Tuesday , 20 November 2018
Breaking News
Home / Breaking News / Rumah Di Jakarta Mahal? Pilih Di Pinggiran

Rumah Di Jakarta Mahal? Pilih Di Pinggiran

Kawasan perumahan di pinggiran Jakarta

INFO PROPERTI – Kerja di Jakarta, tinggal di Jakarta. Wah, beruntung deh kalau kamu memiliki dana untuk membeli hunian di ibu kota. Namun, kebanyakan belum beruntung. Mereka ingin tinggal di Jakarta, tetapi tidak memiliki uang banyak untuk membeli hunian di Jakarta.

Ga usah sedih, kalau kamu nggak bisa beli rumah di Jakarta. Coba deh untuk melirik kawasan pinggiran terutama yang terakses dengan angkutan umum terutama commuter line.

Jauh dari Jakarta? Sudah pasti. Itu tidak bisa dipungkiri. Tetapi, pernah berpikir kalau kamu memiliki hunian di Bogor, kamu hanya perlu menempuh waktu satu jam sampai satu setengah jam menggunakan commuter line untuk sampai kantor di Jakarta. Sementara bisa jadi kamu yang bekerja dan tinggal di Jakarta, bisa terjebak kemacetan hingga dua jam dari rumah ke kantor dan juga sebaliknya. Nah, masih mau kena macet?

Dikutip dari rumah123.com, laman properti Curbed memberikan masukan bagi para pembeli hunian pertama alias first time home buyer untuk melirik kawasan pinggiran. Malah ada rumah di kawasan surb urban di Amerika Serikat yang harga rumahnya setara dengan mobil listrik Tesla Model X seharga 79.500 dollar AS (Rp1 miliar).

Curbed memberikan ilustrasi bahwa pembeli rumah pertama bisa mengalihkan pencarian hunian ke daerah pinggiran yang harganya lebih murah dan setara dengan mobil. Kalau dibandingkan dengan Indonesia, harga hunian Rp1 miliar tentunya sudah tergolong cukup mahal.

“Banyak dari mereka yang termasuk kelompok first time home buyer yang mencari rumah pertama dan mereka tidak bisa membeli rumah di kota besar,” ujar Robert Silverman kepada Curbed. Silverman merupakan profesor urban planning di University of Buffalo, New York, Amerika Serikat.

“Sebenarnya, kalau mereka memang selalu memiliki aktivitas banyak, mereka bisa mencari rumah di kota kecil, masih terjangkau, harga murah, dan punya fasilitas lengkap,” ujar Silverman lagi.

Ketimbang tinggal di perkotaan yang macet, sumpek, penuh polusi, dan padat penduduk, coba deh untuk melirik kawasan sub urban. Ga perlu risau dengan kawasan pinggiran. Infrastruktur lumayan, harga rumah masih murah, fasilitas lumayan lengkap seperti sekolah, minimarket, dan lainnya tersedia. Biasanya juga tingkat kejahatan tergolong rendah.

Nah, kalau sudah tahu begini, coba deh berburu rumah di kawasan sub urban dan pastikan terkoneksi dengan transportasi massal. Yuk, buruan cari rumah.

Share artikel ini dengan teman

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*