Monday , 14 October 2019
Home / Nasional / Ekonomi / Saham Perdana PT Urban Jakarta Properti (URBN) Menguat 50 %

Saham Perdana PT Urban Jakarta Properti (URBN) Menguat 50 %

Berita Ekonomi – PT Urban Jakarta Propertindo Tbk resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (10/12/2018). Perusahaan dengan kode saham URBN ini menjadi emiten ke 54 yang resmi IPO (Initial Public Offering) di BEI pada tahun 2018.

Setelah melakukan masa Penawaran Umum Saham Perdana atau Initial Public Offering (IPO) Sejak bulan november lalu, Direktur URBN Tri Rachman Batara mengatakan, Perseroan telah membukukan kelebihan permintaan (oversubscribed) sebesar 2,6 kali dari jumlah saham yang ditawarkan. Adapun melalui IPO ini, Perseroan memperoleh dana sebesar Rp 430 miliar.

BACA JUGA :   The HUD Institute Gelar Dialog Nasional Perumahan Rakyat

Pada pencatatan perdana ini, saham perseroan naik 600 poin atau 50 persen ke level Rp 1.800 dari harga IPO Rp 1.200 Saham URBN ditransaksikan sebanyak 2 kali dengan volume perdagangan sebanyak 5 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 900.000. Kenaikan signifikan tersebut terjdi saat IHSG pagi ini dibuka melemah 0,38% ke 6.103,09 poin.

Lebih lanjut Paulus Nurwadano Direktur Utama Urban Jakarta Propertindo mengatakan, dengan mencatatkan saham perdana diyakini dapat menambah performa perusahaan menjadi lebih baik lagi kedepanya.

“Dengan IPO, jadi perusahaan publik. Kami mengikat dengan aturan perusahaan publik, lebih efisien, lebih baik dan lebih dipercaya,” ujar dia di Jakarta, Senin (12/11/2018).

Dikutip pada laman liputan6.com, Dalam aksi korporasi ini  perseroan menunjuk PT RHB Sekuritas Indonesia dan PT Sinarmas Sekuritas selaku penjamin pelaksana emisi efek (lead underwriter).

Di tengah makin sesaknya penduduk di Jakarta, Perusahaan pengembang hunian berkonsep Transit Oriented Development (IPO)URBN optimis dengan adanya hunian berkonsep TOD tersebut. Konsep tersebut diyakini dapat mejadi salah satu solusi dalam mengatasi kemacetan.

BACA JUGA :   Fasilitas Umum dan Infrastruktur Harus Ramah Bagi Penyandang Disabilitas 

“Kami percaya properti dengan konsep TOD yang kami kembangkan merupakan pilihan cerdas bagi masyarakat urban di Jakarta dan sekitar menghadapi permasalahan utama seperti kemacetan dan keterjangkauan,” Ujar Tri Rachman di Gedung BEI, Senin (10/12). (Irvan Chandra)

Check Also

OYO Dekos

Bidik Pasar Indekos, Oyo Hotel Targetkan 10.000 Kamar Tahun Ini

PERHOTELAN – Pasar kost-an di Indonesia terus bergeliat. Di Asia, pemanfaatan co-living space atau indekos …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 164

Klik Disini
close-link