Turun Ke Daerah Dukung Sejuta Rumah

REI Akan Turun Ke Daerah Dukung Sejuta Rumah

Ketua Umum DPP REI Eddy Hussy

Ketua Umum DPP REI Eddy Hussy

BERITA PROPERTI-Perumahan yang layak, sudah menjadi kebutuhan dasar bagi manusia. Namun pada kenyataannya, masyarakat Indonesia masih banyak yang belum memiliki rumah. Data Badan Pusat Statistik mencatat backlog rumah saat ini mencapai 13,6 juta unit  dan berpotensi akan terus meningkat jika tidak ada program penyediaan rumah dalam skala besar.

Ketua Umum DPP REI Eddy Hussy menjelaskan, sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan perumahan, REI akan terus mendukung langkah pemerintah dalam mengupayakan penyediaan hunian yang layak untuk seluruh masyarakat Indonesia. Komitmen tersebut kembali dipertegas melalui tema Hari Ulang Tahun REI ke-44, Membangun Bersama REI, Mitra Sejati Sejuta Rumah.

“Upaya untuk menyukseskan Program Sejuta Rumah perlu mensinergikan seluruh pemangku kepentingan (stake holder) untuk saling bahu membahu sehingga seluruh masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dapat memiliki hunian yang layak melalui program tersebut,” ujar Eddy Hussy pada perayaan acara HUT REI Ke-44 di Batam, Kamis 14 April 2016 lalu.

REI, lanjut Eddy, optimistis Program Sejuta Rumah akan dapat terwujud dengan dukungan dan bersatunya pemerintah bersama seluruh stake holder properti di Indonesia.  Integrasi tersebut akan menjadi modal yang kuat untuk terus melanjutkan program ini dan menjawab tantangan bagi sektor properti di masa mendatang.

“REI akan turun ke daerah-daerah untuk memastikan seluruh pemerintah daerah mempunyai pengertian dan prioritas yang sama mengenai program Sejuta Rumah. Seluruh tim REI dari bidang Rumah Sederhana Tapak (RST) akan ikut terjun mengawal ke lapangan bersama kementerian. Inilah bentuk dukungan REI terhadap kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),” jelas Eddy.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*