Wednesday , 21 November 2018
Breaking News
Home / Breaking News / REI DKI Dukung DP 0, Wagub : Ada Insentif

REI DKI Dukung DP 0, Wagub : Ada Insentif

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menandatangani kerjasama program DP 0 Rupiah dengan REI DKI Jakarta

BERITA PROPERTI – Program unggulan bidang perumahan Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, DP 0 Rupiah akan segera terealisir. Pasalnya, program yang pastinya akan melibatkan para pengembang tersebut, mendapat dukungan penuh dari asosiasi pengembang di Jakarta yang tergabung dalam DPD Realestat Indonesia (REI) DKI Jakarta.

Bentuk dukungan tersebut tertuang dalam kesepakatan antara REI DKI Jakarta dengan Pemerintah Propinsi DKI Jakarta yang ditandatangani oleh kedua belah pihak, Kamis (18/1) di Balaikota DKI Jakarta. Hadir dalam penandatanganan tersebut Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dan Ketua DPD REI DKI Jakarta, yang disaksikan oleh Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata serta para senior REI seperti Ciputra, Cosmas Batubara dan Hendro Gondokusumo.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, pemerintah DKI Jakarta menyambut baik atas dukungan yang diberikan oleh DPD REI DKI Jakarta kepada Program DP 0 Rupiah. Pihaknya akan menyiapkan insentif khusus bagi pengembang yang akan terlibat dalam program tersebut. Salah satunya adalah kemudahan perijinan, yang selalu dikeluhkan oleh pengembang selama ini.

“Insentif yang kami berikan adalah guna menarik minat rekan-rekan pengembang properti untuk terlibat dalam program DP 0 rupiah ini. Kami sangat mengharapkan dukungan dari pengembang, dan juga teman-teman di KADIN, agar program ini menjadi stimulus pembangunan perumahan di DKI Jakarta dalam lima tahun ke depan,” ujar Sandiaga Uno.

Dikatakan Sandi, dengan adanya program DP 0 rupiah ini akan memberikan kontribusi terhadap pengurangan backlog perumahan, khususnya di Jakarta. Selain itu, program DP 0 rupiah ini juga diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya bagi warga Jakarta. Pihaknya menargetkan sebanyak 50 ribu lapangan kerja baru di sektor properti.

“Dengan adanya dukungan ini menjadi bukti bahwa program ini dapat dijalankan, meskipun pada awalnya banyak yang menyangsikan akan berjalan dengan baik. Untuk itu, kami saat ini sedang mematangkan dengan pihak OJK dan Bank Indonesia agar tidak menyalahi aturan. Pembicaraan kami dengan pihak-pihak tersebut sudah memasuki tahap final. Tapi secara fisik kami sudah sangat pede,” jelas Sandi.

Lebih lanjut diungkapkan Sandi, sesuai dengan janjinya untuk mensejahterakan warga Jakarta, maka hunian-hunian yang akan menggunakan skema program DP 0 rupiah ini sangat humanis, lokasinya tidak begitu jauh, memiliki akses transportasi dan akan dibuat dengan konsep hunian transit oriented development (TOD).

Ketua DPD REI DKI Jakarta Amran Nukman HD., menjelaskan, dukungan kepada program DP 0 rupiah ini merupakan bukti kongkrit bahwa pengembang di REI DKI Jakarta akan bersama pemerintah daerah guna memenuhi kebutuhan hunian bagi warganya. Kesepakatan ini akan ditindaklanjuti lagi dengan kesepakatan teknis antara Pemprov DKI Jakarta dan pengembang yang anggota REI DKI Jakarta yang telah menyatakan mendukung.

“Setelah kesepakatan ini akan dibentuk tim kecil yang anggotanya terdiri atas Pemrov DKI Jakarta, DPD REI DKI Jakarta dan Pengembang anggota REI DKI Jakarta. Tim tersebut selanjutnya merumuskan rencana kerja dan hal teknis terkait hak dan kewajiban masing-masing pihak sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Amran.

Pengembang yang menyatakan siap mendukung Program DP Nol Rupiah tersebut diantaranya adalah: PT. Adhi Persada Property, PT. Agung Podomoro Land Tbk, PT. Alam Sutera Realty Tbk, PT. Ahimsa Persada Nusantara, Ciputra Group, Eureka Group, Gapura Prima Group, PT. HK Realtindo, Intiland Group, Jakarta Propertindo, Lippo Group, PT. Metropolitan Land Tbk, MSH Group, PD. Pembangunan Sarana Jaya, Perumnas, PT. PP Property Tbk, PP Urban, Relife Property, Riyadh Group Indonesia, Sinarmas Group, PT. Waskita Karya Realty. Jumlah itu akan terus bertambah lagi jumlahnya.

Presiden Direktur Eureka Group Lukman Purnomosidi mengatakan, kerjasama ini akan berdampak signifikan terhadap perekonomian DKI Jakarta. Menurut hitung-hitungan Ketua kehormatan DPP REI ini, ada kesempatan pasar yang besar karena ada demand sebanyak 300.000 unit. Jika dirata-rata harga rumah susun Rp 360 juta maka potensi pasarnya sekitar Rp 108 triliun.

“Belum lagi potensi ikutannya untuk hunian menengah dan komersial. Sehingga total kapitalisasi pasar bisa sampai tiga kali lipatnya atau sekitar Rp 300 tirliun. Katakanlah akan terserap realistis selama 10 tahun maka pertahunnya ada Rp 30 triliun. Demikian juga penerimaan pajak-pajak dan retribusi akan tumbuh serta tentunya kenaikan penerimaan PAD DKI Jakarta,” ujarnya.

Dalam acara penandatanganan kerjasama tersebut, juga dilakukan Pengukuhan pengurus DPD REI DKI Jakarta masa bakti 2017-2020. “Pengukuhan ini sangat luar biasa dan sepengetahuan saya, baru pertama kali pengukuhan pengurus DPD REI dilakukan di Kantor Gubernur, ini merupakan prestasi dan patut dicontoh,” kata Soelaeman Soemawinata.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*