Wednesday , 20 November 2019
Home / Indeks Berita / Samera Propertindo, Piawai Mainkan Konsep Konsisten Garap Segmen Pasar

Samera Propertindo, Piawai Mainkan Konsep Konsisten Garap Segmen Pasar

Chairman Samera Propertindo Adi Ming E

BERITA PROPERTI – Salah satu pengembang di kota Medan yang masih tetap eksis disaat yang lain mulai tiarap, adalah Samera Propertindo. Pengembang ini merupakan perusahaan properti kawakan yang sudah sangat berpengalaman di kota Medan dan sekitarnya. Pengembang  yang mulai berdiri sejak tahun 2004 ini, sebelumnya sudah cukup dikenal.

“Samera Propertindo hanya nama baru, namun para pelaku dan jajaran direksi serta manajemen adalah pengembang yang sudah berkiprah lama di Medan dengan berbagai produk properti yang cukup laku di pasaran. Yang pasti, dari dulu sampai sekarang kami sebagai pengembang masih mengedepankan komitmen kepada konsumen,” ujar Chairman Samera Propertindo Adi Ming E.

Kalau banyak developer dan pelaku industri lainnya mengaku bahwa pasar sedang lesu, kata Adi, kondisi ini tidak begitu terasa bagi dia dan timnya. Hal ini terbukti dari penjualan produk-produk properti yang ia kembangkan dan pasarkan masih terserap dengan baik. Penjualan tetap ada dan cenderung masih stabil.

Lalu, apa strategi yang dijalankan oleh Adi Ming bersama Samera Propertindo agar tetap bisa bertahan dengan penjualan tetap bersinar? Kuncinya adalah dengan mengembangkan produk yang benar-benar spesial. Sehingga, dengan demikian properti yang ditawarkan sangat berbeda dengan properti lainnya. Hal inilah yang membuat produk properti Samera Propertindo selalu dinantikan oleh konsumen.

“Konsep pengembangan hunian yang kami tawarkan, tidak hanya harus bagus tapi benar-benar menyasar ke konsumen sebagai pengguna atau user. Properti yang menyasar user atau mereka yang akan menggunakan, pasti sangat memperhatikan kenyamanan karena akan dihuni dan ditempati oleh mereka sendiri. Berbeda dengan investor yang membeli sebagai investasi atau akan menyewakan, tidak mementingkan nyamannya tinggal dirumah tersebut,” tegas Adi Ming.

Tangguh dan Fokus di Segmen Menengah Atas
Menurut Adi, banyak developer yang mengembangkan hunian dengan menyasar investor, misalnya dengan konsep rumah tumbuh. Hal ini memudahkan investor untuk melakukan pengembangan di kemudian hari. Pada umumnya rumah-rumah yang ditawarkan berukuran kecil dan berharap akan terus meningkat harganya sebagai sarana investasi.

Samera Propertindo benar-benar mengembangkan hunian yang memberikan kenyamanan untuk dihuni. Hampir semua properti hunian yang dikembangkan, menyasar user atau pengguna. Bisa pastikan pangsa pasar user ini akan selalu ada, karena hunian memang sudah menjadi salah satu kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

“Kami terus membangun dan memasarkan properti khususnya untuk hunian sejak awal berdiri sampai sekarang tidak pernah berhenti. Ini menandakan bahwa bagi kami industri properti tidak lesu, sebagaimana yang dikatakan oleh sebagian besar pengembang. Asalkan tepat sasaran dan konsepnya juga berbeda,” jelas Adi.

Samera Propertindo saat ini tengah fokus mengembangkan dan memasarkan empat proyek berupa properti residensial. Dengan memiliki konsep dan keunikan yang berbeda, ke empat perumahan yang laris manis tersebut, menyasar segmen menengah ke atas dan terletak di lokasi-lokasi utama di kota Medan.

Adi Ming E mengatakan, dalam mengembangkan properti pihaknya menyasar enduser sebagai pembeli utama, bukan investor. Oleh karena itu, dirinya memastikan bahwa properti-properti hunian yang dikembangkan lebih mengutamakan kenyamanan bagi penghuninya.

“Perumahan-perumahan yang kami kembangkan benar-benar mengusung konsep yang ditujukan kepada enduser. Dengan konsep ini, maka kami bisa menjual unit rumah dengan harga cukup tinggi karena membuat penghuninya merasa sangat nyaman jika menempatinya. Selain itu, lokasinya berada di prime area dan sedang berkembang,” ujar Adi Ming E.

Konsep Sudut Villa Samera
Perumahan ini mengusung konsep baru dan pertama kali ada di kota Medan, yakni konsep rumah sudut. Artinya, setiap rumah terletak di sudut dengan memiliki kelebihan lahan di masing-masing unit rumah. Villa Samera dibangun sebanyak 24 unit dan merupakan rumah ready stock dengan posisi menghadap timur dan barat.

Respon konsumen terhadap konsep rumah sudut di Villa Samera sangat tinggi. Saat ini, dari total 24 unit tersebut, sudah terjual sebanyak 16 unit. Hanya tersisa 6 unit saja, ditambah 2 unit rumah contoh. Padahal, Villa Samera yang dikembangkan di lahan seluas 3,575 meter ini belum lama dipasarkan, tepatnya tahun 2018 lalu. Di lahan yang tidak begitu besar, pengembang mampu membangun hunian dengan konsep semua rumah terletak di sudut.

Sebelumnya, masih disekitar perumahan ini, Samera Propertindo mengembangkan hunian dengan harga yang lebih murah dengan konsep biasa, jualannya agak tersendat. “Jadi ini membuktikan bahwa dengan konsep yang beda, properti bisa terjual cepat dengan baik,” jelas Adi Ming E yang sangat menguasai kawasan Medan Baru. Tak kurang dari 15 cluster sudah ia kembangkan di kawasan tersebut.

Unit-unit rumah yang terdiri dari 2 lantai itu, merupakan type 110 dengan ukuran tanah 8×12 meter. Tiap unit memiliki 3 kamar tidur dan 3 kamar mandi. Harga yang ditawarkan adalah Rp 1,128 miliar untuk unit yang menghadap barat, dan Rp 1,141 miliar untuk harga jual unit yang menghadap ke timur.

Rumah Tiga Lantai De Casa Villa
Mulai dikembangkan sejak 5 tahun lalu, De Casa Villa terdiri dari 103 unit rumah-rumah mewah dengan fasilitas club house di dalam kawasan perumahan. Total lahan pengembangan De Casa Villa seluas 2,3 ha, dan masih ada sisa 1,3 ha lahan lagi di depan perumahan. Rencananya, akan dikembangkan highrise building seperti apartemen atau hotel. Atau, bisa juga akan dibangun kembali residensial seperti yang sudah ada.

De Casa Villa merupakan salah satu masterpiece proyek yang dikembangkan oleh Samera Propertindo. Pasalnya, lokasinya sangat strategis karena dekat dengan pengembangan kota Medan. Dekat pusat-pusat perbelanjaan, ring road dan kawasan yang sedang berkembang lainnya. Saat ini saja, sudah ada tiga pusat perbelanjaan yang beroperasi di kawasan ring road.

“Prime location, jaraknya sangat dekat ke pusat-pusat belanja seperti Manhattan Mall yang hanya 500 meter. Ibaratnya kalau di Jakarta, lokasi ini seperti Jakarta Selatannya kota Medan,” ujar Adi Ming E.

Dari total 103 unit rumah, saat ini sudah terjual sebanyak 70% dan sisanya 30% masih dipasarkan dalam bentuk ready stock. Harga yang ditawarkan adalah Rp 1,247 miliar per unit dengan ukuran tanah 6×15 dan luas bangunan 160 meter. Sedangkan unit-unit yang terletak di sudut atau hoek, dipasarkan dengan harga Rp 1,7 miliar.

Proyek Terbaru Padma Village
Padma Village merupakan proyek perumahan terbaru yang dikembangkan oleh Samera Propertindo di kota Medan saat ini. Dibangun diatas lahan seluas 1 ha, Padma Village terdiri dari 77 unit rumah. Untuk pengembangan tahap 1, sebanyak 7 unit sudah terjual hanya dalam waktu 2 bulan sejak mulai dipasarkan.

Padma Village ditawarkan dengan harga Rp 755 juta untuk ukuran tanah 6×13 meter, type bangunan 90. Sedangkan untuk type 105 dengan luas tanah 4×18 meter, dibanderol seharga Rp 890 juta. Lokasinya juga sangat strategis, dekat ke fasilitas dan sarana umum seperti sekolah, rumah sakit, pusat belanja dan memiliki akses yang mudah.

Sisa Beberapa Unit di The Suite 
The Suite terletak di lokasi yang tak jauh dari Padma Village. The Suite yang terdiri dari The Suite 1 dan 2, merupakan proyek hunian yang sudah cukup lama dikembangkan oleh Samera Propertindo. Di kawasan ini, dibangun total sebanyak 106 unit rumah yang terbagi menjadi 40 unit di The Suite 1 dan sebanyak 66 unit di The Suite 2.

Saat ini, The Suite hanya menyisakan sebanyak 15 unit saja dengan harga yang ditawarkan mulai dari Rp 753,500 juta hingga Rp 1,032 miliar per unit. Untuk unit yang ada di The Suite 1, merupakan type 80 dan type 105. Sedangkan di The Suite 2, unit-unit yang dipasarkan adalah type 90 dan type 105, dengan harga Rp 871,250 juta dan Rp 1,247 miliar untuk unit yang berada di hoek.

Check Also

Kota Jakarta

Dihadiri 1000 Broker, AREBI Real Estate Summit 2019 Tatap era Digital

BROKER PROPERTI – Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) kembali menggelar serangkaian acara besar pada akhir …

One comment

  1. Wah ..jadi pengen punya rumah sendiri nih. Kebetulan juga lagi tertarik di perumahan pakuan hill bogor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 165

Klik Disini
Cover Majalah Property&Bank edisi 165
close-link
INFO LEBIH LANJUT KLIK DISINI!
close-link